Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Selasa, 25 Februari 2014 21:25

Pangdam dan Kapolda Diminta Hentikan Penyisiran

Ditulis oleh

Dari Kunjungan Ketua Sinode GKI Papua  di Sasawa

Frans Albert Yoku ketika ditemui di Bandara Soedjaruwo Condronegoro Serui.SERUI - Ketua Sinode GKI Se-Tanah Papua, Frans Albert Yoku, S.Th., siang kemarin melakukan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kepulauan Yapen guna melihat secara langsung kondisi pelayanan serta pemulihan warga jemaat Kampung Sasawa,  yang merupakan lokasi terjadinya insiden kontak senjata pihak TNI/Polri dan masyarakat sipil bersenjata beberapa waktu lalu.

Ditemui di Bandara Soedjaruwo Condronegoro, Serui, sesaat sebelum keberangkatannya kembali ke Jayapura, Yoku Mengungkapkan, kunjungan dirinya merupakan bentuk kepedulian kepada jemaat yang terkena dampak pasca insiden khususnya di Sasawa dan Kanawa hingga ke Distrik Angkaisera.

Selasa, 25 Februari 2014 21:25

Waket II DPRD Yapen Serap Aspirasi Warga

Ditulis oleh

Herman Woriori, S.E. SERUI-Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen, Herman Woriori, S.E., di sela-sela kegiatan reses mengungkapkan, kunjungan ke Distrik Windesi, Poom dan Pulau Miosindi guna menyampaikan program kegiatan pemerintah Daerah sekaligus menerima masukan dan aspirasi masyarakat setempat.

“Laporan dari masyarakat di sini bahwa jalan transnya sudah tembus, hanya beberapa kendala yang tadi kita lihat jalan cukup terjal namun sudah bisa digunakan. Jalan ini juga merupakan salah satu usulan masyarakat pada reses kami tahun lalu,”tandasnya, Sabtu (22/2) lalu.

 Dari hasil reses tersebut ia menampung beberapa masukan dari masyarakat diantaranya, penambahan guru, tenaga medis, yang menurut Woriori merupakan persoalan umum yang sering terjadi di Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Mereka juga minta penambahan guru, karena di Windesi ini masih kekurangan tenaga guru khususnya guru bahasa inggris, bahasa Indonesia, dan komputer,” ungkapnya, mengutip aspirasi salah seorang tokoh masyarakat Distrik Windesi.

Selasa, 25 Februari 2014 21:17

Sekolah Diimbau Persiapkan Data Siswa

Ditulis oleh

Jelang US 

SERUI - Kepala Bidang TK/SD Dikpora Kabupaten Kepulauan Yapen, Saul Kansai, S.Pd., mengimbau kepada sekolah agar menyiapkan data siswa peserta Ujian Sekolah (US), mengingat waktu pelaksanaannya yang semakin dekat. 

“Pelaksanaan ujian Sekolah SD di tahun ini dengan jumlah peserta sebanyak 2.104 Siswa. Sementara kita masih terkendala karena sampai dengan saat ini SD YPK Toweta belum memasukan data peserta ujiannya,”ungkap Saul Kansai di ruang kerjanya, Senin (24/2).

Sementara untuk titik pelaksanaan ujian tahun 2014, kata Kansai, berjumlah 53 titik. Selain itu pelaksanaannya juga melangalami perubahan nama dari ujian nasional menjadi ujian sekolah yang akan dilaksanakan pada tanggal 19,20 dan 21 Mei.

Pelaksanan tugas harian Ketua DPC Partai Demokrat Yapen, Yulian Charles Gomar.SERUI - Partai Demokrat Yapen beri apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada Caleg asli Papua yang digelar oleh Kesbangpol dan Limnas Kabupaten Kepulauan Yapen. Pasalnya peningkatan wawasan kebangsaan sangat penting untuk menciptakan rasa nasionalisme yang tinggi.

Demikian hal itu di katakan pelaksana harian ketua Partai Demokrat kabupaten Kepulauan Yapen Yulians Charles Gomar kepada Bintang Papua di ruang kerjanya Sabtu kemarin (24/2)

Selasa, 25 Februari 2014 06:37

Pramuka Yapen Harapkan Pemda Sediakan Buper

Ditulis oleh

Ketua Kwarcab 2605 Yapen ,Bram Warkawane (Tengah) bersama Peserta Perkemahan Pramuka.SERUI - HUT Bapak Pandu Sedunia Lord Baden Powel ke 149 tahun 2014 diperingati warga Pramuka Kabupaten Kepulauan Yapen dalam bentuk perkemahan yang dilaksanakan selama tiga hari sejak tanggal 20-23 Februari. Kegiatan ini melibatkan Pramuka Siaga dari 3 Distrik, yakni Yapen Selatan, Angkaisera dan Kepulauan Ambai yang dipusatkan di lapangan SD YPK 3 Serui.

“Harapan saya selaku Kawarcab dari kegiatan ini kepada pengurus, pembina di sekolah, maupun kwartir-kwartir ranting untuk dapat bersama membangun mental generasi muda bangsa. Dan kepada pemerintah daerah kami sangat berharap bantuannya untuk menyiapkan Bumi Perkemahan (Buper) mengingat sudah tidak lagi tersedia lahan kosong yang dapat digunakan sebagai lokasi perkemahan,”ujar Ketua Kwarcab 2605 Kabupaten Kepulauan Yapen, Bram Warkawane kepada wartawan.

