Peminat Mobil LCGC Matik Diyakini Akan Terus Tumbuh

0
2
JAKARTA – Tahun depan, Datsun Indonesia akan menghadirkan versi transmisi otomatis mobil low cost green car (LCGC) Datsun GO Panca dan GO+ Panca. Datsun bisa dibilang terlambat menghadirkan varian LCGC matik jika dibandingkan dengan kompetitor.
 
Dengan adanya transmisi otomatis, merek mobil di bawah PT Nissan Motor Indonesia (NMI) tersebut berharap penjualannya bisa lebih banyak lagi.
 
Head of Datsun Indonesia Indriyani Hadiwidjaja mengatakan, varian transmisi otomatis sangat penting bagi Datsun. Ia yakin, akan lebih banyak konsumen LCGC yang memilih mobil matik. Saat ini mobil matik hanya menyumbang 30 persen dari total pasar LCGC.
 
“Matik punya pasar tersendiri. Menurut saya, LCGC matik itu adalah upgraders dari konsumen mobil manual. Karena first time buyer, jadinya pasti pasar matik akan selalu ada dan potensi growing-nya makin besar,” ujarnya, sebagaimana dilansir Okezone.
 
Daihatsu dan Toyota telah meluncurkan LCGC MPV Sigra dan Calya yang merupakan pesaing GO+ Panca pada Agustus 2016. Keduanya sudah dibekali pilihan transmisi manual dan otomatis.
 
Namun, data internal masing-masing APM memperlihatkan komposisi penjualan mobil manual mendominasi. Kontribusi penjualan Daihatsu Sigra antara transmisi manual dan otomatis, 75 dan 25 persen. Hal yang sama juga terjadi pada Toyota Calya. Sebanyak 90 persen pembeli Calya memilih varian tertiggi yakni G. Sekira55 persen pembeli Calya G tersebut lebih memilih transmisi manual.(binpa/aj)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*