Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Jum'at, 07 Februari 2014 06:46

DPRD Yapen Imbau Caleg Bersaing Secara Sehat

Ditulis oleh

Ketua DPRD Yapen Yotam Ayomi, ketika memberikan keterangan.SERUI - Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen, Yotam Ayomi, mengharapkan agar pemilu 2014 harus berjalan jujur adil dan tuntas sehingga dapat menghasilkan legislator yang bermutu dan berkualitas.

Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (6/2), Ia menjelaskan  untuk mencapai keinginan seluruh masyarakat maka penyelenggara Pemilu haruslah transparan serta menghormati hak-hak politik masyarakat pemilih dengan menghindari cara-cara yang tidak terpuji termasuk saling menuduh, menjatuhkan dan menghakimi sesama caleg saat berkampanye.

Dirinya yang juga diusung oleh partai Golkar pada pemilu legislatif tanggal 9 April mendatang berupaya  terus berkomitmen untuk mengedepankan kepentingan masyarakat luas dari pada kepentingan pribadi dan golongan.

Kamis, 06 Februari 2014 09:18

DPRD Imbau Masyarakat Kanawa Tidak Terprovokasi

Ditulis oleh

Pasca Kontak Senjata di Sasawa

Ketua DPRD Yapen Yotam Ayomi. SERUI - Pasca kontak senjata antara TNI-Polri dengan kelompok bersenjata di Kampung Sasawa, menyebabkan sebagian masyarakat yang mendiami Kampung Kanawa Disitrik Yapen Barat dan sekitarnya mengalami trauma dan kini para warga tengah mengungsi. Melihat Kondisi tersebut Ketua DPRD Yapen, Yotam Ayomi, mengambil sikap dengan melakukan pertemuan bersama Kapolres guna mengambil kebijakan positif terkait penanganan kondisi pasca insiden di Kampung Sasawa.

Yotam Ayomi, seusai melakukan pertemuan dengan Kapolres mengimbau kepada masyarakat yang meninggalkan kampung halamannya agar kembali dan beraktivitas sebagaimana biasanya sekaligus meminta warga agar tidak mudah terhasut oleh provokasi dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab.

“Sebagai wakil rakyat sudah seharusnya kita menyikapi hal ini, pada dasarnya masyarakat di kampung adalah orang-orang awam yang ketika mendengar dentuman senjata pasti akan menghindar. Untuk itu bersama pemerintah daerah dan pihak keamanan kami akan berupaya menenangkan masyarakat agar dapat kembali beraktifitas di kampung halamannya sekaligus menjamin keamanan kampung,” tandasnya, Rabu (5/2).

Esau Yerisitou, S.H., ketika memberikan keterangan.SERUI - Ketua Pengadilan Negeri Serui, Esau Yerisitou, S.H., mengatakan, kasasi yang diajukan ke Mahkamah Agung (MA) oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Yapen berinisial MR terkait Kasus penipuan ditolak dan hukuman yang bersangkutan ditetapkan 3 tahun penjara.

 “Pemberitahuan yang telah disampaikan kepada terdakwa MR pada hari Rabu tanggal 22 Januari 2014 lalu tentang putusan kasasi dari MA dimana inti dari putusan tersebut menolak permohonan kasasi dari Terdakwa MR,”paparnya, Rabu (5/2).

Selasa, 04 Februari 2014 05:48

TNI-Polri Sita Senjata dan Amunisi Milik KSB

Ditulis oleh

Dari Pembubaran Latihan Militer KSB di Sasawa

Kapolres Kepulauan Yapen Muhamad Anwar Nasir, S.Ik., dan Dandim 1709 Yawa Letkol.Inf. Dedi Iswanto ketika menujukan sejumlah Barang Bukti yang berhasil di sita. SERUI — Anggota TNI-Polri berhasil menyita sejumlah senjata rakitan dan amunisi dari pembubaran latihan militer oleh Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) di Sasawa, Serui, pada Sabtu (1/2). Kapolres Kabupaten Kepulauan Yapen AKBP Muhamad Anwar Nasir, S.Ik., dalam Jumpa persnya kepada wartawan  media cetak dan elektronik di Serui, Senin (3/2), mengatakan pembubaran latihan militer KSB berdasar laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas sekumpulan orang yang terkesan melakukan pelatihan militer yang berpusat di Kampung Sasawa, Distrik Yapen Barat. 

“Kepolisian dan TNI daerah Yapen mengambil kebijakan cepat dengan melakukan Patroli yang berujung pada kontak senjata dan mengakibatkan jatuhnya beberapa korban luka dari pihak TNI/Polri dan 1 korban tewas dari pihak penyerang yang diduga anggota KSB,”ujarnya. 

