Miras, Seorang Pemuda Perkosa Anak Unur 8 Tahun

1
265
Foto – Tersangka MG saat diamankan di Polres Keerom atas dugaan pemerkosaan terhadap anak usia 8 tahun.
Foto – Tersangka MG saat diamankan di Polres Keerom atas dugaan pemerkosaan terhadap anak usia 8 tahun.

KEEROM – Diduga dipengaruhi minuman keras (Miras) dan memperkosa seorang anak (sebuat saja mawar) yang masih usia 8 tahun, seorang pemuda berinisial MG (31) dibekuk aparat Polres Keerom.

MG pun berhasil diringkus aparat kepolisian dari Polres Keerom guna proses hukum atas perbuatannya tersebut.

Bunga yang  masih berstatus pelajar SD, diduga di perkosa oleh MG warga Kampung  Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom.

Kapolres Keerom AKBP. Simon Sahureka saat dikomfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian pemerkosaan yang dialami bunga di Arso Kota tersebut.

Kapolres Keerom menjelaskan, kasusnya terjadi pada Hari Jumat (14/10) sekitar  pukul 11.00 WIT.

Saat itu pelaku  bersama ayah korban berinisial MN dan 2 orang temannya lagi masing-maisng berinisial DO dan KK sedang kumpul di rumah MN untuk mengkonsumsi  minuman keras.

Dan sekitar  pukul 01.00 WIT dini hari MN menyuruh KK untuk membeli minuman keras 1  paket jenis vodka,  selanjutnya dikonsumsi lagi bersama MN menuju ke Jln Karang Arso, Kampung Fan dan meminum bersama AG.

“Sekitar  pukul 05.00 WIT pelaku mendatangi rumah MN  lalu menuju ke kamar dan mencekik korban,  selanjutnya korban dibawa  ke rumah pelaku,” ungkap Kapolres kepada wartawan saat ditemui di Mapolres Keerom, pekan kemarin.

Selanjutnya, sekitar pukul 05.15 WIT pelaku mendatangi MN di Arso Kampung yang sementara  masih mengkonsumsi  Miras dan pelaku memberitahu bahwa korban berada di rumahnya.

Setelah itu MN menuju ke rumah pelaku dan mendapati korban sudah berlumuran darah di sekitar kemaluannya.

Mengetahui hal itu MN langsung kembali untuk mencari pelaku. Setelah bertemu, MN sempat emosi dan menendang dan memukul pelaku.

Dan sekitar pukul 08.00 WIT Anggota  jaga Polsek Arso yang dipimpin  Waka Polsek Arso menangkap pelaku dan membawa ke Unit PPA untuk  pemeriksaan  lebih lanjut.(rhy/aj)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*