Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Sabtu, 26 Juli 2014 02:18

Kampung Pariwisata Diselimuti Lalat Biru

Ditulis oleh

SERUI - Kabupaten Kepulauan Yapen merupakan daerah yang kaya akan wisata alam yang indah. Namun sayangnya di beberapa tempat, yang salah satunya di Kampung Sarwandori, Distrik Kosiwo, yang juga terkenal akan keindahannya tetapi banyak dihinggapi Lalat Biru atau yang dalam nama latin disebut dengan Calliphora Vornituria. 

Tak hanya itu, santapan makanan masyarakat yang selalu diduduki Lalat Biru sehingga banyak masyarakat yang ingin menghilangkan lalat namun tidak bisa dilakukan. Hal ini sebagaimana dikatakan Aparat Kampung Sarwandori, Samuel Wayeni, kepada Bintang Papua, Jumat (25/7). 

“Pemerintah daerah menjanjikan akan memberikan mesin pembakar sampah kepada masyarakat setempat, mengingat berganti pimpinan daerah, sampai dengan saat ini hanya janji yang tak pasti sehingga lalat terus ada di lingkungan masyarakat,”ucapnya.

Di sisi lain, selaku kepala kampung berharap kepada pemerintah daerah agar bisa memperhatikan Kampung Sarwandori sekaligus bisa memberikan bantuan berupa Kelambu agar warga terhindar dari lalat.

Sabtu, 26 Juli 2014 02:14

Masyarakat Diharapkan Jaga Kelestarian Alam

Ditulis oleh

Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire Klemens Danomira, S.Sos., kepada Bintang Papua (25/7) kemarin, di ruang kerjanya.NABIRE - Hutan adalah bagian dari kehidupan manusia yang dapat menyediakan berbagai kebutuhan manusia untuk mengola dan dimanfaatkan. karena itu masyarakat diharapkan menjaga kelestarian alam dimana kita berada karena alam memberikan manfaat besar. Untuk itu setiap manusia harus melakukan reboisasi untuk dapat menanam pohon satu orang satu pohon. 

hal itu disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Nabire Klemens Danomira, S.Sos., kepada Bintang Papua (25/7) mengingat pentingnya pohon karena pohon memberikan manfaat yang besar bagi kehidupan manusia.  “Mari kita menjaga lingkungan,  kita lestarikan alam kita. Jangan lupa menanam pohon karena dengan menanam pohon  sangat menentukan anak – anak cucu kita kedepan dan dengan menanam pohon banyak fungsi,” ujar Klemens. 

Karenanya dirinya berharap setiap manusia yang ada di daerah ini menjaga alam dengan  menanam pohon di lingkungan masing – masing. Karena pohon mempunyai fungsi yang bermanfaat terutama sebagai  tempat dimana manusia berteduh,  tetapi yang lebih utama yang dinamakan  pohon itu sebagai bank air untuk dapat menghasil air untuk manusia dapat manfaatkan. 

Sabtu, 26 Juli 2014 02:12

Pemda Yapen Galakkan Kerja Bakti Setiap Jumat

Ditulis oleh

Jumat Bersih Pemerintah kabupaten kepulauan Yapen terus berjalan, tampak pegawai sedang memberishkan saluran airSERUI - Pemerintah daerah kabupaten kepulauan Yapen, terus menggalakkan setiap hari Jumat sebagai hari kerja bhakti yang diakukan seluruh pegawai negeri sipil di daerah itu. PNS harus turun membersihkan parit atau saluran air, guna bersihnya Ibukota Kabupaten di Serui. Wabup Yapen, Frans Sanadi, Bsc, S.Sos., MBA., turut terjun langsung untuk memotivasi para pegawai di daerah itu. Tidak hanya itu, Sanadi langsung memantau jalannya kerja bhakti.

Usai mendampingi pegawai melakukan kerja bhakti, Sanadi kepada Bintang Papua mengemukakan kerja bhakti PNS di lingkungan pemerintah kabupaten Kepulauan Yapen, Jumat (24/7), sudah menjadi agenda yang disesuaikan setiap bulannya. 

Tentu, langkah tersebut sebagai upaya dan kepedulian pemerintah untuk membersihkan kawasan Kota Serui. Oleh karena itu, kebersihan dan keindahan Kota Serui, salah satu agenda Pemda Yapen kedepan. 

“Untuk menjaga kebersihan dan keindahan Kota Serui, Pemda Yapen sudah galakkan Jumat bersih setiap bulannya sebagai hari kerja bhakti,” katanya.

SERUI - Kepala Distrik Yapen Selatan, Daud Kamarea, mengatakan, pihaknya akan menggelar berbagai kegiatan dengan melibatkan pelajar dari seluruh satuan pendidikan untuk menyongsong peringatan HUT RI ke-69. Beberapa lomba diantaranya, pidato bahasa inggris, kawasan lingkungan, yang akan dilibatkan di halaman kantor LPP RRI Serui.   

“Masih terkait dengan itu saya juga mengimbau warga menjaga kebersihan karena menuju kota Serui meraih Adipura. Hal ini sejalan untuk menciptakan Kota Serui yang bersih, indah dan sehat,” ungkapnya, kepada Bintang Papua di ruang kerjanya, Jumat (25/7).

Dari Musdis untuk memilih Pendamping Prospek Distrik Kembu

D. WeyaJAYAPURA - Kepala Distrik Kembu, Kabupaten Tolikara, D. Weya, mengatakan, pada 21 Juni 2014 lalu masyarakat  di wilayah Distrik Kembu pada 10 kampung dan 1 kelurahan melakanakan Musyawarah Distrik (Musdis) untuk memilih pendamping Prospek Tahun 2014.

