RPJMD Lima Tahun Disepakati

0
9
Kepala SKPD yang mengikuti Musrembang RPJMD
Kepala SKPD yang mengikuti Musrembang RPJMD

KEEROM – Dalam pelaksanaan Musrembang Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Kabupaten Keerom 2016- 2021 selama dua hari telah dilaksanakan dan berbagai sasaran dan program prioritas pembangunan yang akan dijadikan pedoman dan tuntutan dalam pelaksanaan pembangunan selama 5 tahun sesuai visi dan misi kepala daerah.

Dengan demikian, visi, misi, tujuan, sasaran, strategi dan arah kebijakan umum program prioritas dan pandanganya akan ditungkan dalam RPJMD telah disekati untuk dikerjakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom melalui SKPD selama lima tahun kedepan.

Hal itu diungkapkan Bupati Keerom Drs. Celcius Watae, MH dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Keerom Petrus Solossa, SE. M.Si pada penutupan Musrenbang RPJMD Tahun 2016- 2021 di Aula Kantor Bupati Keerom, Rabu (1/6) kemarin.

Dikatakan, dari hasil rumusan dan kesepakatan Musrenbang RPJMD 2016- 2021, Bupati mengajak semua untuk bekerja keras dan sungguh-sungguh untuk mengimplementasikan ke dalam program dan kegiatan yang mampu mengatasi kemiskinan, pengangguran, ketertinggalan dan keterbelakarangan demi terwujudnya jadi diri masyarakat Keerom yang mandiri dan bersahaja sebagai beranda terdepan NKRI.

“Tantangan yang akan dikerjakan kedepan tentunya tidak bisa dianggap ringan, karena kebutuhan pembangunan dan permasalahan yang dihadapi sangat banyak, sehingga tidak mungkin sepenuhnya dipenuhi dan dilaksanakan dalam kurun lima tahun,” ujar Bupati.

Oleh kerana itu, pimpinan SKPD diharapkan mampu memilih dan menentukan program prioritas pembangunan untuk percepatan serta menjawab permasalahan pembangunan dan kemasyarakatan Liam tahun yang akan datang.

“Saya telah katakan bahwa kesuksesan pembangunan sangat ditentukan proses dan matangnya perencanaan, yang telah menghasilkan arah dan kebijakan maupun program prioritas yang komprehensif, terintegrasi, sinergitas dan berkelanjutan. Tanpa mengabaikan semangat perencanaan partisipatif yang sesungguhnya,” ujar bupati.

RPJMD yang telah disepakati, lanjut bupati, agar dapat dijadikan pegangan dan acuan setiap SKPD pada tahapn penggangaran dan implementasinya setiap tahun.

“Sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Keerom,” jelasnya.(rhy/aj)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*