Pembangunan Gedung GPdI Jemaat Alfa Omega Dimulai

0
17
FOTO: Suasana peletakan batu pertama pembangunan gedung ibadah GPdI Alfa Omega diletakkan pimpinan Gereja GPdI diwakili Watopa, Pemerintah Bupati Tonny Tesar, wakil rakyat Ketua DPRD Melianus Wayangkau, Kepala Kementerian Agama Yapen, Dandim, Wakapolres dan pemilik tanah keluarga Manripon. Ft. Binpa/Tamrin
FOTO: Suasana peletakan batu pertama pembangunan gedung ibadah GPdI Alfa Omega diletakkan pimpinan Gereja GPdI diwakili Watopa, Pemerintah Bupati Tonny Tesar, wakil rakyat Ketua DPRD Melianus Wayangkau, Kepala Kementerian Agama Yapen, Dandim, Wakapolres dan pemilik tanah keluarga Manripon. Ft. Binpa/Tamrin

SERUI – Pembangunan gedung ibadah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat “Alfa Omega” Wilayah Yapen Selatan Kelurahan Serui Kota Kabupaten Kepulauan Yapen, sejak kemarin bangunan fisiknya sudah boleh dilaksanakan, seiring, peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja, Kamis (13/10), oleh Bupati Tonny Tesar, S.Sos, Ibadah peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja dipimpin, Pdt. Takanuai anggota Majelis wilayah GPdI, bersama warga jemaat Alfa Omega dan para Gembala dari GPdI, hadir pula Bupati, Ketua DPRD, Melianus Wayangkau, SE, Dandim 1709/ Yapen dan Waropen, Letkol Inf. Sat Hari Wibowo, Wakapolres Yapen, Kompol D. Komboy, Kepala Kementerian Agama Yapen, para anggota DPRD, dan para pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten kepulauan Yapen.

Niat serta rencana mendirikan sebuah rumah Tuhan adalah suatu pertanda akan semakin bertambahnya kadar kualitas iman percaya kepada Allah Bapa Surgawi, serta munculnya suatu keinginan dan kerinduan untuk menghadirkan khadirat Allah untuk tinggal dan diam bersama kita sebagai sumber kekuatan hidup di atas muka bumi ini.

Demikian dikemukakan Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos pada peletakan batu pertama pembangunan gedung ibadah GPdI jemaat Alfa Omega, siang kemarin. Lebih jauh Bupati mengemukakan bahwa menyikapi rencana pembangunan gedung Gereja yang dilakukan oleh jemaat setempat, maka ada sebuah hal penting yang perlu diketahui bahwa peletakan batu pertama adalah sebuah awal permulaan yang baik, yang tentunya harus dilanjutkan dengan sebaik-baiknya hingga berakhir pada berdirinya sebuah gedung Gereja sebagaimana dikehendaki oleh jemaat Alfa Omega.

Diakuinya, dalam melewati seluruh tahapan pekerjaan pembangunan hingga berdirinya gedung gereja kedepan, pasti tidak terlepas dari adanya kebutuhan finansial maupun material yangemadai, namun selaku orang yang percaya, janganlah hal itu membuat jemaat dan panitia pembangunan berkecil hati apalagi berputus asa, melainkan serahkan sepenuhnya pada Allah melalui kekuatan Doa. Sementara proses acara yang dimulai dengan ibadah, dilanjutkan peletakan batu pertama dan diakhiri makan bersama atau makan Agape. (Tam/don)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*