Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Elon Aninam.SERUI - Salah satu tuntutan di era demokrasi saat ini adalah memberi ruang yang seluas-luasnya bagi masyarkaat untuk berorganisasi, serta menyampaikan pendapat. Tapi kebebasan itu bukan untuk membanguan wadah atau organisasi yang sama, sehingga mengakibatkan dualisame kepemimpinan seperti yang terjadi pada KAPP Kabupaten Kepulauan Yapen.

Hal itu dikatakan Ketua KAPP Kabupaten Kepulauan Yapen Elon Aninam kepada Bintang Papua belum lama ini di Serui.

“Di era Demokrasi ini wajar-wajar saja kepada setiap kelompok untuk membentuk sebuah wadah organisasi, tapi jagan membawa nama wadah dari wadah yang sudah ada seperti KAPP, ini karena pemerintah mauapun masyarakat juga sudah mengetahui bahwa Kepengurusan KAPP Yapen secara resmi telah dilantik pada tanggal 12 November 2013 oleh pimpinan Pusat KAPP sesuai dengan anggaran dasar dan rumah tangga organisasi,” tandas Elon Aninam.

Rabu, 11 Desember 2013 06:31

Dinkes Yapen Gelar Pelatihan Imunisasi

Ditulis oleh

Kepala seksi pengendalian dan pemberantasan penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, Melanton Numberi ketika memberikan keterangan (Kiri), salah seorang narasumber dari Dinkes Provinsi ketika memberikan materi pelatihan.SERUI - Persoalan Kesehatan di Provinsi Papua termasuk kabupaten Kepulauan Yapen dan Waropen  apalagi kesehatan menular menjadi persolan yang belum mampu diselesaikan, meskipun sebenarnya beberapa jenis penyakit diantarannya bisa dicegah. 

Demikian hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kebupaten Kepulauan Yapen Efraim Olesius Osok, M.Kes., ketika memberikan sambutannya pada kegiatan Pelatihan Imunisasi bagi petugas kesehatan Kabupaten dan Regional Kepulauan Yapen di Aula Hotel Merpati Serui Selasa (10/12) kemarin.

“Ada beberapa penyakit menular yang dapat dicegah dengan Imunisasi, misalnya imunisasi Polio yang merupakan penyakit umum masyarakat,” tandas Efraim Osok.

Dilakukannya pelatihan ini bertujuan agar lebih di fokuskan pada penyediaan Sumber daya Manusianya yang dipergunakan untuk mensosialisasikan pentingnya dilakukan imunisasi dini, yang akan berdampak baik bagi kesehatan masyarakat, karena efektif mampu mengurangi tingkat kematian yang di sebabkan oleh penyakit menular.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan, tidak bisa dipungkiri bahwa dalam pelaksanaan Imunisasi khusunya di daerah terpencil dan terisolasi, sering terkendala dengan beberapa persoalan, diantaranya  masalah teransportasi dan keterbatasan vaksin imunisasi, namun dirinya mengharapkan dengan pelatihan yang dilaksanakan dapat mengurangi tingkat permasalahan yang dihadapi petugas kesehatan.

Sementara Itu Kepala seksi pengendalian dan pemberantasan penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, Melanton Numberi pada kesempatan yang sama menjelaskan, pelatihan yang dilakukan lebih di fokuskan pada pencegahan penyakit menular melalui imunisasi seperti tuberculosis (TBC), Campak, Polio dan Tetanus yang sering diderita masyarakat sehingga menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan.

Suasana foto Bersama seusai acara hut Dharma Wanita Persatuan Waropen. WAROPEN - Peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan Ke-14 dipusatkan di gedung pertemuan pemda Waropen beberapa waktu lalu, dimanfaatkan menjadi moment membentuk komitmen untuk peningkatan kinerja menuju pembangunan yang berkelanjutan. 

“ Dharma Wanita Persatuan sesuai visi dan misinya melakukan kemitraan kerjasama, sehingga DWP bisa menjadi ujung tombak untuk mengimplementasikan program pemerintah di masyarakat, maka DWP telah menunjukkan keberhasilan serta kejujuran dengan bekerja tanpa pamrih semata-mata adalah kepuasan batin dan berdampak positif bagi kinerja PNS sebagai abdi pemerintah,”ungkap Ketua Umum DWP Ny. Nila. F. Moeloek yang di wakili oleh Ketua DWP Kabupaten Waropen Ny. Damiana Marini, dalam sambutannya 

DWP Pusat membuat MoU dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta, terkait dengan program yang telah dilaksanakan pertama, bidang pendidikan dengan kementerian pendidikan dan kebudayaan RI, kedua, Bidang ekonomi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan, ketiga, Bidang Sosial Budaya dengan Kementerian Kesehatan.

Selasa, 10 Desember 2013 08:18

KPUD Yapen Terbentuk

Ditulis oleh

Sekretaris KPU Kabupaten Kepulauan Yapen Fredi The, S.E., ketika dimintai keterangan.SERUI - Setelah melalui proses dan tahapan seleksi yang panjang, akhirnya KPUD Kabupaten Yapen terbentuk setelah KPU provinsi Papua berhasil menetapkan nama-nama komisioner KPU kabupaten kepulauan Yapen. 

Sekretaris KPU kabupaten Kapulauan Yapen, Fredi The, S.E., kepada Bintang Papua Senin (9/12) kemarin di ruang kerjanya mengatakan, dengan terbentuknya KPUD Yapen, diharapkan tahapan-tahapan Pileg dan Pilres untuk Pemilu 2014 mendatang semakin lancar.  

“Untuk seleksi calon anggota KPU kabuaten kepulauan Yapen memang mengalami tahapan yang panjang dan melelahkan, karena dari sekian calon anggota KPU yang melakukan fit and propert test banyak yang mengalami hambatan yakni masih terindikasi terlibat dalam partai maupun pengurus Partai yang menurut masyarakat hal itu terkait dengan kinerja Timsel yang tidak maksimal,” tandasnya.

SERUI - Sekretaris KPUD Yapen Fredi The, S.E., menerangkan mengacu pada keputusan Bawaslu Provinsi Papua Nomor 3/Keputusan bersengketa Bawaslu Papua/IX tahun 2013, pada tanggal 2 September tahun 2013 lalu telah tercapai suatu kesepakatan antara termohon dan pemohon dimana dalam berita acara kesepakatan tersebut baswaslu telah menarik kesimpulan bahwa Permohonan pemohon terkait DCT Partai Gerindra diterima seluruhnya.

“Untuk Partai Gerindra memang pada awalnya ada dua SK dari dua kepengurusan, sehingga daftar calon semetara yang telah kita umumkan harus dicantumkan ke daftar calon tetap, setelah ditetapkan pada daftar calon tetap, ternyata menuai Komplain dari bapak Radius Simbolon yang mempunyai SK baru  yang mempertanyakan kenapa DCS tidak di lakukan perubahan,” tandas Fredi The kepada Bintang Papua diruang kerjanya siang (9/12) kemarin.

Selasa, 10 Desember 2013 08:09

DPW Waropen Siap Bangun SDM yang Berkualitas

Ditulis oleh

Bupati Waropen DR. Drs. Yesaya Bunei, M.M.  WAROPEN - Peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan Ke-14 di pusatkan di Gedung Pertemuan Pemda Waropen pada Sabtu (7/12) kemarin menitikberatkan pada visi dan misi organisasi dengan ikut berperan aktif membangun sumber daya manusia Waropen yang berbobot dan berkualitas . 

