Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Port Numbay Puskesmas di Kota Jayapura Dapat Bantuan Ambulan
Puskesmas di Kota Jayapura Dapat Bantuan Ambulan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Selasa, 21 Februari 2012 22:44

Walikota saat melihat peralatan medis yang di dalam mobil jenazahJAYAPURA – Berdasarkan Riset Fasilitas Kesehatan (Risfaskes) tahun 2011 yang dilaksanakan oleh Badan Litbang Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa Kota Jayapura merupakan salah satu dari 17 kabupaten/kota di Provinsi Papua yang Puskesmasnya tidak memiliki ambulan.
“Namun kelebihannya semua Puskesmas Jayapura Kota memiliki mobil Pusling dengan kondisi lebih dari 80 persen baik,” ujar Walikota Jayapura, Drs. Benhur Tommy Mano, MM saat menyerahkan bantuan mobil ambulans untuk Puskesmas Skow, Selasa (21/2).
Dengan adanya bantuan mobil ambulan yang merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI tersebut, sehingga pelayanan medis kepada masyarakat dapat lebih optimal.
“Agar masyarakat yang butuh pertolongan medis dapat tertolong tanpa menghadapi kendala. Lebih khusus lagi di bagian Puskesmas, dengan demikian Pemerintah Pusat melalui Menteri Kesehatan membantu beberapa unit kendaraan beroperasi kepada Pemerintah Kota Jayapura,” ujar Walikota.
Penyerahan dan penandatangan penerimaan barang tersbeut langsung dilakukan Kantor Walikota Jayapura. Dalam acara penyerahan tersebut Walikota Jayapura dalam sambutannya mengatakan, bantuan yang diserahkan oleh Pemerintah Pusat melalui menteri kesehatan, merupakan bukti dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Kota Jayapura secara khusus di wilayah pengguna kendaraan tersebut.
Walikota menegaskan mobil ambulan tersebut diberikan untuk kepentingan pelayanan kesehatan, secara khusus digunakan untuk merujuk pasien ke Rumah Sakit. “Sehingga kepada kepala Puskesmas untuk dapat dipergunakan sebagai mana alifungsinya,” tandasnya.
Sementara itu Kementerian Kesehatan bagian Dirjen BUK Dr.Bambang M yang hadir daslam penyerahan mobil ambulan tersbeut mengatakan,  bantuan mobile ambu    lan dari Pemerintah Pusat melalui Menteri Kesehatan adalah sebanyak 3 unit, namun 2 unitnya menyusul. (cr-31/LO2)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul