Pemkab Yapen Canangkan Belkaga

0
41

2016-10-13-rgm-kaki-gajaSERUI – Dalam rangka Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) di Kabupaten Kepulauan Yapen, Pemerintah bersama masyarakat Yapen berkomitmen mewujudkan Yapen bebas Penyakit Kaki Gajah (Filariasis) tahun 2020.

Hal itu dikumandangkan dan dicanangkan Wakil Bupati Yapen, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA didampingi Kajari Frengkie Son, SH, MH, Kapolres AKBP. Darma, Waket I DPRD, Franklin Numberi, SE, para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah, Dirut PT. Perseru Ir. Yance Banua bersama Manajemen dan tim Perseru Serui.

Bupati Yapen melalui Wabup Frans Sanadi memgajak seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah dan pihak swasta untuk menyukseskan pencanangan Belkaga di Yapen. Setahun sekali obat Filariasis harus di minum dan obat itu dapat diterima atau diperoleh di seluruh Puskesmas.

Oleh karean itu, Sanadi mengajak seluruh masyarakat khususnya yang tinggal di pesisir pantai agar mendatangi Puskesmas yang terdekat guna mendapatkan obat kaki gajah. Kita harus mencegah sedini mungkin, karena itu, setahun sekali obat kaki gajah harus di minum, imbuh Sanadi.

Momen pencanangan Belkaga di Bulan Oktober tepatnya Sabtu (8/10) di Markas Marora Stadion Perseru Serui, Perseru sebagai Maskot untuk memerangi dan mencegah penyakit kaki gajah.

Dimana sebelum pertandingan lanjutan ISC A 2016 antara Perseru vs Persipura dengan skor akhir (2-0), Manajemen, Pelatih bersama seluruh Pemain turut bersama-sama Wabup dan unsur Forkopimda mengabadikan foto bersama, yang disambut ribuan penonton yang memadati Stadion Marora. Pencegahan secara dini untuk mengantisipasi penyakit kaki gajah, masyarakat harus minum obat sekali saja di Bulan Oktober. Selanjutnya Yapen tahun 2020 akan bebas dari penyakit kaki gajah. (Tam/don)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*