Tiga Kampung di Keerom Jadi Model

0
18

Ditetapkan oleh Kemendes RI

KEEROM –  Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Kabupaten Keerom Tandi, SP. MM mengungkapkan, pada tanggal 4 Oktober 2016 lalu Kementerian Desa melihat sejauh mana perkembangan pelaksanaan program kampung model yang berada di wilayah Distrik Senggi, Kabupaten Keerom.
Dimana Kemendes telah menetapkan tiga kampung di wilayah Distrik Senggi sebagai kampung model. Dari tiga Kampung Model yang ditetapkan Kemendes yaitu, Kampung Namnla, Kampung Usku dan Kampung Molof.
“Program yang dilaksanakan pada kampung model memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan untuk dibuka dan dikembangkan menanam komoditi pertanian,” ujar Tandi kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (7/10).
Dikatakan, pada tahap awal telah dilakukan penanaman dan bahkan sampai tim Kemendes melakukan kunjungan pada tanggal 4 Oktober 2016 lalu, telah ada komoditi yang siap panen, terutama komoditi sayur-mayur.
Hal itu diakui oleh tim Kemendes bahwa telah ada perubahan yang terjadi di kampung-kampung model tersebut, dimana masyarakat telah termotifasi dengan kehadiran tim dengan mendampingi secara langsung, baik itu pembukaan lahan hingga penanaman.
“Dengan ditetapkannya distrik senggi sebagai kampung model adalah diharapkan kedepan kampung- kampung model menjadi contoh bagi kampung lain untuk melakukan melakukan program dan kegiatan dalam membangun kampungnya masing-masing,” imbuhnya.
Selain itu, juga telah dibentuk badan usaha milik kampung di setiap kampung yangmenjadi kampung model.
“Kampung yang telah membuat badan usaha milik kampung di Tahun 2016 ini akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kemendes,” jelasnya.
Bantuan itu, menurut Tandi, untuk persiapan seperti di bidang ekonomi akan membuat semacam kios untuk menampung hasil- hasil kebun dari mereka dan selanjutnya dipasarkan. Dan hasilnyapun akan kembali ke mereka juga.(rhy/aj)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*