| Sepanjang 2011, 18 Balita Dinyatakan Positif Terinfeksi HIV/AIDS |
|
|
|
| Ditulis oleh redaksi binpa | ||||||
| Selasa, 17 Januari 2012 21:41 | ||||||
|
SENTANI—Sepanjang tahun 2011, tercatat sebanyak 18 orang balita di Kabupaten Jayapura, dinyatakan positif terinfeksi HIV/AIDS. Hal ini diungkapkan Sekretaris Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kabupaten Jayapura Drs. Purnomo kemarin di Sentani kepada wartawan. “Ke-18 balita tersebut masing-masing berusia mulai dari satu hingga empat tahun,” tandasnya. Disebutkannya, balita yang mengidap HIV/AIDS ditularkan melalui ibunya. Dimana sang ibu sebelum mengandung sudah terinfeksi oleh HIV/AIDS. Masih adanya balita yang ditemukan terinfeksi HIV/AIDS disebabkan karena masih adanya rasa ketakutan bagi masyarakat termasuk ibu yang sedang mengandung untuk memeriksakan diri ke rumah sakit atau puskesmas terdekat yang sudah dilengkapi dengan alat VCT (Voluntary Counseling and Testing). Padahal, lanjutnya, seandainya pada saat sedang mengandung para ibu hamil memeriksakan diri secara lengkap termasuk HIV/AIDS, anak yang terinfeksi bisa diminimalisir dengan penanganan khusus dari tenaga medis dengan berbagai langkah, seperti operasi pada saat melahirkan karena penularan dari ibu ke anak bukan pada saat didalam kandungan tetapi pada saat dilahirkan. “Untuk itu, pihak kami sangat menghimbau kepada seluruh masyarakat di daerah ini termasuk ibu rumah tangga agar secara sadar memeriksakan diri ke rumah sakit atau puskesmas yang terdekat,” tukasnya. Menurutnya, seluruh puskesmas yang tersebar di 19 distrik di kabupaten yang terkenal dengan pemberdayaan kampung ini telah dilengakapi alat VCT. “Masyarakat tidak perlu takut, justru lebih baik karena bisa dilakukan perawatan sejak dini terutama bagi ibu rumah tangga karena jika terinfeksi tidak hanya menggerogoti tubuh sang ibu tapi juga menular ke anak,” urainya. Diterangkannya, hingga November 2011 jumlah kasus HIV/AIDS telah mencapai 796 kasus masing-masing HIV 335 kasus dan AIDS 461 kasus. Dari jumlah tersebut, lanjut Purnomo, laki-laki sebanyak 330 kasus atau 41,5 persen, perempuan 466 kasus atau 58,5 persen. Dengan golongan umur yang terinfeksi HIV/AIDS adalah, usia 1-4 tahun 18 kasus atau 2,3 persen, 5-14 tahun 3 kasus atau 0,4 persen, 15-19 tahun 60 kasus atau 7,5 persen, 20-29 tahun 367 kasus atau 46,1 persen, 30-39 tahun 251 kasus atau 31,5 persen, 40-49 tahun 69 kasus atau 8,7 persen, 50-59 tahun 20 kasus atau 2,5 persen, 60 tahun 3 kasus atau 0,4 persen, tidak diketahui lima kasus atau 0,6 persen. (dee/roy)
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved." |



