Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Sabtu, 18 Oktober 2014 02:05

Sekda Pimpin Upacara Bendera Bulanan

Ditulis oleh

SERUI - Upacara Bendera gabungan Pegawai Negeri Sipil, TNI, Polri dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen setiap bulan berjalan pada tanggal 17, kembali dilaksanakan pada Jumat kemarin. 

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Yapen, Ir. Alexander Nussy, MM., dengan komandan upacara, Pasi Pers Kodim 1709 Yapen dan Waropen, Lettu Inf. Budi Hermanto, di lapangan Sapta Marga Kodim 1709. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Yapen, Tony Tesar ketika memberikan sambutan yang dibacakan Sekda, mengatakan, Pelaksanaan Upacara Bendera 17-an setiap bulan selain merupakan wujud

penghargaan dan rasa hormat kita terhadap setiap detail kisah perjuangan para pendahulu bangsa, juga merupakan media dalam mempererat jalinan persatuan dan kebersamaan antar sesama aparatur pemerintah baik Pegawai negeri sipil, TNI dan Polri untuk saling mengakrabkan diri satu sama lain serta membina hubungan kerjasama dalam tugas dan tanggung jawab yang di emban demi mewujudkan keberhasilan pembangunan daerah.

Jum'at, 17 Oktober 2014 01:26

Kesadaran Masyarakat Masih Rendah untuk Jaga Kebersihan

Ditulis oleh

Daud kamarea, S.H. SERUI – Kepala Distrik Yapen Selatan, Daud Kamarea, S.H., mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pemerintahan yang dipimpinnya agar senantiasa menjaga kebersihan. Pasalnya, ia menilai tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan di wilayahnya terlihat belum maksimal. 

Padahal, kini sudah ada Peraturan daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2013 yang mengatur tentang pengelolaan sampah dan kebersihan serta keindahan kota. “Sehingga diharapkan kepada masyarakat se-Distrik Yapen Selatan untuk menjadikan Serui sebagai rumah dan istana sendiri dengan menjaga kebersihan,”ungkapnya kepada Bintang Papua, di ruang kerjanya, Kamis (16/10).

Selasa, 14 Oktober 2014 00:05

Realisasi Kelulusan IPDN di Yapen 70:30

Ditulis oleh

SERUI – Realisasi persentase hasil kelulusan Institute Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2014 asal kabupaten Kepulauan Yapen berjumlah 12 orang, dengan rincian 8 orang putra-putri Papua dan 4 orang non Papua atau 70:30. 

Kepala Badan Kepegawaian, Johannes Ken Renmaur, S.IP., M.Si., kepada Bintang Papua, Senin (13/10), di ruang kerjanya, mengatakan, melihat kelulusan penerimaan IPDN itu, maka telah mengakomodir dan berpihak bagi pelajar Papua yang memiliki prestasi dan moral yang baik, dalam mengangkat sumber daya manusia di Papua khususnya di Yapen setiap tahun. 

“Melihat hasil kelulusan IPDN 2014, 8 orang pelajar putra-putri Papua di terima dan 4 orang lagi pelajar non Papua. Ini langkah bagus yang telah di tempuh pemerintah khususnya panitia, tetapi tak kalah penting lagi, pelajar kita membuktikan bahwa mereka bisa dan mampu bersaing dengan peserta testing IPDN dari berbagai daerah di Provinsi Papua,” katanya.

Senin, 13 Oktober 2014 23:56

Penjual Bensin Eceran Akan Ditertibkan

Ditulis oleh

SERUI – Semakin maraknya pengecer bensin di pinggir-pinggir jalan di Yapen, akhirnya membuat geram pemerintah daerah. Sehingga surat teguran dan larangan kepada pengecer di keluarkan pemerintah, yang di tindak lanjuti kantor satuan polisi pamong praja (Satpol PP). 

