Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Jum'at, 03 Oktober 2014 01:46

124 Kios di Pasar Aroro Iroro Segera Dialiri Listrik

Ditulis oleh

Kepala dinas perindakop Yapen, Ir. Edy Noca Mudumi, M.Si. SERUI – Sejak diresmikannya pasar Aroro Iroro pada bulan September 2014 lalu sampai dengan saat ini, sebanyak 124 petak kios belum mendapat aliran listrik. Untuk itu, dalam waktu dekat pemerintah akan segera mengupayakan agar kios-kios di pasar tersebut dapat segera dialiri listrik. 

“Pada prinsipnya instalasi dalam petak kios sudah selesai dikerjakan namun tidak hanya sampai disitu, karena masih harus tarik aliran listrik masuk ke areal pasar sehingga kami telah melakukan koordinasi dengan pihak PT PLN Serui, supaya apa yang menjadi persoalan maupun kendala yaitu menyangkut beban listrik ini segera terjawab,”jelas Kepala Dinas Perindakop dan UKM Kabupaten Kepulauan Yapen, Ir. Edy Noca Mudumi, M.Si., kepada Bintang Papua di ruang kerjanya, Kamis (2/10).

Kamis, 02 Oktober 2014 01:52

PHBI Laksanakan Shalat Idul Adha 1435 H di Lapangan Trikora

Ditulis oleh

Ketua PHBI Yapen, Hj. Ardhan Arman, S.Sos.SERUI - Menindaklanjuti putusan pemerintah dalam hal ini kantor Kementerian Agama Republik Indonesia yang menetapkan perayaan Idul Adha dilaksanakan tanggal 5 Oktober 2014, maka PHBI Kabupaten Kepulauan Yapen melakukan persiapan-persiapan menyangkut pelaksanaan pengumpulan hewan kurban dan pendaftaran bagi umat islam yang ingin melaksanakan kurban. Demikian ucap Ketua PHBI Kabupaten Kepualaun Yapen, Hj. Ardhan Arman, S.Sos, kepada Bintang Papua di kediamannya, Rabu (1/10) kemarin.

Kamis, 02 Oktober 2014 01:58

Pengerjaan PLTMH Wabudori Dimulai 2015

Ditulis oleh

Yohanis Koroh : Bupati Berpesan, Supiori Harus Kondusif

Pertemuan yang digelar Tim Penyiapan Administasi Pembangunan PLTMH Wabudori belum lama ini di ruang rapat Kementerian Kehutanan RI belum lama ini di Jakarta.SORENDIWERI - Bupati Kabupaten Supiori, Fredrik Menufandu, SH., MH., MM., berpesan kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga kondisi kenyamanan dan keamanan di Wilayah Kabupaten Supiori, menyusul proposal pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) Wabudori di Supiori Barat yang kini mulai masuk tahap akhir.

“Bapak Bupati berpesan, agar semua pihak di Supiori dapat menjaga dan menciptakan kondisi yang kondusif guna kelancaran pembangunan proyek besar ini di Supiori, karena punya manfaat yang besar bagi masyarakat Supiori,” kata Staf Khusus Bupati Supiori, Drs. Yohanis Koroh, via telepon dari Jakarta, Selasa (30/9) kemarin.

Yohanis Koroh yang juga Ketua Tim Kerja Penyiapan Administrasi Pembangunan PLTMH Wabudori di Kampung Waryei, Distrik Supiori Barat, Kabupaten Supiori, mengatakan, pembangunan PLTMH Wabudori merupakan program prioritas Bupati Supiori, Fredrik Menufandu, dan untuk menyukseskan program besar ini, Pemda Supiori sejak tahun 2012 lalu telah berupaya mencari sumber pendanaan dari Pemerintah Pusat melalui APBN.

Kamis, 02 Oktober 2014 01:55

600 Nelayan Berhasil Dibina DKP Supiroi

Ditulis oleh

Ir. Roberth Matulesi.	SORENDIWERI - Hingga tahun 2014 ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Supiori berhasil melakukan pembinaan kepada 600-an nelayan asli Supiori, melalui pemberian bantuan langsung masyarakat berupa motor tempel, perahu dan alat tangkap. 

Hingga saat ini ada 600-an nelayan di Supiori, kami lakukan pembinaan dengan pemberian bantuan motor tempel dan perahu serta alat tangkap. Kata Kepala DKP Supiori, Ir. Roberth Matulesi, kepada media ini selasa (30/9) kemarin. 

Kamis, 02 Oktober 2014 01:50

Swom : Supiori Saat Ini Jauh Berbeda

Ditulis oleh

Tampak pembangunan pagar di Kampung Rayori Distrik Kepulauan Aruri, yang didanai dari dana Kampung Rp200juta. Insert : Mama Dolly K. SwomSORENDIWERI — Kondisi Supiori saat ini, jika dibanding lima atau sepuluh tahun lalu, pasca pemekaran menjadi Daerah Otonom sendiri, belum begitu nampak perubahan seperti yang diharapan masyarakat maupun pemerintah pusat, namun jika dilihat dalam kurun waktu dua atau tiga tahun terakhir ini, Supiori benar-benar berubah.

Sorendiweri yang merupakan Ibu Kota Kabupaten, yang awalnya tidak nampak sebagai sebuah Ibu Kota yang notabene sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian serta pusat keramaian, kini perlahan mulai menunjukkan kesan sebagai sebuah kota. 

Aktivitas masyarakat di Sorendiweri pun mulai bergeser, jika sebelumnya mereka hanya beaktivitas hingga pukul 18.00 WIT (jelang malam hari). Kini, jika dilihat aktivitas masyarakat di Sorendiweri bisa sampai pukul 23.00 WIT (tengah malam). 

Kondisi ini mensyaratkan bahwa Kabupaten Supiori benar-benar sedang giat mengejar ketertinggalan dan benar-benar ingin menghadirkan kesan sebagaimana harapan masyarakat, yakni Supiori yang semakin maju.

Selasa, 30 September 2014 23:42

Warga Kampung Serui Laut Keluhkan Pasokan Air Bersih

Ditulis oleh

Kepala kampung serui laut,Pieter Worabai ketika dimintai keterangan SERUI - Kepala Kampung Serui Laut, Pieter Worabay menegaskan sampai saat ini pipa yang telah dipasang oleh PDAM Serui masih ada. Hanya saja pipa-pipa tersebut tidak mengalirkan air bersih sehingga warga saat ini kesulitan memenuhi kebutuhan air yang layak minum.

“Saya sendiri bingung dengan keadaan ini, kenapa sampai sekarang tidak ada pasokan air bersih padahal pipa sudah dipasang sekian tahun, tetapi air belum juga mengalir,”tuturnya kepada Bintang Papua, Selasa (30/9).

Untuk itu selaku kepala kampung, dirinya berharap agar anggaran yang telah disiapkan pemerintah bagi PDAM guna memasok air kepada warga, dapat dipergunakan dengan baik. “Kami harap secepatnya masalah air bersih di Kampung Serui Laut bisa teratasi, mengingat air merupakan prioritas utama bagi manusia,”terangnya.

Selasa, 30 September 2014 03:12

Disperindakop dan Satpol-PP Tertibkan Pedagang

Ditulis oleh

Khusus yang Berjualan di Kanopi Pasar Aroro-Iroro

Dalam Sepekan, Polisi Amankan 6 Motor Curian Foto/moe : Sejumlah motor hasil curian yang berhasil diamankan aparat Polres Merauke MERAUKE – Hampir dalam sepekan saja, petugas Kepolisian Resor Merauke mengamankan 6 unit sepeda motor, yang diduga merupakan barang hasil curian. Keenam sepeda motor itu diamankan dari beberapa tempat berbeba di kota Merauke. Demikian disampaikan Kapolres Merauke, AKBP. Sri Satyatama, S.Ik., melalui Kasat Reskrim, Iptu Agus Siswanto, S.H., mengatakan pihaknya mengamankan 6 unit sepeda motor yang diduga merupakan barang curian. “Sebelumnya ada 5 motor yang kami amankan, itu dua unit didapat dari Pasar Baru Mopah, satu unit di Jalan Aru dan duanya lagi di Pantai Lampu Satu Merauke. Motor-motor ini diparkirkan begitu saja, istilahnya tak bertuan. Warga melapor, jadi kami amankan,” katanya kepada media ini, Senin (29/9). 5 sepeda itu diamankan petugas sambil menunggu pemilik-pemiliknya melapor atau mengadu ke Polres Merauke. “Sampai saat ini belum ada yang mengaku atau melapor, jadi kami amankan. Masyarakat Merauke yang merasa kehilangan motornya bisa datang cek di Polres. Diduga motor curian, motornya ditinggalkan begitu saja,” katanya.   Selanjutnya, kata Agus, pada Jumat (26/9) kemarin, petugas berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor lagi, yakni Zusuki Satria dari tangan FM (21), warga Jalan Dom Merauke. Yang bersangkutan mengaku membeli motor Satria dari seorang warga Asiki, berinisial H. “FM ditangkap di Jalan pemuda, menurut dia beli dari orang yang di Asiki dengan harga Rp12 juta. Statusnya tersangka, pencurian dan atau penadahan,” tandasnya. Ditambahkan, pemilik motor Zusuki Satria Capung itu bernama Wawan Sudiro, warga perumahan BTN Merauke. Karena motornya hilang, yang bersangkutan melapor ke Polres Merauke pada 4/8/2014 lalu. “Motornya hilang tanggal 4/8/2014 sekitar jam 2 di depan terasnya. Dia sudah melapor, jadi kami tunggu yang bersangkutan ambil kembali motornya ini,” tandasnya. (moe/aj)SERUI - Menindaklanjuti surat edaran pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen tentang penertiban dan pembebasan areal berjualan di sepanjang Kanopi, maka pagi tadi Dinas Perindakop bekerjasama dengan Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol-PP) melakukan pembersihan pedagang kaki lima, pedagang sayur serta pedagang buah-buahan yang seharinya berjualan di areal tersebut. 

