Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Mimika Manajemen PTFI Tawarkan 7 Paket Dalam PKB
Manajemen PTFI Tawarkan 7 Paket Dalam PKB PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Selasa, 06 September 2011 16:35

TIMIKA—Perundingan PKB antara Manajema PTFI dengan PUK FSP SPSI PTFI yang  berlangsung pada Juli hingga Agustus lalu, manajemen PTFI mengajukan 7 paket tawaran kepada SPSI PTFI. Tawaran manajemen sesuai penjelasan beberapa tim perunding PTFI sesuai dengan kondisi riil yang ada dalam perusahaan saat ini. Perusahaan telah menawarkan berbagai paket bonus yang cukup besar nilainnya.
Tujuh paket tawaran menurut Kadinsostenakertrans Kabupaten Mimika, Dionisius Mameyao, SH.M.Si  kepada wartawan usai pertemuan dengan manajemen dan tim perunding PTFI di Aula Otomona Hotel Grand Tembaga, antara lain, penyesuan upah pokok bagi karyawan non staf sebesar 11 persen ditambah 11 persen.  Artinya, tahun 2011 ada kenaikan 11 persen, yang diikuti dengan kenaikan 11 persen pada tahun 2012 mendatang. Tawaran kedua, perusahaan PTFI memberikan bonus metal bulanan sebagai peningkatan bonus tembaga kuatara sebesar kurang lebih 230 persen, ketiga,  tabungan hari tua, sebagai peningkatan pemanfaatan setelah pension,  sebesar 4 persen dengan tawaran 1 persen dari karyawan, 3 persen dari perusahaan. Tawaran ke empat,  peningkatan nilai pinjaman perumahan  yang ada saat ini sebesar 25 persen menjadi 125 persen deng subsidi sebesar 25 persen. Kelima,  peningkatan pelayanan kesehatan kepada karyawan kepada karyawan dan keluarga diarea Timika melalui rumahsakit rujukan.
Tawaran keenam, peningkatan nilai bantuan pendidikan karyawan 75-100 persen. Perusahaan akan bekerjasama dengan pihak ketiga  untuk mendirikan sekolah berkualitas di Kabupaten Mimika. Ketujuh, peningkatan bonus SIM (Shift) di lokasi kerja sebesar 25 persen sampai 33 persen. Dion mengatakan, gambaran singkat mengenai gambaran singkat pertemuan bersama manajemen PTFI soal tawaran mereka yang hingga akhir pertemuan PKB tidak diterima oleh tim perunding SPSI. Meskipun dengan 7 tawaran yang bekelimpahan bonus dan bentuk kesejahteraan bagi karyawan hingga akhir perundingan tidak diterima oleh SPSI, hingga sampai pada pengajuan surat mogok kerja jilid dua yang akan berlangsung selama 12 bulan kedepan nanti.
Sementara tawaran dari PUK FSP SPSI PTFI dalam perundingan antara lain dengan tawaran terendah 43 dollar per jam dan tawaran tertinggi sebesar 200 dollar per jam. Selama perundingan, SPSI berbuka diri untuk tawar menawar hingga angka terendah sampai 17 dollar per jam. Angka terendah inipun tidak diterima tim perunding manajemen PTFI hingga akhir perundingan tanpa ada hasil apapun. (hdm/roy/lo2)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul