Pemda Bahas Penyelesaian Wilayah Objek Wisata Yowom

0
7
foto - Wabup Keerom, Muh Markum, SH (tengah) didampingi Kadis Porabud Keerom, Andi Rahman Nonsy (kanan) dan Kepala Bappeda Keerom, Hulman Sitinjak saat melakukan koordinasi penyelesaian wilayah administrasi Obyek Wisata Yowom di Distrik Skanto di aula Bupati Keerom, Kamis (13/10).
foto – Wabup Keerom, Muh Markum, SH (tengah) didampingi Kadis Porabud Keerom, Andi Rahman Nonsy (kanan) dan Kepala Bappeda Keerom, Hulman Sitinjak saat melakukan koordinasi penyelesaian wilayah administrasi Obyek Wisata Yowom di Distrik Skanto di aula Bupati Keerom, Kamis (13/10).

KEEROM – Potensi obyek pariwisata di Kabupaten Keerom cukup tinggi. Untuk itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk memajukan daerah, salah satunya dengan memberikan perhatian terhadap obyek-obyek pariwisata yang ada.

Sehingga Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Keerom menyelenggarakan kegiatan koordinasi penyelesaian wilayah administrasi Obyek Wisata Yowom yang terletak di Distrik Skanto yang dipimpin langsung oleh Wabup Keerom Muh Markum, SH didampingi Kepala Disporabud Keerom, Andi Rahman Nonsy dan Kepala Bappeda Keerom, Hulman Sitinjak, di Aula Bupati Keerom,Kamis (13/10) kemarin.

“Penyelesaian ini kami undang para tetua-tetua adat di Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura untuk menyatukan persepsi dalam penyelesaian wilayah administrasi Obyek Wisata Telaga Yowom yang terletak di Distrik Skanto,” ujar Muh Markum usai ditemui wartawan disela-sela acara.

Ia mengatakan, setelah dilakukan koordinasi, tentunya Pemda Keerom masih melakukan pertemuan-pertemuan lagi. Tidak hanya kali itu saja, karena masih dilakukan pembahasan-pembahasan yang lebih mendalam lagi.
Hal itu, supaya kedepannya jika semua sudah komitmen menjadikan penyelesaian wilayah telaga Yowon sebagai obyek Wisata di Distrik Skanto. Karena kalau semua sudah berkomitmen dan tidak ada dipermasalahkan lagi.

Selain itu, di Kabupaten Keerom sendiri potensi obyek wisata sangat banyak, mulai dari agrobisnis, agrowisata seperti di Arso XIV, di Distrik Waris juga ada, termasuk di Distrik Web dan Senggi di sana ada potensi obyek wisata.

“Saat ini kita baru lakukan perencanaan kalau pendanaan belum, kalau saya katakan perencanaan itu wajib hukumnya, karena dalam membangun harus dilakukan terlebih dahulu perencanaan,” jelasnya.
Sementara itu, Kadisporabud Keerom, Andi Rahman Nonsy mengungkapkan, pada intinya jika Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom ingin memajukan semua daerah yang memiliki potensi obyek wisata.
Jika dikembangkan dengan baik, secara pasti daerah tersebut akan maju, karena memiliki dampak yang luar biasa.
Daerah itu secara perputaran ekonomi akan jauh lebih maju, daerahnya semakin berkembang dan bisa membantu menyumbang PAD.

Sementara itu juga Kepala Bappeda Keerom Hulman Sitinjak, SE., MM mengatakan, apabila mau mengelola obyek wisata harus dilakukan perencanaan dengan baik dan didukung semua pihak.
Sehingga jika sudah dianggarakan pembiayaannya melalui APBD Keerom, semua harus jelas dan ada manfaatnya untuk daerah. (rhy/aj)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*