Telkomsel Dukung Festival Destika 2016

0
15
Foto: Festival Destika, di kalkote Kabupaten Jayapura. (ist)
Foto: Festival Destika, di kalkote Kabupaten Jayapura. (ist)

JAYAPURA – Sebagai salah satu bentuk dukungannya terhadap program wisata nasional, PT Telkomsel turut menyuksskan iven nasional bertajuk Festival Desa Teknologi Informasi & Komunikasi ke-4 di Kawasan Wisata Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Dalam partisipasinya, Telkomsel menghadirkan Compact Mobile Base Station (COMBAT) selama pelaksanaan iven yang berlangsung tiga hari (28-30 September 2016).

GM Sales Regional Papua Maluku, Anandoz Bangsawan, mengatakan dukungan Telkomsel pada kegiatan tersebut, dengan melakukan peningkatkan kualitas jaringan. Telkomsel menempatkan 1 unit Combat dan titik pelayanan/sales di venue di lokasi kegiatan.

“Secara posisi, sinyal Telkomsel didapat dari empat site dan secara kualitas aman, namun kami tetap berkomitmen dan selalu memastikan kualitas jaringan kami, sehingga di dapatkan True Broadband Experience (TRUBEX),” katanya melalui release yang diterima Bintang Papua, Kamis (29/8).

Event ini, kata Anandoz berkaitan erat dengan penggunaan internet, dan banyak pengguna smartphone yang menghandalkan internet secara mobile, tentu Telkomsel dapat menjawab kebutuhan para peserta

Ia mengatakan, Optimalisasi jaringan tidak hanya dilakukan di venue acara utama saja, namun juga di seluruh wilayah Jayapura dan Sentani, lantaran peserta datang dari berbagai daerah, dan tentunya ingin melihat kemajuan dari Jayapura dan menikmati keindahan alam yang ada.

“Dengan dukungan 639 BTS yang tersebar di Jayapura dan Sentani, Telkomsel siaga dalam mendukung kenyamanan dan kelancaran komunikasi para peserta dan masyarakat yang terlibat dalam acara ini,” jelasnya

Untuk diketahui, Festival Destika ini mendukung Program Nawacita butir ke-3 yang dicanangkan oleh Presiden RI, Bapak Jokowi yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan serta untuk mendukung pelaksanaan UU Desa.

Terkait itu, komitmen Telkomsel dalam membuka akses telekomunikasi di daerah terpencil dan perbatasan, sebut saja dengan hadirnya Telkomsel melalui program USO di Pegunungan Arfak 17 Agustus kemarin atau 9 BTS Merah Putih di Propinsi Papua tahun ini.

“Secara keseluruhan hingga saat ini, di daerah rural Papua Telkomsel hadir dengan 27 BTS USO dan 29 BTS Merah Putih”, tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Merlin mahasiswi asal Papua mengungkapkan kepuasannya dalam menggunakan Telkomsel ”Jaringan Telkomsel sangat baik di kawasan terpencil dan terisolir, saya senang bisa berkomunikasi dengan keluarga saya yang jauh di sana seperti di Pengunungan Bintang, Telkomsel menjadikan kami dekat”, imbuhnya.

Dalam menggelar layanan telekomunikasi di daerah terpencil dan perbatasan, Telkomsel sudah tidak memperhitungkan sisi bisnis, namun lebih mementingkan faktor kemasyarakatan. “Tantangan dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi tidak menjadi penghalang kami untuk memberikan wujud nyata komitmen kami membangun Papua” ungkap Anandoz.

Hadirnya Telkomsel di Destika, diharapkan dapat dimanfaatkan warga pedesaan dan peserta dalam mengikuti perkembangan dan menggali kemajuan teknologi melalui smartphone serta berbagi pemanfaatan internet ke masyarakat desa dalam mendukung desa berbasis TIK. (tis/aj)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*