| Freddy Wona : Bantuan Beasiswa Jangan Dipotong |
|
|
|
| Ditulis oleh redaksi binpa | ||||||
| Selasa, 21 Februari 2012 22:31 | ||||||
|
ARSO - Bantuan Pendidikan bagi anak asli Keerom yang dibiayai dari Pemeirntah Daerah Kabupaten Keerom melalui Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Keerom diminta jangan sampai dipotong lagi sesenpun. Karena apa yang menjadi hak siswa harus diberikan sesuai yang diberikan oleh Pemerintah Daerah. “Saya minta bantuan Beasiswa bagi anak asli Keerom jangan lagi di potong-potong,” tegas Kepala Dinas Pendapatan Keuagan Aset Daerah Kabupaten Keerom, Feddy H. Wona saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/2). Dikatakan, untuk lebih mengetahui penyaluran dana Beasiswa, Ia langsung menayakan ke Ketua Himpunan Mahasiswa Keerom (HIMAKER), Yan Maay, dan memang tidak ada dipotong-potong. Dijelaskan, dana beasiswa yang telah dicairkan maupun anggaran lainnya, hanya bersifat bantuan kemasyarakat untuk membantu merigankan beban rakyat di Kabupaten Keerom. “Bantuan beasiswa besumber dari Dana Otonomi Khusus (OTSUS), hanya saja hingga saat ini dana Otsus belum bisa dicairkan oleh Pemerintah Propinsi Papua. Oleh kerana itu, mengigat dana tersebut sangat dibutuhkan oleh mahasiswa, terutama pada di perguruan tinggi,” jelasnya. Kata Wona, kebijakan diambil mengigat pendidikan sangat penting, apabila tidak diatasi dengan cepat pastinya akan berdampak pada anak-anak tidak bisa mengikuti semester, yang jelas menunda perkuliahan yang telah ditentukan. “Dari hasil konsulktasi dengan Bupati Keerom, bantuan biaya beasiswa bagi anak-anak asli Keerom diambil sementara dari Dana Alokasi Umum (DAU), agar anak-anak bisa mengikuti semester,” ungkapnya. (rhy/aj/lo2)
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |



