Perbankan Diminta Kreatif Lakukan Pembiayaan Sektor Pangan

0
2
Foto: Kepala BI Perwakilan Provinsi Papua, Joko Supratikto. Saat jumpa pers belum lama ini. (dok)
Foto: Kepala BI Perwakilan Provinsi Papua, Joko Supratikto. Saat jumpa pers belum lama ini. (dok)

JAYAPURA – Deputi Direktur Departemen Pengembangan UMKM Bank Indonesia, Ika Tejaningrum meminta pihak perbankan untuk kreatif dalam melakukan pembiayaan terhadap UMKM di sektor tertentu, terutama di sektor produksi pangan.

“Untuk sektor tertentu, seperti perikanan dan pertanian, itu sepertinya perlu skema khusus. Seperti KUR, harusnya bank kreatif untuk memperkenalkan skema yang sesuai dengan komoditi tersebut,” ujarnya.

Dia memandang peningkatan produksi pangan lokal, khususnya bagi Papua yang sebagian besar bahan pokok di pasok dari luar daerah, sangat diperlukan.

Karenanya pihak perbankan yang memiliki kemampuan untuk melakukan pembiayaan, khususnya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), dianggap mampu mendorong hal tersebut.

“Ketentuan BI berlaku umum, tidak khusus untuk sektor tertentu. Kami hanya hadir untuk penyiapkan debitur yang layak sehingga bank tertarik memberikan pembiayaan. Ini sifatnya dapat memutus rantai pasar yang jauh,” kata dia.

Ketergantungan Papua terhadap bahan pokok dari daerah lain membuat sektor transportasi sangat mempengaruhi laju inflasi daerah. Hal ini juga yang ingin segera diatasi dengan peningkatan produksi pangan lokal.

Ika juga menjelaskan untuk meningkatkan perekonomian daerah, pengembangan cluster bukan hanya untuk sektor pangan, tapi juga untuk produk unggulan daerah.

“Misalkan batik Papua yang khas sekali, itu bisa menjadi unggulan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.(ant/tis)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*