Yustus-Kirenius Siap Maju Pilkada Puncak Jaya

0
312
FOTO: ISTIMEWA Pasangan Balon Bupati, Yustus Wonda, SSos, MSi dan Wakil Bupati  Kirenius Telenggen,M.CE bersama Tim Pendukung,  ketika menyatakan sikap maju dalam Pilkada Puncak Jaya di kediamannya, Minggu (21/8).
FOTO: ISTIMEWA Pasangan Balon Bupati, Yustus Wonda, SSos, MSi dan Wakil Bupati  Kirenius Telenggen,M.CE bersama Tim Pendukung,  ketika menyatakan sikap maju dalam Pilkada Puncak Jaya di kediamannya, Minggu (21/8).

JAYAPURA–Yustus Wonda, S.Sos,M.Si bersama dengan Kirenius Telenggen, M.CE akan maju sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Kabupaten Puncak Jaya dan Balon Wakil Bupati Puncak Jaya periode 2017-2022.

Pasangan ini mendapat dukungan dari tiga partai politik diantaranya PPP, PKP dan PBB yang memiliki 8 Kursi di DPRD Kabupaten Puncak Jaya.

Sebagai orang asli Puncak Jaya, kedua putra terbaik ini yang dijuluki pasangan YAKIN (Yustus Wonda – Kirenius Telengen)  bertekad bisa menjadi orang nomor satu dan orang nomor dua di Kabupaten tersebut setelah tertempa dalam proses pengkaderan yang baik dan kini siap untuk mengambil tongkat estafet kepemimpinan lima tahunan di Kabupaten Puncak Jaya.

Balon Bupati Kabupaten Puncak Jaya, Yustus Wonda, SSos, MSi merupakan salah satu putra terbaik Puncak Jaya yang telah matang dalam dunia birokrasi, mengingat pria kelahiran Dolinggame telah mengembang beberapa jabatan strategis mulai dari Kasubag Perangkat Wilayah Setda Puncak Jaya hingga kini dipercayakan sebagai Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya, yang tentunya sudah memahami betul birokrasi di Puncak Jaya.

“Kami bersyukur, karena rencana Tuhan, saya bersama dengan Balon Wakil Bupati siap untuk bertarung pada Pilkada 2017, mendatang, kami sudah mendapat rekomendasi dari tiga partai yakni pertama dari PKP Indonesia, PPP dan PBB, dengan tiga partai ini suara sudah cukup, karena sesuai dengan kuota 20 persen Kursi DPRD dimana untuk partai pengusung harus mencapai 6 kursi sedangkan dengan tiga partai kita dapat 8 kursi, atau sudah melampaui kuota 20 persen,”ungkap Yustus Wonda,S.Sos,M.Si di kediamannya, Minggu (21/8) malam.

Yustus menjelaskan, kebanyakan orang melihat bahwa partai yang digunakan untuk maju dalam Pilkada 2017, merupakan partai kecil, tetapi pihaknya menyakini partai hanya sebuah jembatan untuk memasuki pertandingan, dan yang menjadi faktor penentu tentu saja masyarakat yang memilih.

“Kami bersama dengan partai pendukung sudah turun hingga ke daerah basis-basis suara dan partai sudah menyerahkan rekomendasi dan dalam minggu ini, kami akan turun untuk melakukan deklarasi di Kabupaten Puncak Jaya,”jelasnya.

Yustus mengatakan dirinya merupakan salah -satu anak asli Puncak Jaya yang telah mengikuti pengkaderan birokrasi yang telah berjalan dengan baik dan berkesempatan untuk merebut kembali hak kesulungan yang selama ini diemban oleh orang lain, sejak Puncak Jaya menjadi Kabupaten, puluhan tahun lalu.

“Saya bersama pak Henok Ibo, ini akan selesai masa tugas tahun depan, Pak Henok Ibo beliau masuk ke Puncak Jaya itu tahun 1982 dan hingga tahun 2017 beliau sudah 35 tahun mengabdi, dan saya salah satu anak yang beliau kaderkan untuk menjadi Bupati, atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan terima kasih kepada pak Henok Ibo, beliau dulu sempat bilang kepada saya anak pergi sekolah dulu, supaya besok, anak kembali untuk menggantikan bapak,”ucap Yustus

Menurut Yustus Wonda, demokrasi di Kabupaten Puncak Jaya, sesungguhnya telah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dengan kepemimpinan para Bupati mulai dari Bupati Drs Ruben Ambrauw pada tahun 1996, kemudian digantikan oleh Drs Philipus Andreas Coem, dan pada Tahun 2000 DPRD Kabupaten Puncak Jaya Terbentuk dan pada bulan mei 2001 DPRD Kabupaten Puncak Jaya melakukan Pemilihan Kepala Daerah untuk pertama Kalinya yang menetapkan Pasangan Drs. Elieser Renmaur dan Lukas Enembe, SIP sebagai Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya Periode 2001-2006, selanjutnya Bupati Lukas Enembe, SIP, MH dan Wakil Bupati, Henock Ibo periode 2007-2012 dan Bupati Henock Ibo dan Wakil Bupati, Yustus Wonda, SSos, MSi periode 2012-2017.

