Jhon Tabo-Barnabas Weya Diterima KPU

0
543

Sebagai Paslon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Tolikara

Foto/jainuri :Ketua Tim Sukses Koalisi Tolikara Cinta Damai, Ismail Kogoya saat menandatangi berita acara diterimanya pendaftaran Paslon Bupati Tolikara, Periode 2017-2022, DR (HC) Jhon Tabo,SE., MBA dan Barnabas Weya, S.Pd. oleh KPU Tolikara, Kamis (22/9).
Foto/jainuri :Ketua Tim Sukses Koalisi Tolikara Cinta Damai, Ismail Kogoya saat menandatangi berita acara diterimanya pendaftaran Paslon Bupati Tolikara, Periode 2017-2022, DR (HC) Jhon Tabo,SE., MBA dan Barnabas Weya, S.Pd. oleh KPU Tolikara, Kamis (22/9).

KARUBAGA –Diiringi ratusan massa pendukung dan simpatisannya, Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tolikara Periode 2017-2022, DR (HC) Jhon Tabo,SE., MBA dan Barnabas Weya, S.Pd yang mendaftar ke KPU Kabupaten Tolikara di hari kedua pendaftaran, Kamis (22/09),diyatakan resmi diterima sebagai Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah Kabupaten Tolikara, untuk mengikuti Pemilukada serentak 2017 mendatang.

Proses pendaftaran yang digelar di main hal Kantor KPU Kabupaten Tolikara berlangsung cukup menegangkan. Dalam hal ini Ketua KPU Kabupaten Tolikara, Hosea Genongga,S.Sos sempat menskors selama 30 menit untuk menyamakan persepsi tentang SK Rekomendasi pencalonan dari DPP Partai Hanura dan DPP Partai PPP.Sedangkan rekomendasi dari Partai Golkar dan Partai PDI Perjuangan tidak ada masalah.

Setelah tercapai kesepakatan, dan pihak Panwaslu yang dihadiri langsung Ketua Panwaslu Kabupaten Tolikara, Yuliver Jikwa, menyatakan SK pencalonan bisa diterima, dan tim verifikasi KPU langsung menyatakan pencalonan diterima.

Tim Verifikasi KPU langsung mengimput data Paslon ke data base KPU Pusat menggunakan Sistem Informasi Calon (Silon) yang terkoneksi langsung dengan sistem di KPUD Provinsi Papua dan KPU Pusat.

John Tabo saat ditemui wartawan usai mendaftarkan di Kantor KPU Kabupaten Tolikara mengungkapkan bahwa kembalinya untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah di Kabupaten Tolikara adalah semata keinginan rakyat dan berbagai komponen yang ada di Tolikara.

“Kami mencalonkan diri kembali ini bukan karena hasrat keinginan sendiri, tapi karena permintaan dan panggilan sanak saudara kami, orang tua kami, masyarakat kami, tete, nenek, adik-adik kami, keponakan kami yang ada di wilayan Kabupaten Tolikara,” ungkapnya.

Hal itu, kata Jhon Tabo, dimungkinkankarena masyarakat yang pernah merasakan kepemimpinannya sebagai Bupati Tolikara lima tahun lalu, dan merasa tidak puas dengan pelayanan pemerintahan saat ini.

Ia pun mengungkapkan rasa syukurnya, karena Partai PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai PPP, dan Partai Golkar, yang telah memberikan kepercayaan luar biasa.

“Karena ini merupakan sebuah amanah yang harus kami pikul dan kami laksanakan, terimakasih banyak kepada partai-partai pendukung kami,” ungkapnya.

Jhon Tabo berharap semua pihak, termasuk semua kandidat yang telah mendaftar dan diterima sebagai calon untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman, nyaman, damai, di bumi yang tercinta ini Kabupaten Tolikara.

“Harapan kami proses ini berjalan dengan baik, sampai pada pelantikan bupati terpilih sesuai dengan keinginan hati nurani rakyat. Suara rakyat itu adalah suara Tuhan, karena itu tokoh-tokoh politik, dan calon-calon kandidat pemimpin yang kita sama-sama sudah bersaing di lapangan arena politik, mari kita sama-sama menjaga kedamaian, kerukunan di sekitar Tolikara ini menjelang pelaksanaan agenda nasional yang sedang kita ikuti,” harapnya.

Dan kepada seluruh rakyat Indonesia, terutama di Tolikara, untuk bersama berdoa supaya Tuhan memberi hikmat dan makrifat, untuk selalu mengasihi satu sama lain, dan cinta damai selalu terjadi di wilayah Kabupaten Tolikara.

Demikian juga kepada seluruh stakeholder, pemerintahan, keamanan yang ada di Kabupaten Tolikara, bahkan Provinsi Papua, diminta untuk sama-sama mengikuti proses tahapan Pemilukada sesuai dengan perintah undang-undang yang berlaku.

“Dan kita berharap supaya ketua KPU, komisioner KPU, Panwaslu Tolikara, bersatu untuk menegakkan aturan-aturan main dan undnag-undang yang berlaku di negara kita. Mari kita sama-sama punya hak politik yang sama untuk bersaing sehat di Kabupaten Tolikara,” harapnya lagi.

Calon Wakil Bupati Tolikara, Barnabas Weya mengungkapkan bahwa kebersamaannya dengan Jhon Tabo sejak Tahun 2013 sampai saat ini, hanya karena campur tangan Tuhan.

“Oleh sebab itu, kami minta kepada rakyat Tolikara, terus mendoakan kami, sehingga ketika hari H-nya dapat berjalan seperti yang kami jalani sekarang,” harapnya.

Barnabas Weya juga menyatakan bahwa majunya dalam Pemilukada serentak 2017 di Kabupaten Tolikara lebih karena keterpanggilan hati.Yakni melihat situasi dan kondisi obyektif yang terjadi di segala aspek, baik pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar maupun Kamtibmas.

“Selama ini memang sungguh terjadi tidak sesuai harapan rakyat, oleh karena itu kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman partai politik yang mendukung kami, sehingga hari ini terjadilan kami masuk dalam pendaftaran KPU dengan berjalan sukses,” ujarnya.(aj/don)

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR


*