Lari Lintas Batas RI-PNG Digelar Nopember

0
4

JAYAPURA – Lomba lari lintas perbatasan RI-PNG 10K untuk keempat kalinya, bakal kembali digelar pada 19 Nopember 2016.

Konsul RI di Vanimo, PNG, Elmar Lubis mengatakan, saat ini tengah dilakukan rapat awal pembahasan persiapan lari 10K RI-PNG tersebut.

“Rencananya akan diikuti 400 pelari. Dari PNG pesertanya 50 persen dan dari Indonesia 50 persen, terutama dari warga yang ada di wilayah perbatasan,” kata Elmas Lubis di Hotel Aston Jayapura, Jumat (14/10).

Lomba lari lintas batas RI-PNG (Skouw-Wutung) ini, kata Elmar Lubis, bertujuan untuk menunjukkan kepada pihak luar dan kalayak ramai bahwa perbatasan bukanlah yang daerah membatasi atau memisahkan kedua warga yang ada di perbatasan tetapi menjadi jalur penghubung perbatasan dan terciptanya perdamaian yang diharapkan dapat mengarah pembangunan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan dapat mengembangkan semua potensi yang ada di daerah perbatasan, terutama perekonomian karena akhir-akhir ini mengalami peningkatan yang signifikan.

Lebih lanjut, lari lintas batas RI-PNG 10 K ini, selalu mendapatkan dukungan kedua belah pihak, pemerintah RI maupun PNG.

Meski demikian, pihaknya berharap lomba lari 10K itu, bisa berjalan dengan mulus. Untuk itu,  perlu ada persiapan detail sehingga tidak ada halangan, sehingga baik pelari maupun official bisa mengcover termasuk memudahkan wartawan dalam pemberitaannya.

Yang jelas, kata Elmar Lubis, penyelenggaraan lari lintas batas RI-PNG 10K itu, bukan sekedar olahraga saja, tetapi menjadi simbolisme yang menunjukan wilayah perbatasan sebagai wilayah yang damai.

“Kami konsulat RI di Vanimo bekerjasama dengan pemerintah Vanimo dan lembaga instansi di Indonesia, mulai Pemprov Papua, Pemkot Jayapura, Dinas Olahraga dan BPKLN, TNI, Polri, Imigrasi, Beacukai, Karantina dan piak terkait untuk membahas diteail 10K, yang didukung semua pihak,” imbuhnya.

Tahun 2015, lomba lari 10K itu, mengambil star dari Skouw – RI menuju Wutung – PNG, namun untuk tahun 2016 ini, dibalik dari Wutung – PNG menuju ke Skouw – Indonesia, tepatnya finish di Marketing Point perbatasan. (Loy/aj)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*