Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Boy Markus Dawir SERUI - Anggota DPR Provinsi Papua dari Dapil 6, Boy Markus Dawir, menegaskan bahwasannya tidak ada disposisi dari Pemerintah Provinsi  untuk menunda pelaksanaan SK Gubernur Provinsi Papua Nomor 155.2/398 tahun 2014 yang menetapkan 25 anggota DPRD terpilih Kabupaten Kepulauan Yapen untuk segera dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Serui.

Sementara menyangkut hasil pertemuan yang dilakukan bersama Gubernur Provinsi Papua tentang SK anggota DPRD Yapen, tandasnya, Gubernur telah menyampaikan bahwa SK tertanggal 14 November 2014 adalah SK yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Papua dalam kewenangan mengeluarkan SK DPRD kabupaten/ kota di Provinsi Papua.

Kamis, 27 November 2014 00:35

Polres Yapen Imbau Warga Jaga Kamtibmas

Ditulis oleh

Jelang Desember, Keamanan Terus Ditingkatkan

Kapolres Yapen, Azis Anriansyah, S.H., S.IK., M.Hum.SERUI - Kapolres Kabupaten Kepulauan Yapen, Azis Anriansyah, SH., SIK., M.Hum, menegaskan pihaknya terus meningkatkan persiapan keamanan jelang tanggal 1 Desember. Tidak hanya itu, memasuki bulan desember pihaknya juga sudah mengantisipasi pengamanan jelang hari raya besar keagamaan atau Natal dan pergantian tahun baru. 

Untuk itu, sejak beberapa hari terakhir pihaknya gencar melakukan operasi zebra matoa untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang akan melaksanakan dan menyongsong hari raya Natal.

Rabu, 26 November 2014 05:34

Masih Banyak Kendala yang Dihadapi Tenaga Pendidik

Ditulis oleh

Peringatan Hari Guru ke-69 di Kabupaten Kepulauan Yapen 

Ketua PGRI kabupaten kepulauan yapen, Drs. Orgenes Runtuboy.MSi SERUI – Peringatan hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-69 tahun, dilakukan dalam upacara bendera di lapangan Trikora Serui, Selasa (25/11). Ketua PGRI Kepulauan Yapen, Drs. Orgenes Runtuboy, M.Si., dalam amanatnya mengemukakan masih  banyak kendala dan persoalan yang dihadapi masalah guru yang merupakan masalah Nasional. 

“Sampai saat ini banyak guru belum berijazah S1 yang sesuai dengan undang-undang Nomor 14 tahun 2005, sebaran jumlah guru yang tidak merata serta infrastruktur dan moralitas maupun pengabdian yang belum maksimal. Berbagai kendala ini tentu cukup mempengaruhi kalangan guru di kabupaten Kepulauan Yapen,” terangnya.

Selasa, 25 November 2014 01:00

Ongkos Transportasi Laut di Serui Melambung Drastis

Ditulis oleh

BBM Naik, Rakyat Kecil Menderita

SERUI - Setelah pemerintah menetapkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), maka timbul berbagai masalah di kalangan rakyat kecil yang miskin. Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Yapen,  tarif angkutan transportasi laut antar pulau, khususnya di Distrik Teluk Ampimoi mengalami kenaikan dari harga semula Rp75.000/orang kini naik menjadi Rp.150.000/orang. 

Salah satu warga Teluk Ampimoi, yang adalah tokoh masyarakat Randawaya, Klemens, mengaku kenaikan ongkos transportasi laut sebagai akibat naiknya harga BBM sudah tentu sangat memberatkan warga kecil yang bermukim disana. Kenaikan harga tersebut saat ini menyebabkan warga kesulitan untuk bepergian ke Kota Serui untuk mengurus berbagai keperluan.

Sabtu, 22 November 2014 02:21

DPRD Yapen Periode 2009-2014 Susun Buku

Ditulis oleh

Akhiri Masa Kerja

Wakil Ketua I DPRD Yapen, Denis Imanuel Wainggai, S.E. SERUI - Wakil Ketua I Dewan kabupaten kepulauan Yapen Denis I Wainggai, SE., sedianya pada Sabtu (22/11) pagi hari, akan membuka semiloka penyusunan buku 5 tahun pengabdian DPRD periode 2009-2014.

“DPRD Yapen menyusun buku sebagai bagian dari unsur penyelenggara pemerintah daerah dalam memberikan kontribusi demi membangun Kabupaten Kepulauan Yapen melalui pelaksanaan fungsi legislatif, anggaran dan pengawasan,”tegasnya, Jumat (21/11) kemarin. 

Pdt. Amsal Yowei, S.E., M.Pdk. SERUI - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Yapen, telah mengagendakan sejumlah kegiatan guna menyambut hari Amal Bhakti ke-69. Hal ini sebagaimana diterangkan Kepala Kantor Kemenag Yapen, Pdt. Amsal Yowei, SE., M.Pdk, saat ditemui Bintang Papua di ruang kerjanya, Jumat (21/11).