Kepala Dinas Perindakop Kepulauan Yapen, Ir. Eddy Noca Mudumi, M.Si, kepada Bintang Papua seusai melakukan penertiban mengungkapkan, apapun alasannya para pedagang harus berjualan di pasar yang telah dibangun pemerintah daerah sehingga fungsi dan status jalan di sepanjang kanopi bisa dipakai sebagaimana mestinya, dan menghindari terjadinya kecelakaan akibat pedagang berjualan di bahu jalan.

“Kita rencanakan untuk areal Kanopi akan dijadikan sebagai tempat wisata Kuliner khusus masakan khas Papua sehingga para pengunjung bisa menikmati kuliner tersebut. Sementara di dalam draft yang ada, kuliner tersebut akan dibuka sore hingga malam hari hingga jelang subuh, areal Kanopi sudah harus dibersihkan untuk difungsikan kembali sebagai ruas jalan,”tuturnya kepada Bintang Papua, Senin (29/9).

Selasa, 30 September 2014 03:03

Ones Wayoi : Banyak Caleg Dirugikan Akibat Suara Dicurangi

Ditulis oleh

Pemerintah Diingatkan untuk Waspada Jelang Pelantikan Caleg Terpilih 

SERUI - Tokoh Adat Kabupaten Kepulauan Yapen, Ones Wayoi, mengungkapkan kembali soal pelaksanaan Pemilu Legislatif di daerah itu yang menurut pengamatannya sarat kecurangan dan banyak Caleg yang dirugikan. Untuk itu, ia mengingatkan pemerintah dan unsur Muspida Kepulauan Yapen untuk waspada dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ketika pelantikan Caleg Terpilih nanti. 

“KPU, pemerintah daerah serta para Muspida sebaiknya bisa memikirkan persoalan yang dimaksud sekaligus mengambil langkah positif agar nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama,”ucapnya. 

Sabtu, 27 September 2014 01:30

Pedagang Tak Boleh Berjualan di Bawah Kanopi

Ditulis oleh

Blusukan Wabup Frans Sanadi di Pasar Inpres Serui

Usai memimpin adpel gabungan Jumat (26/9) pagi kemarin, Wabup Yapen, Frans Sanadi, B.Sc., S.Sos., M.B.A., di dampingi Asisten I Setda, Drs. Marthen Rerey, Staf Ahli Bupati, Drs. Titing Pasodung, Kadis Perindagkop dan UKM, Ir. Edy noca Mudumi, M.Si., serta berbagai pejabat pada Perindagkop melakukan blusukan ke Pasar Tradisional Serui dan Pasar Baru. 

Laporan : Tamrin Sinambela-Serui

Usai memimpin adpel gabungan Jumat pagi kemarin, Bupati Yapen, Frans Sanadi di dampingi, Asisten, Staf Ahli Bupati, dan Kadis Perindagkop blusukan ke Pasar Tradisional. SEKITAR pukul 08.00 WIT, iring-iringan sejumlah mobil yang membawa Wabub Sanadi dan para pejabat di Kabupaten Kepulauan Yapen keluar dari halaman Kantor Bupati, usai pelaksanaan adpel gabungan Jumat pagi kemarin. Blusukan Wabup bersama rombongan, bermaksud untuk melihat langsung kondisi pedagang sekaligus menyerap aspirasi di pasar stimulan, pasar tradisional dan pasar Aroro Iroro yang baru diresmikan. Setelah menempuh waktu kurang lebih 10 menit perjalanan dari halaman kantor Bupati, iring-iringan mobil dan motor langsung menuju kawasan parkir di halaman Pasar Baru Aroro Iroro.

Halaman 8 dari 123