Kapolres Jayapura Minta  Propam  Usut Kasus Tahanan Kabur

0
30
foto : Kapolres Jayapura, AKBP. Gustav Robby Urbinas, S.Ik
foto : Kapolres Jayapura, AKBP. Gustav Robby Urbinas, S.Ik

SENTANI –  Kapolres Jayapura, AKBP. Gustav Robby Urbinas, S.Ik memerintahkan Propam Polres Jayapura segera memeriksa seluruh anggota Polsek Sentani akibat kelalaian berujung pada kaburnya seorang tersangka dari tahan Polsek Sentani.

Tersangka yang berinisial YN mendekam di Polsek Sentani Barat berhasil melarikan diri pada tanggal 29 September 2016 lalu sekitar pukul 21.00 wit. Hingga kini YN belum ditemukan dan masih dikejar gabungan Polsek Sentani Barat diback up Polres Jayapura.

“ YN merupakan tersangka penganiayaan dan telah mendekam dirutan Polsek Sentani Barat namun tepat tanggal 29 September 2016 lalu dia berhasil melarika diri dan hingga sekarang belum ditemukan keberadaan,” tegas Kapolres, kamis (13/10)pekan kemarin.

Kaburnya tahanan sentani barat tersebut, Gustav menerangkan bermula saat didalam rutan air tidak jalan sementara YN hendak mandi. Karena ingin sekali mandi akhirnya YN minta tolong agar diizinkan mandi diruang penjagaan Polsek Sentani Barat dan akhirnya diberikan izin.

“ Selama mandi YN diawasi hingga selesai, kemudian YN diizinkan duduk diluar kantor Polsek Sentani Barat bersama anggota piket saat itu, sambil menonton televisi. Tak lama kemudian setelah tersangka melihat ada kesempatan akhirnya melarikan diri. Melihat tersangka kabur, petugas piket mengejarnya namun tak membuahkan hasil hingga sekaraang,” terangnya

Gustav telah memerintahkan Propam Polres Jayapura untuk memeriksa seluruh anggota Polsek Sentani Barat, lantaran tersangka tak bisa ditangkap lagi apalagi sudah 2 minggu lamanya kabur.

“ Menyikapi persoalan ini,sambung Gustav bahwa, dirinya telah menekan kepada Polsek-Polsek agar selalu mencek secara berkala tahanan setiap 2 jam sekali sebab sesuai dengan SOP , Cuma kelalaian yang terjadi disebabkan oleh manusia itu sendiri, selama bertugas. Berbeda dengan kelalaian penahanan hingga sekarang masih dibilang disiplin.

Sesuai SOP petugas ditugas mencek ruang tahanan dan kondisi tahanannya selama 2 secara berkala,” ujarnya.

Gustav menjelaskan, Pihaknya akan berusaha untuk menangkap YN kembali menyusul YN tanggal 18 Oktober mendatang akan diserahkan ke jaksa.

Jika YN tak ditemukan juga maka terpaksa penyidik akan memperpanjang masa penahanan YN hingga YN ditangkap kembali atas kasus penganiayaan. (yft/tis)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*