Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 Kapolres Waropen, AKBP Deky Hermansyah.WAROPEN - Kapolres Waropen, AKBP Deky Hermansyah mengungkapkan, kesiapan pihaknya dalam mengawal dan mengamankan pelaksanaan Pemilu Legislatif , pada 9 April mendatang. Hal ini sebagaimana ia ungkapkan dalam kegiatan panel diskusi yang diselenggarakan KPU, Panwas, Parpol dan TNI/Polri, yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan koordinasi seluruh penyelenggara Pemilu secara nasional di Jakarta pada bulan Januari lalu.

AKPB Deky Hermasyah menjelaskan, kegiatan panel diskusi merupakan momen penting sebagai bentuk komunikasi para penyelenggara pemilu kepada masyarakat, parpol dan para Caleg untuk menciptakan komitmen bersama menyiapkan pemilu 2014.

Dikatakan, kesiapan Pihak Polres dalam mendukung suksesnya pemilu legislatif mengacu pada perintah langsung dari Polda untuk mengelar operasi Mantap Prata Matoa 2014 dalam rangka mengamankan Pileg dan Pilpres.

Senin, 17 Maret 2014 06:54

12 Parpol Deklarasi Kampanye Damai

Ditulis oleh

Simpatisan PDI Perjuangan ketike melakukan Kampaye damai.SERUI - Ketua KPUD Kabupaten Kepulauan Yapen, Benjamin Wayangkau, S.E., pada Minggu (16/3), membuka secara resmi kampanye Pemilu damai yang dihadiri ribuan simpatisan dari 12 partai politik (Parpol). Sesaat sebelum melepas ribuan simpatisan, Ia mengimbau kepada ketua parpol, caleg dan kader untuk tetap menjaga keamanan sehingga proses kampanye dapat berjalan dengan tertib dan aman.

Kegiatan tersebut diawali dengan penandatanganan deklarasi kampanye damai oleh 12 pimpinan Parpol peserta pemilu  dengan KPU dan Panwas serta Kapolres sebagai saksi bagi penyelenggaraan kampanye terbuka nanti.

 Herman Woriori, S.E., ketika meninjau lokasi Pasar Ikan Serui (Kiri), bersama caleg PDI-P di Pasar Inpres Serui.(kanan).SERUI - Pengurus, kader dan Caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Kepulauan Yapen, Minggu (16/3), melaksanakan peninjauan langsung ke pasar Inpres Serui untuk melihat kondisi para pedagang sekaligus melakukan dialog bersama guna mengetahui kendala dan permasalahan yang dihadapi. 

Ketua Pemenangan PDI-P Kabupaten Kepulauan Yapen, Herman Woriori, S.E., dalam peninjauan itu mengatakan, sebagai partai oposisi persoalan yang dihadapi masyarakat akan menjadi tujuan utama partai dalam memperjuangkan kehidupan dan aspirasi masyarakat di daerah.

“Dari apa yang disampaikan warga pedagang, maka akan diperjuangkan oleh PDI-P di kursi dewan,” tandas Herman Woriori.

Pada kegiatan dialog yang digelar dengan masyarakat Pedagang tersebut dirinya mendapat banyak masukan dari masyarkat diantaranya penerangan kepada mama-mama Papua karena selama berjualan tidak mendapat fasilitas penerangan yang layak.

Senin, 17 Maret 2014 06:51

PPD Distrik Kosiwo Gelar Bimtek

Ditulis oleh

SERUI - Untuk mensukseskan Pemilu 9 April 2014 mendatang, berbagai kegiatan dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu mulai dari tingkat atas hingga bawah, seperti halnya kegiatan Bimtek tata cara pemungutan dan perhitungan suara DPR RI, DPD RI, DPRP dan DPRD kabupaten/kota kepada PPS seluruh  Distrik Koisiwo yang dibuka pelaksanaanya oleh Ketua PPD Distrik Kosiwo, Hiskia Mai di gedung SD Tatui, Minggu (16/4).

Hiskia Mai dalam arahannya menjelaskan, bimbingan teknis tata cara pemungutan dan perhitungan suara pada Pemilu Legislatif (Pileg) mendatang dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada PPS dan KPPS sebagai penyelenggara sehingga pada waktu pelaksanaannya nanti tidak terjadi kesalahan, secara khusus terkait pemungutan dan perhitungan suara.

Sabtu, 15 Maret 2014 10:09

KPUD Yapen Diminta Evaluasi Jadwal Kampanye

Ditulis oleh

Dinilai Menyulitkan Partai Politik

Herman Woriori, S.E. 	SERUI -  Ketua Pemenangan Partai PDI-P DPC Kabupaten Kepulauan Yapen, Herman Woriori, S.E., memberikan apresiasi terhadap jadwal tahapan kampanye partai politik (Parpol) yang telah dikeluarkan KPUD setempat.  Hanya saja ia meminta KPUD Yapen untuk meninjau kembali jadwal kampanye legislatif tahun 2014, mengingat untuk Daerah Pemilihan (Dapil) III dan IV yang secara geografis jauh jarak tempuhnya, sementara waktu yang diberikan hanya 1 hari. 

