Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

SERUI – Gerakan Pramuka bukan hanya sebagai kegiatan yang menarik dan bersifat hiburan saja, tetapi gerakan Pramuka harus mampu sebagai sarana pendidikan yang akan mendidik anak-anak dan Pemuda Indonesia dengan prinsip-prinsip dasar dan metode kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan Bangsa dan masyarakat Indonesia. Demikian hal itu ditegaskan Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos., dalam memperingati HUT ke-53 gerakan Pramuka, di Distrik Ambai, Kamis (14/8).
Lebih khusus, kata Bupati, bahwa gerakan Pramuka memiliki tujuan dan cita-cita yang sangat mulia, yaitu anggota pramuka menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur serta tinggi mental, moral, budi pekerti dan kuat keyakinan Agamanya, anggota pramuka menjadi manusia yang tinggi kecerdasan dan ketrampilannya, anggota pramuka menjadi manusia yang kuat dan sehat fisiknya, serta anggota pramuka menjadi warga Negara Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada NKRI sehingga menjadi anggota masyarakat yang berguna dan sanggup terlibat dalam penyelenggaraan pembangunan Bangsa.

SERUI-Kepala Kantor Seksi Logistik Bulog Serui, Elitawati menegaskan bahwa penyaluran beras miskin (Raskin) yang ditebus masyarakat melalui Pemerintah Kampung kemudian Pemerintah Distrik, merupakan tanggung jawab Kansilog Serui untuk mendistribusikannya sampai kepada masyarakat, yang diterima pihak distrik.
“Sesuai petunjuk, yaitu tugas dan tanggung jawab Bulog Serui dalam menyalurkan atau mendistribusikan raskin harus sampai ke Distrik. Hal itu kami jalankan sebaik-baiknya,” kata Elitawati kepada Bintang Papua, Rabu (13/8).
Menyikapi, beras bulog yang marak di perjual belikan di pasar, Elitawati lebih menegaskan bahwa Bulog Serui tidak menjual beras ke pasar, maupun kepada para pemilik kios. “Saya tegaskan bahwa bulog tidak menjual beras bulog di pasar,” katanya, seraya menambahkan ketika beras bulog di temui banyak di pasar, bisa saja beras pegawai yang dijual kembali kepada pemilik kios.
Oleh karena itu, ucap Elitawati, menanggapi raskin beredar di pasar jangan terlalu gegabah. Karena beras yang ada logo Bulog belum tentu raskin, bisa saja beras jatah pegawai.

Kamis, 14 Agustus 2014 06:52

Poltekes Yapen Wisuda 56 Mahasiswa

Ditulis oleh

Lulusan Poltekes Asset Pemda Yapen

SERUI - Raut wajah yang ceria dari 56 Wisudawan dan Wisudawati begitu jelas terlihat di gedung Graha Silas Papare, tepatnya pukul 09.30 WIT, tatkala Ketua Poltekes Kemenkes Jayapura bersama para Dosen, dan Bupati melangkah kakinya memasuki gedung Silas, untuk memulai upacara Wisuda lulusan Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura tahun 2014, program studi Diploma III Keperawatan Kepulauan Yapen. Kegiatan wisuda yang dipimpin oleh Ketua Poltekes Jayapura, Ishak Tokayo, didampingi Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos, turut dihadiri Dandim 1709 Yawa, Letkol. Inf. Dedy Iswanto, Wakil Bupati, Frans Sanadi, Bsc, S.Sosd, MBA, para dosen.
Pemerintah Yapen memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Kesehatan RI yang telah memfasilitasi kehadiran dan keberadaan Politeknik Kesehatan Jayapura di Yapen. Hal ini sebagai wujus keprihatinan dan kepedulian yang besar terhadap pelaksanaan pembangunan bidang kesehatan di Yapen, kata Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos kepada Bintang Papua, usai mengikuti acara Wisuda.

Kamis, 14 Agustus 2014 06:51

Warga Binaan Lapas Serui Diusulkan Terima Remisi

Ditulis oleh

SERUI- Sebanyak 48 narapidana dari 59 tahanan di Lapas Klas IIB Serui diusulkan untuk mendapatkan remisi 17 Agustus. Demikian dikatakan Kepala Seksi Binabik, Lapas kelas IIB serui, Rudi Sorontouw ketika ditemui Bintang Papua, Rabu (13/8) kemarin.
“48 telah diusulkan ke Provinsi Papua sejak bulan Mei lalu untuk mendapat remisi baik remisi hari raya lebaran tapi juga HUT Kemerdekaan RI sehingga sampai saat ini remisi belum juga ada, sehingga pihaknya masih menunggu proses tersebut dan kemungkinan besar tanggal 17 Agustus barulah remisi turun bersamaan,”ucapnya.

Kamis, 14 Agustus 2014 06:40

DPRD Temukan Raskin Dijual Bebas di Pasar

Ditulis oleh

SERUI - Raskin merupakan subsidi pangan dalam bentuk beras yang diperuntukan bagi rumah tangga berpenghasilan rendah sekaligus merupakan upaya dari pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan sosial kepada rumah tangga sasaran. Keberhasilan program raskin diukur berdasarkan tingkat pencapaian yakni tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga dan tepat waktu, tepat kualitas dan tepat administrasi.
“Tetapi dari pantauan kami di Pasar Inpres Serui, kebanyakan para pedagang di kios-kios memperjual belikan beras raskin yang semestinya diperuntukan kepada masyarakat miskin. Sehingga saya harap pendistribusian beras raskin yang selama ini tidak berjalan dengan baik perlu perhatian pihak-pihak terkait. Yang secara khusus yang menangani beras raskin karena merupakan beras subsidi dari pemerintah kepada rakyatnya,”ungkap Ketua DPRD Yapen, Yotam Ayomi, ketika ditemui di ruang kerja pagi tadi, Jl.Irian,  Serui (12/8).

Kamis, 14 Agustus 2014 06:28

Lomba Busana Adat Meriahkan Perayaan HAN 2014

Ditulis oleh

SERUI - Perayaan Hari Anak Nasional (HAN)  dimeriahkan parade berbagai busana adat dari 33 Provinsi, berlangsung di Graha Silas Papare, Senin (11/8) siang kemarin, di buka Bupati Kabupaten Yapen, Tonny Tesar, S.Sos., di dampingi istri.
Antusias peserta lomba busana adat, terdiri dari tingkat sekolah PAUD, TK dan SMP, di mana perwakilan masing-masing sekolah untuk mengikuti kegiatan lomba begitu banyak pesertanya, sehingga kawasan gedung sangat meriah, yang diwarnai busana adat dari berbagai daerah dan suku.
Bupati Yapen kepada wartawan mengaku bangga dan senang melihat lomba busana adat dari 33 Provinsi. Karena, keanekaragaman busana adat dari 33 Provinsi, yang di tampilkan para peserta sangat indah dan bagus.

SERUI - Kesebelasan Perseru Serui pada hari ini akan menghadapi tamunya yaitu tim Pusam Samarinda, Senin (11/8) di Stadion Marora Serui. Dalam laga perdana kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Kota Serui, tim Black Orange ini ditargetkan untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung fanatiknya untuk menjauh dari zona degradasi.
“Perseru Serui akhirnya mendapat persetujuan PSSI sekaligus berkesempatan untuk melaksanakan sisa pertandingan ISL 2014, yang mana dalam pertandingan tersebut Perseru Serui akan berhadapan dengan Putra Samarinda dan Mitra Kukar, sehingga diperlukan dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat,”ucap Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, saat ditemui pekan kemarin.
Sementara itu menyangkut perlengkapan di Stadion Marora Serui, tegas Bupati, semua fasilitas telah dilengkapi baik termasuk lampu stadion, kualitas rumput dan pagar pengaman. Ia pun mengharapkan dukungan penuh pendukung Perseru untuk memenuhi tempat duduk stadion guna memberikan semangat kepada para pemain.

Rabu, 13 Agustus 2014 13:38

Bupati : 3 Kabupaten Favoritkan SMAN 1 Serui

Ditulis oleh

SERUI - Sekolah Menengah Atas (SMA) terfavorit di Kabupaten Kepulauan Yapen pantas di raih SMAN 1 Serui. Pasalnya, jebolan dan alumni sekolah tersebut, telah meraih banyak kesuksesan di perguruan tinggi baik di dalam daerah dan diluar Papua.
Lebih menarik lagi, bahwa siswa yang menimba ilmu di sekolah tersebut, bukan saja berasal dari Kabupaten Kepulauan Yapen, melainkan siswa dari Kabupaten Waropen dan Kabupaten Mamberamo Raya turut menimba ilmu di sekolah tersebut.
Demikian kata Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos, ketika mendampingi istri Menteri Lingkungan Hidup RI, Yuliana M Kambuaya bersama rombongan, ketika berkunjungan ke SMAN 1, baru-baru ini.

Sabtu, 09 Agustus 2014 01:18

DPRD Yapen Pertanyakan Hasil Pileg 2014

Ditulis oleh

KPU Tak Pernah Beri Laporan ke Dewan 

Ketua DPRD Yapen, Yotam Ayomi ketika memberikan keterangan SERUI - Pemilihan umum legislatif 2014 di Kabupaten Kepulauan Yapen dinilai sebagai pesta demokrasi yang paling buruk penyelenggaraannya karena menuai protes dari masyarakat dan para caleg itu sendiri. Hal ini pun mendapat pertanyaan dari Ketua DPRD, Yotam Ayomi, pasalnya KPU Yapen hingga saat ini tak memberi laporan hasil pemilu mulai dari tahapan hingga pemungutan suara dan hasilnya. 

“DPRD sedikitpun tidak pernah menerima laporan tahapan pelaksanaan hingga hasilnya juga tidak diketahui oleh dewan. Padahal dalam aturan tentang pelaksanaan pemilihan umum DPRD juga menerima laporan dari KPU tentang tahapan pelaksanaan pemilu, sedangkan untuk pemilu legislatif tahun 2014 satupun laporan dari KPU tidak diterima di DPRD sehingga pemilu legislatif tahun ini menghadirkan pertanyaan siapa yang terpilih dan siapa yang ditetapkan menjadi anggota DPRD,” ujarnya kepada Bintang Papua saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/8) kemarin.

Halaman 9 dari 118