  Dari Musdis tersebut peserta Musdis yang setiap kampung di wakili 6 orang bersepakat untuk memilih Yokanus Weya (Ketua), Ekiles Karoba (Sekretaris) dan Mikiles Wakur (Bendahara) sebagai pendamping Prospek.

  “Jadi ketiga orang ini dipilih masyarakat di 10 kampung dan 1 kelurahan untuk menjadi Pendamping Prospek di Distrik Kembu,” ungkapnya saat menghubungi Bintang Papua via ponselnya, Kamis, (24/7).

  Dijelaskannya, pemilihan pendamping itu tidak lain berdasarkan keinginan masyarakat Distrik Kembu sendiri untuk memilih orang-orang yang dipandang mampu mendampingi masyarakat dalam melaksanakan program Respek. 

Sabtu, 26 Juli 2014 02:05

Dokter Spesialis RSUD Akan Bertambah

Ditulis oleh

SERUI - Direktur rumah sakit umum daerah Serui, dr. Widiyanto mengemukakan bahwa tenaga dokter spesialis akan bertambah. Di mana beberapa tenaga dokter yang disekolah pemerintah kabupaten Kepulauan Yapen sudah menyelesaikan tenaga dokter spesialisnya, seperti dokter spesialis kandungan, dokter spesialis kulit, dokter spesialis gigi dan dokter spesialis bedah.

Sementara dokter spesialis yang bertugas di RSUD, kata Widiyanto, dua tenaga dokter spesialis adalah dokter spesialis mata dan dokter spesialis bedah. Sehingga dengan datangnya lima dokter spesialis melaksanakan tugas, maka jumlah tenaga dokter spesialis di RSUD sebanyak 7 orang.

“RSUD akan memiliki 7 tenaga dokter spesialis, setelah kehadiran 5 dokter spesialis yang sudah di sekolahkan Pemerintah daerah,” kata Widiyanto kepada Bintang Papua, Jumat (24/7).

Jum'at, 25 Juli 2014 03:07

Konstruksi Jembatan Waenakaweni Tuai Pujian

Ditulis oleh

Bupati Yapen, Tony Tesar, S.Sos dan Forum Mahasiswa Saireri Peduli Pembangunan Yapen, foto bersama, ketika melihat pembangunan Jembatan baja beton. SERUI - Kedatangan Forum Mahasiswa Saireri Peduli Pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen, menuntut beasiswa dari pemerintah yang sudah sepuluh tahun mereka tidak terima, hal itu telah di sikapi pemerintah melalui pertemuan di gedung Graha Silas Papare. 

Selama FMSPP berada di Serui, waktu yang mereka miliki sebelum berangkat ke Jayapura, berbagai kegiatan mereka laksanakan, yaitu meninjau obat-obatan di rumah sakit umum daerah di Waenakaweni.

Di hari yang sama, yaitu Selasa (22/7) FMSPP bersama Bupati Yapen melakukan kunjungan guna melihat secara dekat bukti fisik pembangunan jembatan baja beton. 

Masing-masing Mahasiswa Saireri ketika berdialog dengan Bupati di lokasi, mereka mengemukakan bahwa jembatan Waenakaweni sejak puluhan terbuat dari kayu. Karena itulah, mereka menyampaikan terima kasih kepada Bupati, karena pemerintah kabupaten kepulauan Yapen, akhirnya membangun jembatan baja beton di pinggir Kota Serui.

Jum'at, 25 Juli 2014 03:04

Pemda Siap Bayar Ganti Rugi Lokasi Taman Kota

Ditulis oleh

Kepala Kantor Kebersihan Yapen, CH, Marany, S.Sos, M.SiSERUI – Dengan semangat mengembalikan julukan Kabupaten Kepulauan Yapen sebagai Kota Kembang, pemerintah melalui Kantor Kebersihan dan Pertamanan, membuat suatu kawasan taman kota, tepatnya di pinggir Bandara Serui di jalan Hasanuddin. 

Lokasi Taman Kota sendiri sudah berjalan pembangunannya dan berbagai kembang berwarna-warni sudah tumbuh, tetapi para pemilik tanah mengklaim bahwa tanah mereka yang dibuat pemerintah menjadi Taman Kota belum dibayarkan. Sehingga para pemilik tanah menuntut ganti rugi tanah. 

Ketika hal itu di konfirmasi, Bintang Papua kepada Kepala Kantor Kebersihan, CH Marani, S.Sos., M.Si., ketika mengikuti buka puasa bersama paguyuban di rumah jabatan Bupati baru-baru ini, Marani mengemukaan bahwa ganti rugi tanah seluruh kawasan Taman Kota, tetap akan dibayarkan pemerintah. 

Tetapi sebelum ganti rugi tanah pemerintah bayarkan, Marani mengemukakan, pemerintah akan mendata kembali, masing-masing pemilik tanah. Karena, bukti kepemilikan kawasan tanah taman Kota sudah tumpang tindih, alias jual di atas jual. 

SERUI - Penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan pasar dengan pagu anggaran sebesar Rp25 miliar sampai sejauh masih terus dilakukan penyidikan oleh Kejaksaan Negeri Serui yang didalamnya menyangkut pengumpulan data serta pengumpulan keterangan dari para pejabat yang berkompeten dalam pengambil kebijakan pada waktu itu. Demikian disampaikan Kepala Seksi Pidum Kejaksaan Negeri Serui, Andre Simbolon, S.H., kepada Bintang Papua ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/7).

Halaman 1 dari 108