“Saya ingin memberikan masukan kepada seluruh kawan-kawan Parpol untuk mengevaluasi kembali jadwal kampanye yang ditetapkan mengingat untuk Dapil III dan IV tidak mungkin bisa di tempuh dalam satu hari perjalanan seperti dari Mambo, Ambaidiru ke Rosbori serta Kabuena, Kepulauan Ambai ke Pulau Kurudu dan yapen Utara. Hal ini perlu dipikirkan baik oleh KPU dan Parpol sehingga kalau bisa dijadwalkan per Distrik agar 14 hari dapat dipergunakan dengan baik untuk berkampanye oleh tiap Parpol,” papar Woriori di kediamnnya, Jumat (14/3).

Jum'at, 14 Maret 2014 09:57

Kajari Serui Eksekusi Mantan Ketua KPUD Waropen

Ditulis oleh

 Kajari Serui, Amran Muin, SH.MH ketika memberikan keterangan.SERUI - Mantan Ketua KPUD Waropen berinisial CM, Kamis (13/3) siang kemarin, dieksekusi pihak Kejaksaan Negeri Serui, ke lembaga pemasyarakatan Kelas II B Serui. Kepala Kejaksaan Negeri, Damran Muin, S.H., M.H., menjelaskan tindakan eksekusi yang dilakukan tersebut sebagai upaya pengamanan dalam proses penyidikan sekaligus mencegah tersangka agar tidak melarikan diri.

“Kami dari tim sudah sepakat untuk melakukan penahanan terhadap tersangka dengan alasan kelancaran penyidikan sekaligus mencegah tersangka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,”ungkap Damran Muin kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (13/3).

 Ketua KPUD Yapen, Benjamin Wayangkau, SE ketika memberikan Sosialisasi.SERUI - Ketua KPUD Yapen, Benjamin Wayangkau, S.E., Kamis (13/3), bertempat balai Kampung Menawi, Distrik Angkaisera, menggelar sosialisasi tata cara pelipatan surat suara pemilu yang dikawal oleh pihak Polres dan Kodim.

“ Dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini, menjadi momen yang baik bagi masyarakat terutama, para penyelenggara di tingkat distrik dalam hal ini lima anggota PPD dengan harapan bisa melakukan koordinanasi dan kerja sama yang baik sampai di tingkat bawah dalam rangka menyukseskan pelaksanaan tahapan pemilu,” ungkapnya.

Pangdam Wilayah II Saireri, Rudi Orarei (kanan).SERUI- Pangdam TPN-OPM Wilayah II Saireri, Rudy Orarei, menegaskan insiden yang terjadi di Distrik Angkaisera dikarenakan pemimpin daerah dalam hal ini Bupati tidak bijaksana menyikapi keberadaan pasukan TNI-Polri yang sebenarnya meresahkan masyarakat. Ia pun mengklaim proses pemilu tidak akan berjalan apabila pasukan TNI-Polri yang didatangkan tidak ditarik kembali dari Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Kalau menurut saya, semua rentetan kejadian yang belakangan ini menggangu Kamtibmas terjadi karena pimpinan daerah tidak terlalu bijaksana. Hal ini saya katakan karena Bupati yang mempunyai wewenang untuk menegur pasukan  TNI-Polri di Yapen karena yang mendatangkan mereka kan Bupati, akibat tidak ditegur maka mereka melakukan hal seenaknya saja kepada masyarakat,” jelas Rudi Orarei kepada Bintang Papua di kawasan Distrik Angkaisera, Rabu (12/2). 

Menurut Orarei, tindakan penyisiran secara beruntun di Distrik Angkaisera oleh Pihak TNI-Polri justru menimbulkan pelbagai pertanyaan bagi masyarakat pasalnya pada pertemuan antara dirinya dengan Bupati, pihaknya sudah mengeluarkan peryataan untuk menjamin keamanan termasuk mengawal proses pemilu. Namun yang terjadi di lapangan justru pasukan TNI-Polri yang semakin menjadi-jadi dengan melakukan tindakan penyisiran. 

SERUI-Sekretaris DPC PDIP kabupaten Kepulauan Yapen, Alisius Rumaikewi, mengkritisi tahapan sosialisasi pencontrengan yang dilaksanakan KPUD Kabupaten Kepulauan Yapen, di mana masih terdapat adanya laporan masyarakat pemilih pemula yang belum terdaftar. 

“Saya banyak sekali mendapat masukan dari pemilih pemula yang belum terdaftar sampai saat ini. Untuk itu kepada KPUD kami harapkan agar dapat melihat bagian ini karena pemilih pemula juga memilki hak untuk memberikan suara mereka kepada figur yang telah mereka andalkan pada  pemilihan legislatif 9 April nanti,” ujarnya kepada Bintang Papua di kediamannya, Rabu (12/2)

Dirinya yang juga merupakan Tokoh Pemuda sekaligus Caleg yang di usung PDIP dari Dapil II turut menyoroti keberadaan Otsus yang belum menyentuh kepada perekonomian masyarakat kecil seperti mama-mama Papua dan sektor perkebunan, pertanian serta peternakan.

 Selain itu keterlibatan pihak-pihak terkait dalam hal ini khususnya Bank Papua sebagai bank pemerintah menurut Rumaikewi dinilai belum mampu memberikan pelayanan maksimal berupa pemberian peminjaman modal kepada pengusaha kecil asli Papua sehingga menyulitkan pengusaha untuk mengembangkan usahanya.

Halaman 8 dari 107