Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Sabtu, 01 November 2014 01:18

Kejaksaan Yapen Bentuk 4 Tim Tangani Pidana Korupsi

Ditulis oleh

Kajari Yapen yang Baru Mulai Bertugas

Kepala kejaksaan negeri Serui, Frenkie Son, S.H., M.M. M.H. SERUI – Setelah dilantik di Jayapura oleh Kepala Kejaksan Tinggi Papua, maka Kepala Kejaksaan Negeri Yapen-Waropen, sudah mulai bertugas. Ditemui di ruang kerjanya, Jumat (31/10) kemarin, Kajari Fankie Son, S.H., M.M., M.H., mengatakan selaku pimpinan yang baru dirinya akan melanjutkan penanganan kasus-kasus korupsi oleh Kajari yang sebelumnya. 

“Penanganan perkara tidak pidana korupsi di Kepulauan Yapen akan dilaksanakan sesuai dengan Tupoksi yakni penyelidikan dan penuntutan tindak pidana korupsi serta proporsional dan profesional,” ungkap Kepala Kejaksaan Serui, Frankie Son.

Dikatakan, selain berkomitmen untuk melanjutkan apa yang telah dikerjakan oleh mantan Kajari Serui sebelumnya, pihaknya juga mengoptimalkan seluruh jaksa yang ada dengan membentuk 4 tim khusus yang menangani kasus korupsi sehingga jika ada laporan yang masuk, dapat segera ditindaklanjuti. 

Sabtu, 01 November 2014 01:09

Ketua Pengadilan Serui Lantik Hakim Pratama

Ditulis oleh

Pelantikan hakim pratama oleh ketua pengadilan Serui 		SERUI – Kepala pengadilan negeri Serui, Esau Yerisitouw, S.H., Jumat (31/10) sore kemarin,  melantik Hakim Pratama, Adrianus RF Tomo, S.H., bertempat di aula Pengadilan Negeri Serui. Pelantikan ini digelar untuk mengisi kekosongan posisi Hakim Pratama di pengadilan tersebut. 

“Berbicara tentang majelis hakim, maka terdapat tiga orang majelis hakim yang mensidangkan satu perkara. Namun yang terjadi selama ini di Pengadilan Serui hanya ada lima orang hakim yang terdiri dari ketua dan empat anggota hakim lainnya. Sehingga belum cukup untuk dua majelis, sehingga dengan dilakukannya pelantikan terhadap Adrianus sebagai hakim pratama maka kekosongan telah dilengkapi,”ujar Esau Yerisitouw kepada Bintang Papua, usai acara pelantikan.

Jum'at, 31 Oktober 2014 02:02

Massa Pendemo Kecewa

Ditulis oleh

Ketua dan Anggota KPUD Yapen Tidak Berada di Kantor

SERUI - Ratusan massa dan 3 orang Caleg melakukan aksi demonstrasi damai di depan kantor KPUD Yapen, Kamis (30/10) kemarin. Aksi demonstrasi ini terkait dengan ketidakjelasan penetapan anggota DPRD Yapen terpilih, sesuai hasil pileg 9 April kemarin. 

Ketiga Caleg yang turut serta dalam aksi tersebut tak dapat menahan rasa kecewa karena tidak bisa bertemu dengan ketua dan anggota KPUD. Pasalnya, sejak beberapa bulan terakhir ini seluruh anggota KPUD jarang berada di kantor. 

Caleg ini juga mengklaim bahwa ketiganya telah ditetapkan Ketua KPUD Yapen sebagai calon legislatif terpilih masing-masing, Simon Petrus Bonay, Jamila Karubaba, Karel Kobis dari partai politik yang berbeda. 

Dengan mendatangkan massa sekitar 200 orang di kantor KPUD, guna meminta pertanggungjawaban dan keterangan langsung dari Ketua dan anggota KPUD, tentang keabsahan caleg terpilih DPRD Yapen yang di pakai KPUD. 

Jum'at, 31 Oktober 2014 01:36

Pemerintah Kepulauan Yapen Mendukung Kesetaraan Gender

Ditulis oleh

Foto bersama, Gubernur Papua, Lukas Enembe tengah, Bupati Yapen, Tonny Tesar kanan dan Wabup Yapen, Frans Sanadi, ketika kunjungan Gubernur di Waropen. SERUI - Dalam rangka mewujudkan pembangunan yang responsif gender, diperlukan dukungan dan komitmen dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha serta stakeholder lainnya baik di tingkat pusat maupun daerah. Disamping itu, sangat diperlukan perhatian terhadap strategi pengarusutamaan gender yang perlu diaplikasikan oleh setiap aparatur pemangku kepentingan, dengan membuat suatu kebijakan perencanaan dan pengganggaran responsif gender (PPGR)dimana secara konseptual merupakan bagian dari pendekatan manajemen berbasis kinerja dalam menetapkan anggaran yang responsif gender (ARG). 

Demikian di sampaikan, Asisten III Setda Yapen, Drs. Zakarias Sanuari, MM., ketika membacakan sambutan Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos, pada pembukaan kegiatan pelatihan perencanaan dan penggangggaran responsif gender (PPRG) bagi seluruh SKPD, Pokja PUG, eksekutif dan legislatif di lingkungan pemerintahah kabupaten kepulauan Yapen, di gedung Silas Papare, baru-baru ini. Lebih jauh Bupati mengemukakan bahwa anggaran responsif gender yang nantinya ditetapkan, hendaklah lebih ditekankan pada pendanaan sebagai upaya pemecahan permasalahan keseteraan yang bertujuan menurunkan tingkat kesenjangan gender yang terjadi dewasa ini.. Perlu diakui bahwa, penetapan anggaran yang ada selama ini belum responsif gender, dimana belum mampu mengakomodasi keadilan bagi perempuan dan laki-laki dalam memperoleh akses, manfaat, partisipasi, begitu pula dalam hal mengontrol sumber-sumber daya, serta kesetaraan, peluang dalam kesempatan dalam menikmati hasil pembangunan.

Jum'at, 31 Oktober 2014 01:26

Wabup Yapen : Asset Rumah Dinas Akan Didata Ulang

Ditulis oleh

Wakil Bupati kabupaten kepulauan Yapen, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, M.B.ASERUI - Wakil Bupati kabupaten kepulauan Yapen, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, M.B.A, menegaskan bahwa rumah dinas yang ditempati para pegawai negeri sipil kedepannya akan didata ulang. Hal itu dilakukan pemerintah, guna mengetahui pegawai negeri sipil yang menempati rumah dinas, apakah pegawai yang bertugas di lingkungan pemerintah kabupaten kepulauan Yapen, ataukan justru pegawai yang sudah pindah ke kabupaten lain. 

Hal ini sebagaimana dikatakan, Wabub Frans Sanadi kepada Bintang Papua, usai memimpin pertemuan rapat bersama tim eksekusi asset pemerintah, Kamis kemarin.

Lebih jauh Sanadi mengemukakan pendataan asset rumah dinas yang di tempati pegawai Yapen begitu penting. Mengingat sampai saat ini, rumah dinas asset Pemda Yapen, masih ditempati oleh sejumlah pegawai yang saat ini bukan lagi pegawai yang bertugas di Pemkab Yapen, karena pegawai yang bersangkutan sudah pindah ke kabupaten lain. 

“Memang benar sampai saat ini, masih ada pegawai yang bukan pegawai di Yapen, masih menempati asset rumah dinas pemerintah kabupaten kepulauan Yapen. Dan asset rumah dinas ini ditertibkan usai dilakukan pendataan kedepan,” katanya.

Bupati Yapen, Tonny Tesar, beserta para Muspida menggelar rapat dengan beberapa caleg Yapen, guna membahas pergantian beberapa nama yang di tetapkan oleh KPUD, kemarin. SERUI – Biang kerok akar permasalahan mengapa penetapan caleg terpilih Kabupaten Kepulauan Yapen hingga kini tidak tuntas-tuntas, tidak lain adalah karena Ketua KPUD Yapen. Pernyataan itu sebagaimana dikatakan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Serui, Esau Yarisetou, S.H., saat mengikuti pertemuan Muspida bersama tiga caleg terpilih sebagaimana hasil pengumuman Ketua KPUD Yapen, yaitu Simon Petrus Bonay, Jamilah Karubaba, Kobis, di ruang pertemuan Bupati, Rabu siang kemarin.

“Mengapa saya katakan melekat di Ketua KPUD, bahwa hasil penetapan caleg terpilih oleh KPUD, saya juga menerima lampirannya. Tetapi setelah saya melihat hasil pengumuman langsung yang dibacakan Ketua KPUD, ternyata kemudian tidak sama dengan yang tertera di kertas lampiran yang saya terima,”ujarnya.

