Warga Diminta Berdemokrasi Dengan Baik 

0
3
Neles/Binpa : Penjabat Walikota Jayapura, Daniel Pahabol saat berjabat tangan dengan stafnya.
Neles/Binpa : Penjabat Walikota Jayapura, Daniel Pahabol saat berjabat tangan dengan stafnya.

JAYAPURA – Penjabat Walikota Jayapura, Daniel Pahabol, mengajak warga Kota Jayapura menggunakan hak politik dan demokrasinya dengan baik dan bertanggung jawab, tidak boleh mencederai hak politik yang ada dan dimiliki oleh setiap warga Kota Jayapura.

“Kita harus bisa menciptakan demokrasi yang kuat yang ditopang oleh hukum dan keadilan serta moralitas dan etika politik yang baik,” ungkapnya dalam sambutannya pada Penutupan Rapat Paripurna Pembahasan 12 Perda Non APBD di DPRD Kota Jayapura, Jumat, (14/10).

Ditegaskannya, demokrasi yang ada harus terus terhindar dari sifat-sifat buruk, dan kita harus yakini bahwa demokrasi tanpa kebebasan yang berubah menjadi tirani, tetapi demokrasi yang melampai batas dan tidak disertai dengan tanggungjawab dalam berekspresi akan berubah menjadi anarki.

Oleh karena itu,kita harus mampu meminimalkan dampak demokrasi yang tidak pada tempatnya, yang dalam hal ini demokrasi yang menghancurkan kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama kehidupan bermasyarakat di Kota Jayapura ini.

Ditegaskannya, kita semua harus memiliki keyakinan yang teguh bahwa kita sedang mempercepat penguatan demokrasi. Tanpa demokrasi yang kuat yang ditopang oleh hukum dan keadilan, maka moralitas dan etika politik akan menjadi hancur.

“Jika hukum kita tidak tegak dan demokrasi menjadi rapuh, politik justru akan mengambil jalan yang menyimpang,” tegasnya.

Karena itu, dalam bermokrasi kita harus menumbuhkan nilai-nilai toleransi keberagaman dan saling menghormati. Inilah hakekat prinsip-prinsip hidup berdampingan dalam perbedaan. Itulah esensi moto Kota Jayapura, Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Nama Tuhan.(Nls/aj)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*