Sky Aviation Siap Terbang Kembali

0
40
Foto: pesawat Sky Aviation F50. (ist)
Foto: pesawat Sky Aviation F50. (ist)

SIDOARJO– Maskapai Sky Aviation berencana membuka penerbangan lagi. Hal ini dilakukan, setelah operasionalnya dihentikan sejak Maret 2014 lalu.

Sebelum benar-benar terbang lagi, Sky Aviation membentuk manajemen baru yang kerjasama dengan Sky Mambruk Internasional. “Mengawali penerbangan kita akan terbang di wilayah Papua,” ujar Chairman Sky Aviation Alan Suryawijaya di Sidoarjo.

Alan menambahkan, manajemen baru dari Sky Aviation siap membangkitkan kembali maskapai yang sudah mengawali penerbangan terjadwal di tahun 2011 itu. Apalagi, saat ini pasar penerbangan semakin berkembang. Sky Aviation sudah melakukan kerjasama dengan Sky Mambruk Internasional, yang memiliki divisi jasa penerbangan Mambruk Motion.

Secara terbatas, Sky Aviation dan Mambruk Motion sudah melayani penerbangan secara carter untuk wilayah Papua.”Tapi saat ini, kami siapkan untuk kembali masuk di segmen penerbangan terjadwal. Kami sudah mengajukan izin ke Kementerian Perhubungan,” tandas Alan.

Aset maskapai itu antara lain pesawat jenis Cirrus SR20 dan Cirrus SR22 bermuatan tiga penumpang, Grand Cessna Caravan bermuatan sembilan penumpang, Fokker 50 bermuatan 50 penumpang, Boeing 737-300 bermuatan 130 penumpang, dan sukhoi superjet 100. Sembari menunggu izin dari Kemenhub, sebagai modal operasional, Sky Aviation menyiapkan dana sebesar Rp500 miliar sesuai peraturan pemerintah.

Bukan hanya itu, Alan mengaku akan menyiapkan 10 unit pesawat sebagai milik sendiri. Kedua langkah ini merupakan syarat dari Kemenhub yang harus mereka penuhi untuk mendapatkan slot sebagai maskapai berjadwal.

Direktur Utama PT Sky Mambruk Internasional, Toenjes S Mandiagasi menambahkan, pihaknya optimis kerjasama dengan Sky Aviation akan berlanjut tidak hanya untuk melayani perkembangan di wilayah Papua. “Kami juga mendukung dan mengembangkan bersama penerbangan terjadwal Sky Aviation di daerah lain Indonesia,” tegasnya sebagaimana dilansir okezone.

Untuk wilayah Papua, keberadaan pesawat terbang sangat diperlukan. Apalagi Sky Aviation punya pesawat kecil yang memiliki kemampuan mendarat di landasan pendek. (binpa/tis)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*