“Hari amal bakti Kemenag RI ke-69 tanggal 3 Januari 2015 akan diperingati dengan berbagai macam kegiatan diantaranya bhakti sosial pada beberapa tempat ibadah, anjangsana ke Lapas kelas IIB Serui, panti-panti asuhan serta kegiatan sosial kemanusiaan lainnya,”ungkapnya.

Berbagai kegiatan ini, menurutnya, semata-mata bertujuan membangun tali silaturahmi untuk memperkuat hubungan antar umat beragama dalam kantor kementerian agama sebagai Pembina lembaga- lembaga keagamaan yang ada di daerah.

Jum'at, 21 November 2014 01:01

Kapolres Aziz: Pendekatan Persuasif Mengurangi Antrian BBM

Ditulis oleh

SERUI - Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP. Azis Ardriyansyah, S.IK, SH., M.Hum, menegaskan,  untuk mengatasi antrian panjang kendaraan selama tiga pekan silam, hingga kawasan jalan menuju pintu masuk SPBU harus macet, Polres Yapen menempatkan personilnya untuk mengatur kelancaran lalu lintas. Dan melalui pendekatan persuasif yang di lakukan Polres Yapen, akhirnya antrian kendaraan di bahu jalan semakin berkurang dan berangsur pulih.

Untuk itu, Kapolres mengharapkan agar konsumen yang ingin melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU hendaknya harus patuh dan tidak saling mendahului, tetapi harus sabar menunggu gilirannya. “Sudah beberapa hari ini kan, antrian kendaraan di bahu jalan di luar SPBU sudah kosong, hal ini harus di pertahankan terus,” katanya kepada Bintang Papua, baru-baru ini.

Lebih jauh Aziz mengemukakan guna menindak kendaraan yang di jadikan menyedot bahan bakar minyak bukan ditindak ketika sedang mengisi bahan bakar minyak di SPBU. Tetapi penindakan yang di tempuh nanti adalah mengintai kendaraan setelah keluar dari SPBU, baru melihat kemana minyak tersebut keluar.

Melalui langkah yang demikian, menurut Kapolres Aziz, para penyedot akan jera dan takut. Sehingga penyedot BBM yang semakin merajalela semakin tertekan, bukan menindak di SPBU, tetapi memantau atau mengintai kemana kendaraan itu keluar.

Rabu, 19 November 2014 01:18

Kasus Bupati Waropen Memasuki Tahap Dua

Ditulis oleh

Waropen - Bupati Kabupaten Waropen Yesaya Buiney yang ditetapkan Kejaksaan Negeri Serui pada tahun 2010 sebagai tersangka penyalahgunaan dana hibah KPUD Waropen tahun 2010 sebesar  Rp 3 M, berkasnya kini memasuki tahap dua. Demikian disampaikan Kajari Serui Frankie Sonj. SH. MM. MH kepada Bintang Papua melalui telepon dari Jayapura.

Dikatakan, tindak lanjut dalam penanganan perkara bupati waropen yang dilakukan Kejaksaan Negeri Serui adalah melakukan pemanggilan, dimana panggilan pertama tidak dihadiri bupati karena dilatarbelakangi adanya pelantikan dan peresmian anggota DPRD terpilih periode 2014-2019 Kabupaten Waropen,  sehingga tanggal 20 November  besok Kejaksaan Negeri Serui kembali melakukan pemanggilan kepada  yang bersangkutan. 

Rabu, 19 November 2014 01:26

Areal Pasar Warari Dipalang Pemilik Hak Ulayat

Ditulis oleh

Nikanor Kamarea: Kalau Llakukan Penimbunan Harus Ada Pemberitahuan terlebih Dulu 

Nikanor kamarea selaku Pemilik hak ulayat di areal pasar Warari dan terminal Serui - Keluarga pemilik areal pasar Warari dan terminal penumpang melakukan pemalangan di areal pasar. Pemalangan ini dilakukan lantaran adanya penimbunan material yang dilakukan tanpa ada pemberitahuan resmi kepada pemilik hak ulayat. Demikian diungkapkan Nikanor Kamarea  yang mengaku sebagai pemilik ulayat kepada Bintang Papua ketika berada di ulayat tersebut. (18/11)

Dijelaskan,tu

juan dilakukan pemalangan karena adanya alat berat di wilayah tersebut sementara sebagai pemilik tanah tidak pernah diundang untuk membicarakan maksud dan tujuan dari kendaraan yang saat ini berada di wilayah tersebut. “ Sekaligus tidak puas dengan bangunan yang dibangun tanpa ada pemberitahuan kepada kami pemilik hak ulayat,”katanya.

Halaman 1 dari 121