Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Kep. Yapen
KEP. YAPEN
OKP Paniai Desak Mubes Pemilihan Ketua KNPI PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Senin, 07 Mei 2012 22:06

Paniai - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Paniai tidak  jalan selama 4 tahun. Kondisi tersebut mendapat reaksi keras dari berbagai organ dan OKP-OKP yang ada di Kabupaten Paniai.Masalahnya OKP-OKP tersenut berada di bawah payung KNPI. Keberadaan KNPI sendiri di Kabupaten Paniai tidak berjalan sebagaimana organisasi besar yang terdapat di Indonesia umumnya. Pemerintah Daerah sebagai mitra KNPI pun tidak perduli atau tutup sebelah mata,  sehingga KNPI sudah tidak berjalan selama 4 tahun. Penegasan itu disampaikan Pengurus Komisariat Pemuda Katholik Kabupaten paniai,Fransiskus Magai,S.Pi kepada Bintang Papua di kediamannya,Sabtu 5/5.
Menurut Frans Magai,untuk membina generasi muda kedepan dibutuhkan organisasi kepemudaan seperti KNPI. karena KNPI ada mitra pemerintah maka sangat penting untuk di akomodir terus dalam rangka menjawab pembangunan kemanusiaan berkelanjutan di suatu daerah atau kabupaten.  Oleh karena itu, untuk Kabupaten Paniai harus ada wadah KNPI sebagai media penyaluran aspirasi kepemudaan sekaligus tempat membina para kaum muda dalam rangka mengisi pembangunan kerkelanjutan.

Selanjutnya...
 
«MulaiSebelumnya12345678910BerikutnyaAkhir»

halaman 1 dari 91

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul