Menteri Lembong: Tolikara Sangat Cocok Kembangkan Perkebunan Kopi Torabica

0
10
foto: Menteri Perdangangan RI Thomas Trikasih Lembong sedang membeli  satu sisir pisang  dari mama-mama di pasar yang ada di Kurubaga Tolikara. (humas)
foto: Menteri Perdangangan RI Thomas Trikasih Lembong sedang membeli  satu sisir pisang  dari mama-mama di pasar yang ada di Kurubaga Tolikara. (humas)

Karubaga- Menteri Perdagangan RI Thomas Trikasih Lembong didampingi Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya bersama rombongan yakni Staf Kemendag,Pokja Papua,Pemrov Papua,dan Bank Mandiri mengunjungi Kabupaten Tolikara di Karubaga,  Sabtu,11 Juni 2016.

Dalam kunjungan tersebut Menteri Perdagangan RI Thomas Trikasih Lembong langsung menggelar pertemuan dengan para petani Tolikara di Aula Kantor Bupati Tolikara di Igari. Dalam pertemuan tersebut Menteri Pergadangan RI Tom Lembong mengakui sangat mengagumi indahnya alam Tolikara yang memiliki topografi yang bergunung – gunung dan lembah – lembah yang sangat kaya dengan sumber daya alam yang sangat melimpah. Dirinya juga memberikan penghargaan tinggi kepada seluruh warga Tolikara karena saat tiba di Bandara Karubaga menggunakan jasa penerbangan pesawat Susi Air di  disambut hangat dengan tari – tarian khas Tolikara. Selain itu ketika berjalan di kota Karubaga melihat masyarakat Tolikara hidup rukun,terbuka,dan damai suatu anungra Tuhan yang patut kita jaga,kelola dan manfaatkan dengan baik.

“Kisa moral seseorang yang awalnya kerja keras sehingga mencapai kesuksesan, sudah kaya tetapi akhirnya sendirian mungkin pengalaman yang paling tragis dalam hidup itu, umpamanya kalau meninggal sendiri tanpa dikelilingi orang – orang yang kita cintai dan mencintai kita kembali. Usaha apapun juga,  termasuk usaha perkebunan kopi dan buah merah dan buah – buahan lainnya apala gunanya kalau tidak disertai aksebilitas yang memadai. Pemerintah melalui kementerian perdagangan berencana akan menyiapkan tenaga – tenaga penyuluh terpadu UMKM di sejumlah bidang usaha baik di bidang  perdagangan,pertanian perkebunan,dan peternakan untuk banyak memberikan pelatihan di sejumlah bidang usaha itu di Tolikara Papua termasuk Kabupaten lain di seluruh Indonesia. Karena daerah Tolikara memiliki tanah yang sangat subur tanpa adanya pupuk kita tanam bibit buah – buahan atau sayur – mayur apa saja memberikan hasil yang sangat melimpah,terutama komoditas unggulan seperti kopi dan buah merah,”ujar Tom Lembong.

Menurutnya, sebetulnya yang penting itu bukan uang atau keuntungan atau profit memang keuntungan itu perlu supaya ada uang lebih, ada tabungan, ada modal yang lebih untuk menumbuhkan bisnis,menumbuhkan perdagangan tetapi sebetulnya yang paling penting dalam perdangan itu adalah hubungan social antar manusia, jadi setiap kali ada transaksi antara penjual dengan pembeli disitu ada titik temu terjadi kesepakatan tukar barang dengan uang dan sebaliknya, disini terjadi persahabatan di dalam perdagangan hal ini sering disebut dengan langganan karena langganan itu bisanya lama – lama jadi sahabat.

“Saya lihat Bapak Presiden kita saat ini Jokowidodo  mempunyai kecintaan yang sangat khusus terhadap masyarakat Papua,dan alam Papua. Jika kita berbincang – bincang dengan pak Presiden mengenai Papua pasti pak Presiden Jokowi tanya apa lagi yang akan kita buat dan lainnya. Karena itu saya bersama teman – teman yang ada di sejumlah kementerian RI diminta untuk melihat kondisi riil di daerah Papua yang sesungguhnya. Dalam perjalanan saya ini saya menjumpai Papua, terutama Tolikara memiliki topografi yang sangat cocok untuk mengembangkan usaha perkebunan kopi. Karena itu apa yang disebut dengan kopi torabika sangat cocok di kembangkan di seluruh daerah Tolikara karena daerah Tolikara memiliki iklim sub tropis berada dengan curah hujan yang cukup tinggi dengan ketinggian rata – rata 1,lebih diatas permukaan laut sesuai data BPS Pusat. Karenanya saya percaya kedepan Tolikara akan mampu menjadi penghasil industri kopi torabica yang unggul.

Sementara itu Staf Khusus Presiden Lenis kogoya lebih banyak menekankan tentang pentingnya kasih, mengasihi antar sesama manusia,hidup tanpa kasih kedamaian tidak akan pernah tercipta. Pejabat daerah maupun para petani,dan para pelaku UMKM harus mampu hidup dengan dasar kasih. Semua masyarakat Papua, termasuk masyarakat Tolikara harus hidup dengan dasar kasih.

“semboyan Negara kita NKRI adalah Bhineka tunggal ika artinya berbeda – beda, tetapi kita adalah satu,satu tanah air Indonesia. Semboyan ini mengajarkan tentang kasih mengasihi sesame orang lain tanpa mebedakan suku,dan ras,kita mengelolah sumber daya alam yang kita miliki ini dengan hati maka pembangunan dan kesejahteraan manusia akan terwujud dengan baik” kata Lenis kogoya.

Usai melakukan pertemuan dengan petani bersama masyarakat Tolikara itu Menteri Perdangangan di dampingi Staf Presiden bersama robongan,dan Sekda Tolikara serta sejumlah pimpinan SKPD mengunjungi pasar mama – mama Tolikara di Karubaga. Menteri Perdagangan Tom Lembong sempat berdiskusi dengan sejumlah mama – mama Tolikara saat kunjungan di pasar Karubaga,selain itu Tom Lembong juga membeli buah – buahan di pasar itu.

Setelah tiga jam lebih di Tolikara Menteri Perdangangan melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Dogeyai dengan agenda yang sama. ( humas/don)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*