Polres Jayapura Tetapkan 8 Oknum Pelajar  Sentani Sebagai Tersangka  

0
48
Foto: Kapolres Jayapura, AKBP Gustav Robby Urbinas saat menyatakan, 8 pelajar terancam kurungan penjara selama 3 tahun diruang kerjanya, Rabu (12/10) kemarin
Foto: Kapolres Jayapura, AKBP Gustav Robby Urbinas saat menyatakan, 8 pelajar terancam kurungan penjara selama 3 tahun diruang kerjanya, Rabu (12/10) kemarin

SENTANI  –   Kapolres Jayapura, AKBP Gustav Robby Urbinas mengatakan telah menetapkan 8 oknum pelajar di Sentani, yang diduga melakan tindak penganiayaan dan kekerasan. Kedelapan orang tersebut terancam kurungan penjara 3,6 Tahun.

“Sudah 8 orang ditetapkan sebagai tersanka yakni  NA, IP, AN, HN, TA,MP , N dan G mereka  dijerat Pasal 80 ayat (1) Jo Pasal 76 c  UU RI  No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” kata Gustav kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (12/10).

Gustav menjelaskan, sebelumnya ada 12 orang pelajar yang dilaporka, dimana 4 orang oknum lainnya, hanya berstatus saksi. “ Jadi proses hokum untuk 8 orang pelajar ini berlanjut lantaran proses mediasi mengalami jalan buntu,” katanya

Terkait dengan penahanan, menurut Gustav, para tersangka ini hanya berstatus wajib lapor. Kepolisian tidak melakukan penahanan karena mereka berstatus pelajar, bahkan beberapa diantaranya sedang menghadapi ujian sekolah. “Mereka ini wajib lapor saja” katanya.

Menanyakan tentang motiv dan tindakan pelanggaran hokum yang dilakukan, Gustav menjelaskan dugaan awal karena masalah pacar.  Salah satu tersangka mengklaim, korban merebut pacarnya yang berbuntut pada rasa iri dan timbul untuk melakukan penganiayaan terhadap
korban.

Disinggung perbuatan itu sempat direkam lalu disebarkan kelingkungan
sekolah, Gustav menegaskan, setelah ditelusuri mendalam, Polisi tak
menemukan rekaman video penganiayaan dan kekerasan dialami korban yang
disebarluaskan kelingkungan sekolah sehingga dari itu 8 pelajar itu
hanya dikenakan UU Perlindungan Anak saja ,” tegasnya. (yft/tis)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*