“Banyak hal yang harus dan dapat dilaksanakan oleh DWP sesuai dengan visi dan misi organisasi, seperti ikut berkiprah mengambil bagian dalam upaya mencerdaskan anggota, khususnya dan kaum perempuan serta masyarakat pada umumnya, dimulai dengan langkah mempersatukan istri-istri PNS dari tingkat Kabupaten sampai tingkat Distrik, melalui koordinasi dan komunikasi yang baik dan terarah sehingga jaringan organisasi semakin kuat dan kokoh,” ungkap Bupati Waropen DR. Drs. Yesaya Bunei, M.M., dalam sambutannya yang di wakili oleh Ny, Yosina Bunei, S.Sos., di acara hut Dharma Wanita Persatuan.

Senin, 09 Desember 2013 10:43

TNPB Menyarankan UP4B Jangan Hanya Gandeng TNI

Ditulis oleh

Fernando Worabai selaku Panglima tertinggi tentara Nasional Papua Barat (TNPB) Wilayah Saireri ketika memberikan keterangan.SERUI - Fernando Worabai selaku Panglima tertinggi tentara Nasional Papua Barat (TNPB) Wilayah Saireri mempertanyakan keberadaan TNI di Kawasan Pantura yang didatangkan Pemerintah sebagai perbantuan pelaksanaan Proyek UP4B yang dinilai merugikan masyarakat karena tidak melibatkan masyarakat kawasan sekitar, untuk itu dirinya menyarankan seharusnya UP4B tidak hanya menggandeng TNI, tetapi juga masyarakat. 

“Apakah daerah ini tidak memiliki kontraktor beserta alat beratnya, sehingga mendatangkan Zipur dari luar pulau Papua untuk melakukan pekerjaan, sementara banyak masyarakat masih membutuhkan lapangan pekerjaan,” tandas Fernando Worabai ketika di temui Bintang Papua di kampung Borai Distrik Angkaisera Minggu (8/12) sore kemarin.

Lanjut di katakan Worabai, program UP4B diprioritaskan untuk memperdayakan masyarakat Papua namun yang terjadi di Yapen justru masyarakat tidak dilibatkan dalam program UP4B tetapi melibatkan personil TNI yang pada dasarnya sudah digaji oleh Negara sehingga menurutnya juga secara langsung telah merugikan masyarakat.

Ketua STKIP PGRI Serui, Drs. Orgenes Runtuboy, M.Si. SERUI - Ketua STKIP PGRI Serui Drs. Orgenes Runtuboy, M.Si., menyatakan kegiatan PPL, 368 mahasiswanya yang tersebar di 15 sekolah yang berada di Distrik Angkaisera, Kosiwo dan Yapen selatan terpenuhi sesuai apa yang ditetapkan, serta membuahkan hasil terbaik karena disambut positif oleh sekolah dan Murid serta masyarakat.

“Dari 368 mahasiswa kita yang turun PPL selama tiga bulan, dari sisi waktu terpenuhi kemudian dari substansi penilainnya juga rata-rata semuanya berhasil baik karena didukung oleh respon baik sekolah-sekolah pinangannya “ tandas Orgenes Runtuboy kepada Bintang Papua di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Kepala Distrik Masirei berfoto bersama Tim Monitoring Provinsi dan Kapolsek Masirei seusai melakukan Monitoring Pemasangan Pipanisasi. WAROPEN - Tahun anggaran 2013 ini akan dilaksanakan pemasanagan pipa induk sampai ke pemukiman yang mencapai kurang lebih 7 km, pemasangan sudah mencapai 70% yang sudah masuk ke kampung-kampung diantaranya kampung Siosirami, kampung Donggo, kampung Koweda, kampung Sinonde.

“Program pemerintah kabupaten Waropen yang dimana salah satu program prioritas Bupati dan wakil Bupati yaitu menyangkut sarana prasarana infrastruktur dasar sesuai visi misi untuk itu salah satu program yang dilaksanakan dalam tahun anggaran 2012-2013 yaitu pemasangan pipanisasi untuk menjangkau 3 distrik,” ungkap Kepala Distrik Masirei ketika memberikan keterangan kepada Bintang Papua, Sabtu (7/12) kemarin.