Karena itulah, ia mengatakan bahwa biang kerok akar masalah penetapan caleg terpilih adalah KPUD dalam hal ini sang ketua. Lebih jauh Ketua Pengadilan Negeri Serui mengemukakan pertemuan antara Muspida dengan KPUD dan Panwaslu untuk membicarakan adanya perbedaan-perbedaan penetapan caleg terpilih, dalam pertemuan itu, jelas-jelas anggota KPUD menyerang Ketua KPUD. 

Kamis, 30 Oktober 2014 01:19

Bupati Apresiasi Kegiatan Rohani Berskala Regional

Ditulis oleh

Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos., ketika membuka kegiatan konvent pelayan firman GKI se-Tanah Papua, di gedung gereja GKI KapernaunSERUI – Pemerintah kabupaten kepulauan Yapen sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan rohani berskala regional, yang melibatkan seluruh hamba Tuhan dan pelayan firman dari berbagai wilayah Klasis yang berbeda pada kawasan Teluk Cenderawasih Provinsi Papua. 

“Bekerja di ladang Tuhan mengindikasikan keterlibatan dan keikutsertaan kita dalam merealisasikan fakta kebernaran Surgawi kepada seluruh orang percaya agar senantiasa mengaplikasikan ajaran Yesus Kristus sebagai pedoman hidup yang kekal. Disamping itu, kapasitas serta profesi yang diemban tersebut, adalah merupakan tanggung jawab mulia yang telah dimateraikan Allah untuk turut memberikan andil guna melepaskan umat manusia dari belenggu dosa,”ungkap Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos., ketika membuka kegiatan konvent pelayan firman Gereja Kristen Injili (GKI) se-Tanah Papua, di gedung gereja GKI Kapernaun, sore kemarin.

Lebih jauh Bupati mengemukakan bahwa implementasi berbagai tugas dan tanggung jawab dalam melayani misi kerohanian di tengah-tengah kehidupan kekristenan, hendaklah benar-benar dilandasi oleh keteguhan iman disertai ketekunan dan loyalitas tinggi sebagaimana yang di teladani Yesus Kristus, kepada para pengikutnya di muka bumi. 

Kamis, 30 Oktober 2014 01:13

KPUD Yapen Dituntut Gunakan Hasil Pleno 19 Mei

Ditulis oleh

Untuk Penetapan Anggota DPRD Terpilih 

SERUI – KPUD Yapen dituntut menggunakan hasil pleno perhitungan suara pemilu legislatif 9 April 2014, yang dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2014, di ruang Infokom, Jl. Gajah Mada. Hal ini sebagaimana diterangkan, salah satu Caleg Partai PDIP, Hugo Rapami, kepada Bintang Papua, Rabu (29/10) kemarin.

Dikatakan,  sebagai salah satu calon yang namanya diumumkan pada tanggal 19 Mei di Aula Infokom, dirinya merasa pleno tersebut sesuai dengan amanat undang-undang. Namun ketika polemik terjadi saat itu maka keluarlah rekomendasi Panwas untuk melakukan peninjauan kembali atau revisi yang selanjutnya dilaksanakan tanggal 23 Mei, dan kemudian menyebabkan tarik ulur hingga saat ini.

Kamis, 30 Oktober 2014 01:00

Empat Unit Rumah Aset Pemda Siap Dieksekusi

Ditulis oleh

Wabup, Frans Sanadi, B.Sc., S.Sos., M.B.ASERUI – Empat unit rumah aset pemerintah kabupaten kepulauan Yapen yang di serobot yang mengatasnamakan dan mengkalim pemilik hak ulayat, dalam waktu dekat siap di eksekusi pemerintah setempat. Langkah dan upaya Pemerintah setempat untuk mengeksekusi aset tersebut, semakin mantap, melalui pertemuan tim eksekusi, Selasa kemarin.

Wabup, Frans Sanadi, B.Sc., S.Sos., M.B.A., kepada Bintang Papua usai memimpin rapat tim eksekusi aset Pemda, mengemukakan bahwa pertemuan yang ia pimpin guna memantapkan rencana dalam melakukan eksekusi atas aset Pemda Yapen yang di serobot pemilik hak ulayat. 

Lebih jauh Sanadi mengemukakan bahwa dokumen dan sertifikat ke empat aset yang akan di eksekusi dalam waktu dekat nanti, masih lengkap, dan data dari pihak pertahanan dan bagian pemerintahan atas aset rumah itu masih lengkap.

Halaman 1 dari 118