Tes Urine PNS Keerom ‘Mengecewakan’, Banyak PNS Keerom Tidak Ikuti Test Urien Narkoba

0
39
Foto - Wakil Bupati Keerom, MUH Markum, SH
Foto – Wakil Bupati Keerom, MUH Markum, SH

KEEROM – Pelaksanaan test urien Narkoba terhadap Pengawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua, nampaknya tidak sesuia dengan harapan pemerintah, atau dapat disebut ‘mengecewakan’.

Pasalnya, dari target 1500 pengawai yang harus melakukan test urine Narkoba, tidak diikuti semuanya. Hanya saja, dari target 1500 orang, yang mengikuti test urien Narkoba hanya mencapai 532 orang.

Dari 532 orang, sebanyak 392 pengawai hasilnya negatif dan sisa dari 392 pengawai sampai saat ini belum ada hasil dari pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Keerom, MUH Markum, SH kepada wartawan saat ditemui di Kantor Bupati Keerom, Selasa (19/4) kemarin.

“Test urine Narkoba pengawai Keerom yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua tidak sesuia harapan Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom, karena dari sekitar 1500 pengawai yang harus memeriksa test urien Narkoba hanya 532 orang saja,” ujar Wakil Bupati Keerom.

Untuk itu, bagi aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Pemda Kabupaten Keerom yang belum melakukan test urien Narkoba agar dapat mengikuti test urien Narkoba, kerana Pemda Kabupaten Keerom telah bekerja sama dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua. “ semua aparatur sipil negara (ASN) di Keerom wajib test urien Narkoba, yang tidak mau test urien Narkoba patutu dipertayakan,” ujarnya.

Ditambahkan, dari hasil pertemuan dengan pihak BNN Provinsi Papua dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom di Keerom akan segera bentuk Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menyelamatkan generasi mudah maupun masyarakat Keerom, karena negara Indonesia telah dikatakan darurat Narkoba.

“Dari informasi dari BNN Provinsi Papua bahwa di wilayah Keerom telah banyak yang menggunakan Narkoba. Makanya Bupati Keerom mengiginkan bahwa di Keerom harus segera dibentuk Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menyelamatkan anak- anak Keerom,” ungkap Markum. (rhy/aj)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*