Persipura Tuding Wasit Memihak

0
52

Dibungkam Perseru Serui 0-2

Jayapura – Manajemen tim sepak bola Persipura Jayapura segera melayangkan surat protes kepada operator liga Torabika Soccer Championship (TSC) terkait kinerja wasit yang memimpin laga di Stadion Marora, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Sabtu sore.

“Saya sudah perintahkan manajer dan media officer untuk layangkan surat kepada operator liga atau GTS terkait kinerja wasit di pertandingan tadi,” kata Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano dalam rilis yang diterima Antara di Kota Jayapura, Sabtu malam.

Wasit dan hakim garis yang memimpin laga antara timnya, Persipura Jayapura menantang tuan rumah Perseru Serui, dianggap berat sebelah, atau tidak bekerja secara profesional sehingga merugikan tim asal Kota Jayapura itu.

“Saya saksikan langsung pertandingan itu dan sangat disayangkan pertandingan yang seharusnya berjalan bagus serta menarik terganggu dengan keputusan wasit yang menurut kami kurang tepat. Inikah wajah sepak bola Indonesia?, katanya dengan nada tanya.

Sementara harapan dari Presiden Joko Widodo terhadap tata kelola sepak bola di tanah air semakin membaik setelah sempat dibekukan.

Namun, kata Benhur Tommy Mano yang akrab disapa BTM itu, tata kelola sepak bola yang dimaksud belum didapatkan, terutama dengan kinerja wasit.

“Harapan Presiden Joko Widodo untuk membenahi tata kelola sepak bola Indonesia seharusnya dilaksanakan dengan baik oleh seluruh instrumen pendukung, termasuk wasit sebagai pengadil lapangan,” katanya.

Tetapi, BTM tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan tim tuan rumah Perseru Serui, karena berhasil menundukkan timnya dengan skor 0-2.

“Saya sampaikan selamat kepada Perseru Serui atas kemenangannya, dan terima kasih kepada Persipuramania Jayapura dan Biak yang sudah dampingi kami di Serui. Terima kasih juga kepada Persipuramania dari Serui dan Persipuramania dari Waropen,” katanya.

Perseru Serui memastikan kemenangannya atas Persipura Jayapura lewat gol yang dicetak oleh Ikpefua Osas dan Paulus Hisage dipenghujung babak kedua, sehingga memupuskan harapan tim tamu berjuluk Mutiara Hitam untuk memuncaki klasemen sementara TSC.

Sebagaimana diketahui, Tim tamu Persipura Jayapura harus mengakui keperkasaan tuan rumah Perseru Serui setelah takluk 0-2 dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion Marora, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Sabtu sore.

Kedua gol tim tuan rumah dicetak diakhir babak kedua oleh Ikpefua Osas dan Paulus Hisage, sehingga memupuskan harapan tim tamu berjuluk Mutiara Hitam untuk memuncaki klasemen sementara TSC.

Pelatih Persipura Angel Alfredo Vera ketika dihubungi mengaku telah berupaya untuk memberikan yang terbaik buat tim, hanya saja pengadil lapangan berat sebelah.

“Babak pertama kami dan Perseru sama-sama bermain baik dan kami berusaha membuka peluang untuk buat gol tapi kami tidak beruntung. Di babak kedua kami terus berusaha tetapi belum berhasil juga, Perseru bisa buat gol dari serangan balik,” katanya.

“Pertandingan tadi memang panas dan penonton bisa lihat wasit memimpin seperti apa? Kami sudah main maksimal untuk raih tiga poin tapi gagal,” sambung Angel Alfredo Vera.

Sementara itu, pemain tengah Imanuel Wanggai menyampaikan selamat kepada tim Perseru Serui yang berhasil memaksimalkan laga kandangnya, dengan meraih poin maksimal.

“Saya sampaikan selamat kepada tim Perseru karena sudah menang. Kami hormati kemenangan Perseru, hanya saja yang ingin saya tegaskan adalah kinerja wasit,” katanya.

Wasit pemimpin laga, kata dia, terkesan berat sebelah dengan memberikan keputusan-keputusan kontroversional sehingga sejumlah peluang dan keuntungan yang harusnya didapatkan oleh timnya tidak diberikan.

Namun sebaliknya pelanggaran dari tim tuan rumah kepada tim tamu tidak digubris.

“Kinerja wasit, memang masih perlu dibenahi agar sepak bola Indonesia bisa lebih baik. Ini yang kami sayangkan sekali, sebaiknya harus menjadi perhatian pihak terkait,” katanya.(ant/don)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*