Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Kamis, 17 April 2014 18:41

Petugas KPPS Tak Paham Pengisian Formulir C1

Ditulis oleh

Sekertaris KPU Yapen Fredy Thee, S.Sos. SERUI - Sekertaris KPU Kabupaten Kepulauan Yapen mengungkapkan, delapan hari setelah pergeseran logistic, formulir C1 sudah harus diserahkan ke KPU Yapen. Hal ini sesuai dengan jadwal dan tahapan pemilu dari KPU Provinsi Papua.

“Banyak kendala yang terjadi di masing-masing TPS menyangkut formulir C1 yang jumlahnya tujuh belas rangkap baik itu di tingkat DPD, DPR RI, DPRP, dan DPRD sehingga memang kami akui hampir disetiap KPPS belum mengerti serta memahami tata cara pengisian formulir tersebut,” ungkap Fredy Thee, S.Sos., kepada Bintang Papua, Rabu (16/4).

SERUI - Aktivis HAM Serui, Prilia Uruwaya, menilai penyelenggaraan Pemilu Legislatif 2014 menghadirkan pelecehan terhadap nilai demokrasi disamping, adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Caleg dan petugas KPPS. 

Dirinya memberikan apresiasi terhadap masyarakat pemilih yang telah menyalurkan suara pada tanggal 9 April lalu. Namun demikian, hal ini diciderai dengan terjadinya pelanggaran, mulai dari jumlah pemilih yang tidak mencapai 50% di setiap TPS hingga sisa suara digandakan masa pemilih dari satu TPS ke TPS yang lain oleh Caleg.

“Pemilihan umum yang terjadi menghadirkan pelecehan terhadap demokrasi yang dilakukan para calon anggota dewan serta penyelenggara pesta demokrasi dalam hal ini banyak temuan kasus yang dilaporkan baik oleh pemilih maupun Panwas distrik yang telah ditindak lanjuti dalam bentuk rekomendasi ke Panwas kabupaten, namun sikap Panwas biasa saja,” tegasnya.

Wakil bupati Frans Sanadi ketika berada di RSUD Serui SERUI - Pencarian 24 korban hilang dari peristiwa terbaliknya perahu motor bermesin ganda di perairan Kaipuri-Dawai, Distrik Yapen Timur pada 8 April lalu, hingga kini pencarian oleh gabungan tim SAR Biak dan Serui dibantu TNI-Polri serta warga setempat belum membuahkan hasil. 

“Hingga hari ini (kemarin, red) tim SAR dari Serui sudah bergeser lagi ke lokasi kecelakaan di laut Kaipuri dan dibantu tim SAR Biak menggunakan kapal namun belum membuahkan hasil,” kata Kepala SAR Pos Serui Matheus Simbiak, S.Sos., kepada Bintang Papua, Selasa (15/4).

Wakil ketua dua DPRD Yapen, Herman Woriori, S.E. SERUI - Wakil Ketua II DPRD kabupaten Kepulauan Yapen, Herman Woriori, S.E., menyoroti kinerja pemerintah yang kerap melakukan pergeseran anggaran di lingkup SKPD Pemkab Yapen tanpa mengikuti mekanisme pengelolaan keuangan. 

Menurutnya, sesuai Permendagri No. 59 tahun 2007 tentang anggaran dan penetapan APBD yang telah dialokasi di suatu daerah, hendaknya jika terjadi pergeseran anggaran yang bersumber dari APBD kabupaten maupun provinsi harus mengikuti mekanisme dengan menyurati kepada DPRD.

“Selama ini pergeseran anggaran, dan ada pendobelan dana di APBD kabupaten dan provinsi, eksekutif tidak pernah menyurat kepada dewan. Contohnya di dinas PU terjadi pergeseran dana Rp5 miliar kepada Dinas Pendidikan, eksekutif tidak menyurat kepada kami tujuannya apa, karena penetapan APBD yang sudah dialokasikan ditetapkan oleh DPRD,” ucapnya kepada Bintang Papua, Selasa (15/4).

Y.F.Wayangkau, S.H., M.Hum.SERUI- Pelantikan pejabat esselon dua, tiga dan empat di lingkungan Pemda Yapen bukan sekedar membagi-bagikan jabatan melainkan ditunjang dengan kualitas dan kemampuan melalui seleksi secara terbuka. Demikian ungkap Y.F.Wayangkau, S.H., M.Hum., kepada Bintang Papua, Senin (14/4), usai dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Dikatakan, pelantikan terhadapnya merupakan yang paling akhir diujung karir dalam pengabdiannya di birokrasi. Sementara promosi jabatan merupakan sesuatu yang mudah terjadi untuk kepentingan birokrasi.