Selasa, 04 Februari 2014 05:28

Penambahan DPT Dipertanyakan

Ditulis oleh

SERUI — Kenaikan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Kepulauan Yapen yang begitu signifikan dari DPT Pemilihan Gubernur tahun 2013 lalu yang hanya berjumlah 67.052 menjadi 88.159 menjelang pemilu legislatif mengundang berbagai pertanyaan dari masyarakat. Salah satunya datang dari Sekretaris DPC Partai Bulan Bintang, Frans Mambai, yang mengungkapkan pertambahan DPT sebannyak 21.107 dalam kurun waktu 7 bulan sejak pemilihan Gubernur dirasakan sangat tidak wajar.

 “Saya selaku sekertaris Partai Bulan Bintang ingin mempertanyakan penambahan suara pada DPT kabupaten kepulauan Yapen tahun 2014 yang mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam kurun waktu kurang lebih 7 bulan telah terjadi penambahan pemilih sebesar 21.107 pemilih, ini tidak wajar menurut kami,” terangnya.

SERUI — Kelulusan siswa yang tidak bermutu akan menjadi sorotan utama masyarakat kepada guru sebagai pelaku pendidikan yang tidak mampu melakukan tugasnya dalam proses belajar mengajar. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kabupaten Kepulauan Yapen, Rony Theo Ayorbaba, A.P., M.Si., kepada wartawan di ruang kerjanya menanggapi kesiapan guru dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2014.

Dikatakan Ayorbaba, peran guru sangat sentral dalam pelaksanaan proses pembelajaran sehingga dituntut untuk professional. “ Jika masyarakat mengetahui kelulusan siswa tidak bermutu, maka sorotan utama akan bermuara pada ketidakmampuan guru dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab itu kemampuan seorang guru sebagai pendidik perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Senin, 03 Februari 2014 05:41

STKIP PGRI Serui Bakal Gunakan Ijazah Uncen

Ditulis oleh

Ketua STKIP PGRI Serui, Drs.Orgenes Runtuboi, M.Si.SERUI - Hadirnya STKIP PGRI Papua di Serui pada dasarnya untuk menjawab tuntutan dan tantangan peningkatan SDM pendidikan Papua serta amanat Undang-undang 21 tahun 2001 tentang Otsus. Demikian dikatakan Ketua STKIP PGRI Serui, Drs.Orgenes Runtuboi, M.Si., kepada wartawan di ruang kerjanya, Minggu (2/2).

Dikatakan Oregenes Runtuboi, mendirikan lembaga pendidikan sekolah tinggi merupakan suatu tantangan yang tidak semudah membalik telapak tangan karena membutuhkan komitmen dan kerja keras. 

“ Mendirikan sekolah atau perguruan tinggi merupakan hal yang rumit khususnya di Papua, dan itu terbukti dengan sampai saat ini rasio perguruan tinggi berbanding kelulusan sangat tidak seimbang, hal ini juga mengakibatkan banyak output dari SMA khususnya anak asli Papua tidak memiliki akses untuk menikmati jenjang perguruan tinggi, “ katanya. 

Senin, 03 Februari 2014 05:35

Polres Serui Gelar Diskusi Panel Kesiapan Pemilu

Ditulis oleh

SERUI - Menindaklanjuti diskusi yang sama di tingkat Polda Papua maka Polres kabupaten Kepulauan Yapen mengelar Diskusi Panel Kesiapan penyelenggaraan Pemilu tahun 2014 yang melibatkan semua unsur Stake Holder dan pimpinan Partai politik dengan narasumber Bupati dan Kapolres, Dandim 1709 Yawa, KPU dan Panwas.

Kapolres Kabupaten Kepulauan Yapen AKBP Muhamad Anwar Nasir, S.IK., ketika membuka Diskusi Panel tersebut menjelaskan Pemilu adalah barometer suksesnya pembangunan nasional sehingga mutlak dilaksanakan dan diamankan sehingga berjalan aman dan tuntas. Sehubungan dengan itu menurut Kapolres kegiatan Diskusi Panel yang dilakukan perlu mendapatkan perhatian serius dari para pengambil kebijakan sehingga makna pemilu dapat disosialisasikan.

SERUI - “ Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, Dr. Efraim Olesius Osok, M.Kes., bersama tim pelayanan kesehatan selama 8 hari yang lalu melakukan  pemantauan langsung ke sejumlah kampung di Distrik Wonawa dan Distrik Yapen Barat guna melihat pelayanan petugas kesehatan dan fasilitas pendukung yang tersedia di sana. Hal ini sebagaimana diungkapkannya kepada Bintang Papua, Kamis (30/1), di ruang kerjanya. 

Ia menjelaskan kunjungannya bersama tim merupakan tindak lanjut dari adanya laporan masyarakat yang mengeluhkan pelayanan petugas Pustu yang ada di kampung-kampung. Kunjungan pertama dilaksanakan di Kampung Dumani dan Woi selama 3 hari dan dilanjutkan dengan Aiwondeni dan Awado.

“Tujuan kami dari Dinas kesehatan melakukan kunjungan ke beberapa Kampung ini guna melihat secara langsung pelayanan kesehatan,” tandasnya.