Ribuan Masyarakat Tolikara Hadiri Deklarasi Pasangan Calon Bupati Amos-Robeka

0
267
Foto :Calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, Amos Yikwa SP.M.SI dan Robeka Enembe S.STP, ketika mendeklerasikan maju pada Pilkada di Kabupaten Tolikara periode 2017-2022. Deklrasi berlangsung di Aula GIDI, Karubaga, Tolikara, Jumat (17/9/2016). (ist/Binpa)
Foto :Calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara, Amos Yikwa SP.M.SI dan Robeka Enembe S.STP, ketika mendeklerasikan maju pada Pilkada di Kabupaten Tolikara periode 2017-2022. Deklrasi berlangsung di Aula GIDI, Karubaga, Tolikara, Jumat (17/9/2016). (ist/Binpa)

TOLIKARA – Deklarsi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara periode 2017-2022, Amos Jikwa dan Robeka Enembe S.STP dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai Distrik Kabupaten Tolikara. Acara deklarasi tersebut berlangsung di Aula GIDI Ibu Kota kabupaten Tolikara, Sabtu (17/9/2016) pekan kemarin.

Dalam acara deklarasi itu dihadiri sejumlah pendeta mendoakan pasangan Amos-Beka untuk maju pada pemilihan Kepala Daerah serentak yang akan berlangsung pada tahun 2017 mendatang. Bahkan, sejumlah elemen masyarakat dan para pemuda di berbagai penjuru daerah Kabupaten Tolikara bersatu pada untuk memberikan dukungan penuh.

Tidak hanya itu, masyarakat bersama partai pengusung pasangan Amos-Beka yakni PKS dan PAN serta didukung penuh Partai NasDem dan PKB itu juga tandai bakar batu di lokasi sekretari Pemenangan Amos-Beka ibu Kota Karubaga, kabupaten Tolikara juga dilucurkan diluncurkan media Tolikara Bersatu untuk memberikan informasi secara utuh tentang perkembangan kabupaten Tolikara kedepan.

Kepala Bintang Papua, Amos Jikwa selaku Calon Bupati Tolikara menegaskan, deklrasi yang dilakukan ini sebagai tanda bahwa dirinya bersama pasangannya Robeka Enembe menyatakan siap maju dalam pilkada serentak 2017 mendatang.

Meski diakuinya bahwa Deklrasi yang dilakukan suatu hal yang luar biasa dengan dukungan antusias masyarakat Tolikara, baik yang ada di Kabupaten Tolikara, Wamena, Jayapura dan lainnya. Namun pihaknya, dalam waktu tiga hari kedepan bakal menyiapkan langsung persyaratan calon bupati dan calon Wakil Bupati untuk mendaftar ke KPU pada tanggal, 21 September 2017 nanti.

“Tentu langkah awal yang kami lakukan adalah untuk membentuk tim sukses pemenangan, Tim Koalisi dan serta relawan di 46 distrik. Kemudian kami mematangkan mematangkan strategi pemenangan dan setiap hasil kerja kami akan kami paparkan melalui media Center Amos-Beka,” tukas dia.

Untuk itu, Amos meyampaikan rasa terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh untuk maju menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara. “Ini sesuatu yang kami banggakan, karena masyarakat memberikan kepercayaan kepada kami untuk siap maju memimpin daerah yang selama masih tertinggal jauh,” pungkasnya.

Ia menegaskan, selama ini pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa dalam perkembangan dan kemajuan kabupaten Tolikara. Sebab, dirinya berada pada orang nomor dua (Wakil Bupati) sehigga segala keputusan tidak bisa dilakukan.

Untuk itu, dengan kepercayaan itu maka pembangunan akan menjadi fokus utama bagi pasangan Amos-Beka. “Tidak ada lagi melakukan kegiatan hanya dengan satu pintu, akan tetapi semua akan diratakan agar pembangunan ikut merata, yang akhirnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tukas dia.

Pada kesempatan itupula, pihaknya memohon doa restu dari masyarakat dan seluruh elemen agar dalam proses pencalonan hingga pada pemilihan terus didukung sampai mendapatkan hasil demi kemajuan kabupaten Tolikara. “Kami berharap pada seluruh masyarakat tidak saling menjatuhkan tapi bagaiman saling bersaing sehingga kita lebih baik dari kabupaten lain di Papua,” cetus Amos.
Disinggung alasan memilih Perempuan untuk mendampingi sebagai Calon Bupati Wakil Bupati Tolikara, Amos mengemukakan, pihaknya memilih perempuan karena perempuan Papua tidak hanya tinggal diam.

“Itulah alasannya saya memilih perempuan, artinya di Papua bukan hanya laki-laki tapi perempuan bisa mengangkat harkat jati dirinya perempuan untuk membangunTolikara yang lebihbaikkedepan,” tukasnya.

Bahkan, aku dia, Robeka Enembe memiliki kader terbaik dan telah teruji ditengah-tengah masyarakat Tolikara, dengan membangkitkan semangat rakyat di kampung-kampung. “Dia (Robeka) mampu menjawab apa yang menjadi keinginan ibu-ibu di kabupaten Tolikara dan harus ingin seperti Ibu Robeka,” ujarnya.

Lebihlanjut disampaikan bahwa wanita adalah orang yang dibelakangkan tetapi saat ini para perempuan tidaklah dibelakang karena perempuan papua sudah ada yang menjadi menteri dan juga pejabat di pemerintahan baik Provinsi dan juga Pusat.

“Dengan adanya Robeka saya dorong dia menjadi Wakil Bupati mendampingi saya agar ini menjadi satu langkah maju pembangunan manusia untuk perempuan di Papua khususnya di Pegunungan Tengah Papua. Jangankan Wakil Bupati, kepala daerah bahkan mentri di Indonesia dipimpin oleh Perempuan, sehingga tidak salah Robeke Enembe mendampingi saya,” Papar dia.

Ia menegaskan, dirinya terpanggil untuk menjadi menjadi orang nomor satu di kabupaten Tolikara, lantaran keperihatinannya dengan permasalahan pemerintahan yang tidak baik. Dimana ada 2000 lebih pegawai di lingkungan Pemda Tolikara namun yang masuk hanya beberapa saja dengan alasan yang tidak jelas sehingga ia berkomitmen memperbaiki sistem pemerintahan Tolikara yang berantakan.

“Sektor pendidikan dari Paud sampai perguruan tinggi akan saya perbaiki dan bila orang tolikara mau jadi dokor sekalipun kami siap mempasilitasinya karena itu masuk visi misi saya dan juga kesehatan di tingkat distrik saya lihat ini hanya bangunan serta tidak ada yang kerja sehingga itu harus di perbaiki manajemennya dan menaikkan insentif para pegawai ini agar sesuai dengan dimana mereka ditempatkan,”katanya.

Sementara itu, Ketua Koalisi Tolikara yang juga merupakan Ketua DPD PKS Kabupaten Tolikara, Yotam Robert Wonda SH menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan juga simpatisan yang telah mendukung acara deklerasi hingga berjalan lancar.
Iapun mengakui bahwa, pasangan Amos-Beka adalah sosok yang sederhana sehingga partai PKS memiliki niat untuk memberikan dukungan untuk maju sebagai bupati dan Wakil Bupati Tolikara pada periode 2017-2022.

“Kami yakin dan percaya bahwa pasangan Amos-Beka akan dapat mempersatukan masyarakat Kabupaten Tolikara yang selama ini terbelah. Kami juga yakin bahwa pasangan Amos-Beka akan dapat merangkul semua perbedaan-perbedaan yang ada selama ini terjadi,” tukas dia. (Loy/don)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*