Selasa, 15 April 2014 06:05

1.316 Siswa di Serui Ikuti UN

Ditulis oleh

Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK  yang dilaksanakan dari tanggal 14-16 april 2014SERUI - Kepala Dikpora Yapen, Ronny Theo Ayorbaba, AP., M.Si., dalam menyampaikan, Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK  yang dilaksanakan dari tanggal 14-16 april 2014 diikuti oleh 1.316 siswa sekolah Negeri maupun Swasta.

Sedangkan menyangkut soal UN yang dikirim dari Provinsi Papua mendapat kawalan personil polisi Polda Papua dan telah didistribusikan kelima titik penyelenggara ujian yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Sementara menyangkut ujian susulan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan, tegasnya, akan digelar pada tanggal 22-24 april 2014. Sehingga kepada pihak orang tua, Ayorbaba berharap agar bisa pro aktif dan kepada siswa supaya  menyiapkan diri dengan baik serta tekun belajar.

Kapal Motor Tujuan Mamberamo Raya Terbalik 

Enam orang korban yang saat ini menjalani pengobatan di RSUD Serui akibat kecelakaan perahu motor di perairan Dawai. SERUI - Saat ini tim SAR Kabupaten Kepulauan Yapen masih melakukan pencarian korban terbaliknya kapal motor yang berangkat dari Serui dengan tujuan Mamberamo Raya. Diungkapkan Kepala Kantor SAR Serui, Sepnat Simbiak, kepada Bintang Papua, Minggu (13/4), dari puluhan penumpang yang menjadi korban, pihaknya baru menemukan 6 orang penumpang. 

“Ada tiga puluh orang dalam perahu tersebut yang mengalami kecelakaan, dan tim kami telah menemukan enam orang yang saat ini berada di RSUD serui untuk menjalani pengobatan ,”ujarnya.

Senin, 14 April 2014 03:23

Pesta Demokrasi 9 April Dinilai Gagal

Ditulis oleh

Ketua SKP HAM Yapen,Lucky Nupapati, S.H. SERUI - Ketua SKP HAM Kabupaten Kepulauan Yapen, Lucky Nupapati, S.H., kepada Bintang Papua, Minggu (13/4), menegaskan penilaian pihaknya terhadap penyelenggaraan pemilu legislatif yang dinilai gagal.

“Pemilu 9 April lalu tidak berjalan dengan baik disebabkan sebagian Caleg memobiliasi pemilih dan membeli surat suara juga membeli KTP Siluman pada kantor kependudukan Kabupaten Kepulauan Yapen,” terangnya.

Untuk itu Panwas dan KPU setempat diminta menindak tegas Caleg yang melakukan pelanggaran yang disebutkan. Sementara petugas PPS dan KPPS diminta memberikan laporan serta kejadian yang dilakukan masing-masing Caleg agar tidak mencederai demokrasi yang akhirnya orang Papua akan menjadi penonton di negerinya sendiri. “Ironisnya para caleg bisa membeli KTP di kantor kependudukan Serui,” ungkapnya 

Sabtu, 12 April 2014 12:21

Lapas Serui Intens Berikan Pembinaan Lanjutan

Ditulis oleh

Kalapas kelas IIB Serui (tengah) saat dimintai keterangan SERUI - Sosialisasi program pembinaan dan tahapan lanjutan yang dilaksanakan oleh lembaga pemasyarakatan sangat penting bagi penghuni Lapas kelas II B Serui, sekaligus implementasi dari perundangan No. 12 tahun 1965 tentang  hak-hak warga binaan yang diatur dalam keputusan Menteri Hukum dan HAM RI. Demikian ungkap Kalapas Serui, I Putu Murdiana, Amd., I.P., S.H., kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (11/4).

Dikatakan, kegiatan yang tengah dilakukan pihaknya merupakan lanjutan tahap akhir kepada warga binaan menjelang  kembali kepada lingkungan masyarakat. Sehingga persyaratan ini harus diberikan kepada warga binaan yang menjalankan hukuman diatas satu tahun tapi juga dilakukan setelah warga binaan menjalani dua per tiga masa pidana.

Halaman 1 dari 104