Dari perjalanan tersebut, menurut Yustus Wonda, belum ada anak asli Puncak Jaya yang menjabat sebagai bupati, oleh sebab itu, atas nama anak asli dan pemilik negeri Puncak Jaya, dirinya siap mengambil alih tongkat estafet kepemimpinan.

Senada dengan itu, Balon Wakil Bupati, Kirenius Telenggen,MCE menilai dirinya mendampingi Yustus Wonda, karena merasa terpanggil kembali mengabdi sebagai anak asli untuk bersama-sama berkontribusi membangun Puncak Jaya, setelah melanglang buana sebagai hamba Tuhan di daerah penginjilan pulau Jawa.

“Lebih arif dan bijaksana kami mengharapkan kepada Bapak Henock Ibo untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak asli untuk bertarung, dan kami yakin bisa melanjutkan apa yang telah Bapak bangun, saya harapkan semua tokoh gereja bisa bersatu dalam membangun Puncak Jaya,”tuturnya.

Ketua DPK PKP Indonesia Puncak Jaya, Yotius Kogoya, Amd.Kom menyebutkan bahwa DPK PKP Indonesia Puncak Jaya memastikan siap bekerja keras untuk memenangkan pasangan YAKIN.

”Kami dari PKP Indonesia mulai dari tingkat DPK,DPP hingga DPN sudah sepakat usung pasangan YAKIN, kini saatnya anak adat yang punya tanah sendiri yang maju dan menjadi bupati, kami harapkan ini jadi perhatian semua pihak,”ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPK PKP Indonesia Puncak Jaya, Yoiton Wonda,SIP yang juga Anggota DPRD Puncak Jaya mengharapkan agar semua pihak dapat menghargai pilihan anak asli untuk maju dalam bursa Pilkada Kabupaten Puncak Jaya.

”Kedepan harus anak daerah yang pimpin, tidak boleh lagai orang Lanny Jaya maju di Puncak Jaya, orang Tolikara maju di Puncak Jaya, orang Wamena maju di Puncak Jaya, begitu juga orang Puncak Jaya tidak boleh maju di Lanny Jaya, Tolikara maupun Wamena, melihat dinamika politik yang terjadi di Puncak Jaya maka kami dari PKP Indonesia resmi mendukung pasangan YAKIN,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPC PPP Puncak Jaya, Abius Engi Enumbi, SIP menuturkan dengan 5 kursi yang dimiliki oleh partai berlambang kabah di DPRD  Puncak Jaya ini telah memberikan rekomendasi kepada pasangan YAKIN.”Kami sudah siap untuk mensukseskan kemenangan pasangan YAKIN,”bebernya.

Sementara itu, Ketua I DPC PPP Puncak Jaya, Yepianus Wonda, optimis bahwa pasangan YAKIN bisa meraih hasil positif pada Pilkada 2017, mendatang.”Kami dari PPP, sudah komitmen untuk usung pasangan YAKIN, dan optimis menang,”ucapnya.

Optimisme serupa juga diutarakan oleh Koordinator Lapangan Pemenangan Pasangan YAKIN, Mendis Wonda Gire berujar bahwa jika dilihat dari peta Daerah Pemilihan (Dapil) pemilihan legislative tahun 2014 lalu, maka pihaknya optimis mendulang suara di Dapil IV, Dapil III, Dapil II maupun Dapil I.

”Estimasi suara Partai PKP Indonesia dan PBB bisa capai 40 ribu suara dan jika gabung dengan PPP, maka kita optimis bisa meraih 70-80 ribu suara dan sekaligus memenangkan pilkada,”bebernya.

Perwakilan Mahasiswa dan Intelektual, Meniles Kogoya, SH menuturkan bahwa mahasiswa maupun pelajar dari 28 distrik maupun 302 kampung sudah sepatutnya memberikan dukungan kepada anak asli untuk merebut kursi Puncak Jaya 1. ”Di daerah lain seperti Kabupaten Jayapura misalnya, kita dari gunung tidak diberi ruang baik di pemerintahan maupun legislative, saya pernah nyalon legislatif, suara saya banyak tetapi akhirnya orang lain yang naik, ini harus jadi pelajaran, sehingga didaerah kami, harus anak asli yang menjadi Bupati,” tuturnya.

Dukungan juga datang dari perwakilan Kepala Suku, Yokiles Kogoya menambahkan bahwa pihaknya merindukan anak asli Puncak Jaya untuk menjadi orang nomor satu di tanahnya sendiri.”Kami dukung anak daerah, dulu orang lain boleh pimpin, sekarang anak asli siap untuk pimpin, tidak ada alasan untuk tidak mendukung anak asli, dan pasangan YAKIN pasti bisa memenangkan Pilkada,” tambahnya.(mdc/don)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*