Selasa, 25 Februari 2014 06:17

Kunjungan Tim Observasi DOB Diharapkan Jadi Motivasi

Ditulis oleh

 Hugo Alvis Rapami.	SERUI  - Anggota Fraksi Kerakyatan DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen, Hugo Alvis Rapami, menyambut baik dukungan dari pemerintah pusat dengan menjawab aspirasi rakyat untuk mempercepat roda pembangunan daerah melalui pemekaran.

“Dari perjuangan panjang kepengurusan tentang pemekaran Daerah Otonom Baru (DOB), yakni Yapen Timur dan Yabaru yang mana pada beberapa waktu lalu Kedua DOB tersebut telah mendapatkan kunjungan dari Tim Observasi Kemendagri. Untuk itu kita berdoa dan berharap pada tanggal 6 Maret nanti 2 DOB ini bisa ditetapkan,” terangnya kepada Bintang Papua baru-baru ini.

Hugo Rapami yang juga merupakan salah satu pejuang lahirnya DOB Yapen Timur dan Yabaru bersama Ketua LMA Yapen Timur Benon Waimuri menyambut baik sikap Presiden dengan dikeluarkannya Ampres 2013 sehingga dapat meluruskan perjuangan pemekaran kedua Kabupaten di maksud.

Sabtu, 22 Februari 2014 07:50

24 Guru yang Lulus Tes Murni Dipertanyakan

Ditulis oleh

Ketua Aliansi Peduli pendidikan Kabupaten kepulauan Yapen Frengky Kandai, M.Pd., ketika memberikan keterangan.SERUI - Sebanyak 24 orang guru yang dinyatakan lolos tes murni untuk sesuai SK Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen terutama tenaga didik teknik dipertanyakan oleh Aliansi Peduli Pendidikan Yapen. Pasalnya, hal ini tidak menjawab kebutuhan akan tenaga pengajar, jika tidak ditingkatkan statusnya menjadi pergawai negeri. 

Ketua Aliansi Peduli Pendidikan, Frengki Kandai, M.Pd., ketika ditemui Jumat (21/2), menjelaskan, pemerintah daerah setiap tahunnya mengeluarkan biaya untuk mahasiwa di sejumlah sekolah tinggi dan universitas seperti hanya tahun 2009 dimana sejumlah tenaga didik PGSD difasilitasi Pemda untuk mengambil sarjana di Uncen maupun sekolah tinggi lainnya namun setelah lulus mereka hanya di nyatakan sebagai guru honor selama 2 tahun tanpa perhatian pemerintah. Akibatnya sejumlah tenaga didik tersebut telah hijrah ke kabupaten lainnya.

Sabtu, 22 Februari 2014 07:50

Anggota PPD se-Kabupaten Yapen Dilantik

Ditulis oleh

Suasana Pelantikan PPD se-kabupaten Kepulauan Yapen oleh Ketua KPUD Yapen. 			SERUI - Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Yapen, Benjamin Wayangkau, S.H., Jumat (21/2) kemarin, mengambil sumpah janji anggota PPD se-Kabupaten Yapen. yang turut di hadiri Sekretaris dan anggota KPUD Yapen, Kepala Badan Kesbangpollinmas, Plt.ketua Panwas Yapen, Jumat (21/2).

Benjamin Wayangkau, S.H., dalam sambutannya mengungkapkan, mengacu pada peraturan KPU nomor 7 tahun 2013 tentang pencalonan Anggota DPR, DPRP, DPD dan DPRD kabupaten/kota serta peraturan KPU nomor 19 tahun 2013 tentang tahapan, program dan jadwal waktu penyelenggaraan Pemilu Legislatif maka KPU melakukan pengambilan sumpah janji dan pelantikan panitia pemilihan Distrik (PPD).

Sabtu, 22 Februari 2014 07:52

Kebijakan Otsus Plus Harus Dicermati Caleg Papua

Ditulis oleh

SERUI - Otsus Plus yang dicanangkan kepada orang Papua perlu di cermati oleh masyarakat Pemilih baik orang Papua maupun non Papua untuk memberikan hak sepenuhnya pada pemilu 9 April 2014 mendatang. Demikian hal itu dikatakan Ketua III Peradilan Adat Kabupaten Kepulauan Yapen, Ones Wayoi kepada Bintang Papua di kediamannya, Jumat kemarin (21/2).

Dikatakan, Otsus Plus yang diberikan pemerintah merupakan kekhususan yang harus dihormati oleh siapapun yang berada di tanah Papua, secara khusus di Kabupaten Kepulauan Yapen. “Otus Plus melihat akumulasi persoalan yang terjadi di Papua sehubungan dengan hak-hak dasar orang Papua yang banyak terbilas sehingga jika melihat dari kata plus maka orang Papua memiliki kekhususan yang sangat mendasar dalam rangka mengatur, membangun dan memberdayakan orang Papua dalam seluruh aspek,” jelas Wayoi.

Halaman 8 dari 104