Dengan telah dikeluarkan dan dibagikannya surat teguran dan larangan menjual bensin di pinggir jalan, sehingga sejak kemarin, tampak pengecer bensin yang biasanya berjualan di pinggir jalan mulai tidak kelihatan. Kendati masih ada pengecer yang bermain kucing-kucingan, dimana mereka tidak menjajakan eceran bensin di pinggir jalan secara terbuka, saat konsumen membutuhkan, bensin di pengecer selalu tersedia.

Simson Manufandu, salah seorang pengecer bensin di pinggir jalan ketika berbincang-bincang dengan Bintang Papua, mengemukakan, terkait adanya larangan menjual atau mengecer bensin di pinggir jalan yang dikeluarkan pemerintah yang ditindak lanjuti Satpol PP, memang sangat baik. 

Tetapi larangan itu, kata Simson, pemerintah harus tegas melihat konsumen yang antri BBM di SPBU sampai siang hari, bahkan tidak kebagian karena bensin sudah habis jelang siang hari di SPBU.” Lantas bensin itu lari kemana, apakah habis dipakai konsumen sampai 15 ton perhari,”ujarnya.

Senin, 13 Oktober 2014 23:59

Warga Kosiwo Keluhkan Guru Tinggalkan Tempat Tugas

Ditulis oleh

Wakil ketua Komite SDN Panduami distrik Kosiwo,Yakob Korwa dan suasana SDN Panduami yang tidak ada PBMSERUI – Pendidikan di kampung Panduami, distrik Kosiwo, kabupaten Kepulauan Yapen dikeluhkan oleh warga setempat. Pasalnya, guru-guru yang bertugas di wilayah tersebut sering meninggalkan tempat tugas dan akibatnya aktivitas Proses Belajar Mengajar (PBM) di SDN Panduami, Distrik Kosiwo saat ini tidak berjalan.

“Guru-guru yang bertugas di kampung tersebut kebanyakan lebih senang berada di kota dibanding berada di tempat tugas sehingga banyak orang tua murid mengeluh dengan ketidakberadaan tenaga didik di tempat tugas. Demikian ungkap wakil ketua komite SDN Panduami Yakob Korwa kepada Bintang Papua, pekan kemarin. 

“Kepala sekolah ketika turun untuk urusan dinas para dewan guru lainnya harus aktifkan proses belajar mengajar. Namun yang terjadi selama ini mulai hari Senin sampai hari Sabtu sekolah tutup sementara bendera Merah Putih terus berkibar dari waktu ke waktu,” sambungnya lagi dengan nada kesal.

Lanjutnya, ia pun sudah melakukan pemantauan setiap harinya, dan didapati anak-anak setiap hari selalu datang ke sekolah, namun kemudian pulang karena mendapati tidak ada guru-guru yang akan mengajar mereka. 

Senin, 13 Oktober 2014 23:53

Yapen Raih Peringkat 2 Penerimaan IPDN

Ditulis oleh

SERUI – Hasil penerimaan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2014 secara nasional sudah di umumkan. Kabupaten Kepulauan Yapen boleh legah, karena melalui pengumuman tersebut, Yapen meraih peringkat 2 karena berhasil mengirim peserta IPDN yang terbanyak setelah Kota Jayapura di Provinsi Papua. Hal itu diakui, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Yapen, Johannes Ken Renmaur, S.IP., M.Si., kepada Bintang Papua, Senin (13/10) saat ditemui di ruang kerjanya. 

“Pemerintah sangat memberikan apresiasi penerimaan IPDN tahun 2014, karena Yapen boleh menjadi peringkat kedua penerimaan terbanyak yakni dengan 12 pelajar,  setelah Kota Jayapura yang berada di peringkat pertama untuk Provinsi Papua. Ini mungkin penerimaan terbanyak dari Yapen “ katanya.

Penerimaan IPDN lima tahun berturut-turut dari kabupaten kepulauan Yapen, kata Renmaur, biasanya berjumlah 5 orang sampai 7 orang, tetapi tahun 2014, peserta testing IPDN dari Yapen lulus atau di terima sebanyak 12 orang. Jumlah ini sangat besar, sehingga menjadi dorongan dan motivasi bagi pelajar dari Yapen, untuk ikut berkompetensi mengikuti seleksi testing IPDN untuk tahun berikutnya, ucapnya.

