Industri Berbasis SDA Daerah Perlu Ditingkatkan

JAYAPURA – Saat ini diperlukan peningkatan pengembangan industri berbasis Sumber daya Aalam (SDA)  [ ... ]


1.500 ekor Labi-Labi Moncong Babi Dilepasliarkan

SENTANI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dengan menggandeng pihak PT Freepor [ ... ]


Dewan : Di Sentani Timur Banyak Guru SD Malas

SENTANI - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura Frangklin Wahey, S.Sos menemukan sejumlah guru di D [ ... ]


Jumat, 18 Mei 2012
Home Keerom BK3 Kampung Bias Fokus Ekonomi Produktif & Pendidikan
BK3 Kampung Bias Fokus Ekonomi Produktif & Pendidikan PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh redaksi binpa   
Selasa, 21 Februari 2012 22:31

ARSO - Kepala Pemerintahan Kampung Bias, Distrik Towehitam, Moses Ani, mengatakan, penggunaan dana BK3 baik tahap satu maupun tahap kedua, difokuskan pada ekonomi produktif dan pendidikan.
Dikatakan bahwa dana tersebut umumnya telah digunakan sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) dan petunjuk pelaksanaan (Juklak) pada Peraturan Bupati Keerom No 2 Tahun 2010.
“Jadi BK3 tahap pertama dan tahap kedua kami hanya fokuskan untuk dua kegiatan itu, karena kami menganggap itu sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, karena kami daerah yang sulit dijangkau dengan berbagai akses pembangunan, maka ekonomi masyarakat kami harus utamakan,” ungkapnya ketika ditemui di Kantor Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset daerah ( DPKA) Kabupaten Keerom, Jumat (17/2) lalu. Selama ini, dikatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan program kegiatan sebagaimana apa yang diharapkan Bupati Keerom, baik penggunaan dana tahap satu maupun tahap kedua BK3 tersebut. 
Untuk ekonomi lainnya, dana tersebut dimanfaatkan untuk koperasi kampung yang kini telah memasuki masa belanjaan yang kedua, yang mana menyediakan kebutuhan bahan makanan berupa sembilan bahan pokok (Sembako).  (rhy/aj/lo2)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Editorial

Bual – Bualan Poli”Tikus”

Perdasus Pilgub masih menjadi pertentangan, masing – masing pihak bertahan dalam asumsi dan pandangan hukum masing – masing, yang menurut mereka adalah kebenaran dan atas nama rakyat, namun semuanya bermuara pada satu ajang perebutan kekuasaan demi mempertahankan kepentingan diri,  kelompok dan golongan masing – masing.
Konsekuensi dari pertentangan tersebut sudah pasti molornya pelaksanaan Pilgub di Provinsi Papua, dan sudah molor 8 bulan lamanya, tidak dapat dipungkiri akar masalah molornya itu adalah karena masih adanya pihak yang sangat berambisi untuk menjadi penguasa di atas Tanah Papua ini, demi obsesi pribadi dengan berlindung di balik nama hak warga negara, dengan memanfaatkan celah hukum dan kesemrawutan tata hukum di negara bernama Republik Indonesia ini.
Penafsiran – penafsiran hukum untuk serangkaian kosa kata yang jelas, terkadang dipelintir sedemikian rupa sehingga masyarakat dianggap tidak mengetahui apa niat dan maksud yang tersembunyi di balik itu semua.
Tapi it [ ... ]


Opini

ANEKSASI, POLITISASI DAN EKSPLORASI JARGON USANG TANPA DASAR

Anggota Kongres Amerika Serikat Eni Faleomavaega menegaskan pihaknya tidak mendukung kemerdekaan Papua, tetapi menyetujui otonomi khusus bagi provinsi itu sebagaimana Republik Indonesia memberlakukannya di Aceh. “Eni Faleomavaega, berharap pemberlakuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua secara serius dan konsisten oleh pemerintah RI,” demikian, dilaporkan anggota Kaukus DPR RI-AS Eva Kusuma Sundari dari Washington D.C. kepada ANTARA di Semarang, Kam [ ... ]


Tanggapan Berita

Kirimkan tanggapan anda Via SMS ke Nomor 081248802200 terhadap EDITORIAL Bintang Papua hari ini. Untuk tanggapan yang di nilai terbaik akan mendapatkan souveneir (Cinderamata) khas Bintang Papua. Tanggapan anda juga dapat di akses di http://bintangpapua.com

Pace Bintul