Penjabat Walikota Diminta Tidak Intervensi Penyelenggara Pemilukada

0
79

JAYAPURA – Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kota Jayapura, Christian Kondobua, SH.MH, meminta kepada Penjabat Walikota Jayapura, Daniel Pahabol untuk tidak melakukan intervensi terhadap kinerja Panwas Kota Jayapura terkait dengan gugatan kandidat yang tidak menerima hasil pleno KPU Kota Jayapura tertanggal 1 Oktober 2016 lalu.

“Kami sayangkan atas kunjungan Penjabat Walikota Daniel Pahabol yang dalam kunjungannya menintervensi kinerja Panwas Kota Jayapura terhadap gugatan sengketa di Panwas Kota Jayapura,” ungkapnya saat menghubungi Bintang Papua, via ponselnya, Minggu, (16/10).

Menurutnya, harusnya Penjabat Walikota Daniel Pahabol tidak melakukan kunjungan, karena forum seperti ini merupakan mekanisme internal penyelenggara Pemilukada dalam menyelesaikan masalah yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun.

Ditegaskannya, yang seharusnya dilakukan Penjabat Walikota dalam kapasitas sebagai pembina politik dan pemerintahan adalah sebaiknya memanggil KPU Kota Jayapura dan Panwaslu Kota Jayapura untuk berkoordinasi.

Dalam rapat koordinasi itulah Penjabat Walikota Daniel Pahabol dapat meminta update tahapan yang sudah dilaksanakan, dan memberikan pandangan terkait tahapan atau kasus yang terkait.

Namun yang terpenting disini ialah penyelenggara disupport dan diingatkan untuk terus bekerja secara konsisten sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Jadi tidak perlu berkunjung ke Kantor Panwas Kota Jayapura walaupun niatnya mungkin baik tapi tidak tepat momentnya, apa lagi sedang berlangsung musyawarah,” tegasnya.

Ditambahkannya, jikalau Penjabat Walikota Daniel Pahabol berkunjun disaat Panwas Kota Jayapura tidak sedang bermusyawarah, itu pada prinsipnya sangat baik, karena bisa saling berkomunikasi soal anggaran misalnya atau hal lainnya, tapi jika dalam keadaan berkunjung ke Panwas yang masih dalam proses sengketa Pemilukada, tentunya dipertanyakan.(Nls/aj)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*