Senin, 13 Oktober 2014 01:20

Bupati Yapen Tinjau Pengerjaan Jalan di Kosiwo

Ditulis oleh

Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos ketika kegiatan di Distrik dalam suatu kesempatan.SERUI - Pembangunan infrastruktur jalan lingkar Yapen, menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen. Bupati Yapen, Tony Tesar, mengatakan, secara bertahap pembangunan jalan tersebut terus dikerjakan. 

Hal ini diungkapkan Bupati Tesar, ketika melakukan kunjungan untuk meninjau langsung pengerjaan jalan lingkar Yapen di Kosiwo yang menghubungkan Distrik Yapen Barat, hari Sabtu (11/10) kemarin. 

Kehadiran Bupati Yapen di Kosiwo dalam meninjau jalan di kawasan Distrik Kosiwo memang tidak teragendakan, tetapi waktu libur kantor itu, dimanfaatkan Bupati, sehingga kegiatan peninjauan di Distrik Kosiwo, mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat, yang kemudian secara spontan memberi berbagai masukan serta aspirasi dan diterima langsung oleh Bupati.

Bupati Yapen mengemukakan bahwa pembangunan jalan dan jembatan yang akan menghubungkan antara satu Distrik dengan Distrik lainnya, sudah menjadi perhatian serius di era pemerintahan yang ia pimpin bersama Wabup, Frans Sanadi. Terkait harapan dan masukan warga masyarakat agar pemerintah selalu memperhatikan jalan dan jembatan serta talud di Kosiwo, secara bertahap Bupati menegaskan akan terus memberi atensinya. Ia mengharapkan masyarakat warga Kosiwo berpartisipasi dengan memantau dan mengawasi jalannya pembangunan di daerah itu. 

Jum'at, 10 Oktober 2014 23:10

Mahasiswa Galang Dana untuk Korban Gempa di Maybrat

Ditulis oleh

MANOKWARI - Mahasiswa asal Kabupaten Maybrat melakukan penggalangan dana di sejumlah Trafic Light di Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat, Jumat, guna membantu korban gempa di Kabupaten Maybrat pekan lalu.

“Gempa dengan kekuatan 5,3 skala richter telah merusak 113 rumah warga Kabupaten Maybrat, sebanyak 85 rumah rusak berat dan 28 rusak dan warga yang rumahnya rusak berat tinggal di tenda pengungsian,” kata Wellem Kambu salah satu mahasiswa Maybrat yang ditemui di Manokwari, Jumat kemarin.

Dia menyampaikan bahwa mahasiswa asal Kabupaten Maybrat di Manokwari prihatin dengan peristiwa gempa tersebut, sehingga mahasiswa melakukan penggalangan dana bertujuan untuk membantu meringankan penderitaan korban yang rumahnya mengalami kerusakan.

Rabu, 08 Oktober 2014 00:11

Masyarakat Belum Sadar Kebersihan

Ditulis oleh

Kebersihan Pasar Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah 

Kepala dinas Perindakop, Ir Edy Noca Mudumi, M.Si. SERUI – Sesuai Perda Nomor 10 tentang kebersihan, maka sampah yang berserakan di areal Pasar Inpres Serui maupun Pasar Aroro Iroro merupakan bagian dan kewenangan kantor Tata Kota Kabupaten Kepulauan Yapen. Demikian ungkap Kadis Perindakop dan UKM Kabupaten Yapen Ir. Edy Noca Mudumi, M.Si., kepada Bintang Papua di ruang kerjanya, Selasa (7/10).

“Saya mengalami kesulitan di lapangan soal sampah, dimana budaya bersih belum jadi satu bagian dari kesadaran masyarakat untuk bersama pemerintah daerah menjaga kebersihan kota. kebanyakan masyarakat masih beranggapan bahwa sampah merupakan bagian yang harus dikerjakan oleh pemerintah. Padahal sebenarnya ini merupakan bagian juga dari kesadaran masyarakat,” ucap Edy Mudumi.

Halaman 1 dari 117