Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Kamis, 25 September 2014 00:50

Disperindagkop Tegur Pedagang

Ditulis oleh

Supaya  Berjualan di Dalam  Areal Pasar

Suasana tempat jualan para pedagan di  pasar baru tidak di tempati, justru pedagang menjajakan jualannya di luar gedung. SERUI - Para pedagang yang berjualan di depan kanopi pasar baru diperingatkan untuk tidak berjualan di lokasi itu. Sebab, gedung pasar baru yang dipersiapkan pemerintah sudah mengakomodir semua pedagangan, yang dalam artian semua los dan lapak didalam pasar sudah dibagi merata kepada pedagang sesuai dengan jenis barang dagangan.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Kepulauan Yapen, Ir. Edi Noca Mudumi kepada Bintang Papua, Rabu (24/9), mengungkapkan, kosongnya tempat jualan yang disediakan pemerintah bagi pedagang, jauh-jauh hari telah disikapi oleh pihaknya. 

“Memang benar, tempat lapak jualan masih banyak yang kosong, karena pedagang masih banyak berjualan di luar gedung pasar baru, sehingga ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami, guna mendorong pedagang masuk berjualan di pasar baru,” katanya.

Kamis, 25 September 2014 00:44

Pemerintah Rencana Bentuk Pokja

Ditulis oleh

SERUI - Asisten I Sekda Kabupaten Kepulauan Yapen, Drs. Marthen Rerei menegaskan, pembentukan kelompok kerja (pokja) oleh pemerintah didasarkan pada surat Mendagri untuk pembahasan lebih lanjut terhadap hasil pemilu legislatif 9 april 2014, yang nantinya akan dikirim ke gubernur guna proses pelantikan. 

“Bahwa pemerintah dalam hal ini bupati, memiliki kewenangan membentuk pokja guna verifikasi dan validasi untuk selanjutnya dikirim ke Gubernur guna proses pelantikan,”ucapnya kepada Bintang Papua, Rabu (24/9).

Kepala kantor kebersihan, pertamanan dan pemadam kebakaran Yapen, C.H Marany, S.Sos, M.SiSERUI - Kepala kantor kebersihan, pertamanan dan pemadam kebakaran Yapen, C.H. Marany, S.Sos, M.Si, menegaskan selain penyediaan taman kota di kawasan jalan Hasanuddin, tepatnya di pinggiran Bandara Serui, ditempat yang sama juga, pihaknya turut akan menyediakan tempat bermain yang akan dilengkapi jaringan internet nirkabel atau Wi-Fi. Sehingga kawasan jalan Hasanuddin ke depan, bakal menjadi pusat tempat bermain bagi masing-masing keluarga nantinya, khususnya pada waktu jam-jam santai.

“Saya pastikan, ketika kawasan taman kota dan tempat bermain sudah selesai sarana dan prasananya di bangun, maka kelak kawasan ini akan ajang rekreasi yang di gunakan warga masyarakat, dan para pengguna internet,” kata Marany saat berbincang-bincang dengan Bintang Papua baru-baru ini, terkait penataan taman kota dan tempat bermain yang sementara dibenahi dan dikerjakan.

Lebih jauh Marany mengemukakan, gencarnya pembangunan peningkatan ruas jalan di Kota Serui, tentu akan lebih mempercepat penataan dan keindahan wajah kota. Sehingga dampaknya bagi kantor kebersihan sebagai instansi yang menangani kebersihan Kota Serui, yakni kota akan lebih terlihat bersih dan indah.

Rabu, 24 September 2014 10:27

Warga Keluhkan Pendamping Respek Tinggalkan Tempat Tugas

Ditulis oleh

Pembangunan Fasilitas Pipa Air Bersih Terbengkalai

Yafet Paiki ketika dimintai keterangan SERUI - Warga di Distrik Teluk Ampimoi, mengeluhkan pendamping Respek yang meninggalkan tempat tugas. Pasalnya, di wilayah itu tengah dikerjakan jaringan pipa air bersih menggunakan dana Respek senilai Rp227 juta. Akan tetapi kini jaringan pipa yang tengah dikerjakan itu terbengkalai.

“Warga ini mau konsultasi, mau bertanya, kenapa demikian. Tetapi pendamping Respek tidak berada di tempat. Sementara dana Respek Rp227 juta sudah cair, tetapi pembangunan jaringan pipa malah amburadul. Sehingga pekerjaan itu tidak berjalan sampai dengan hari ini,”ucap Tokoh Pemuda Teluk Ampimoi, Yafet Paiki, kepada Bintang Papua, kemarin. 

Rabu, 24 September 2014 10:22

Belum Semua Pedagang Berjualan di Dalam Gedung Pasar Baru

Ditulis oleh

SERUI - Pemerintah kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi UKM begitu peduli terhadap pedagang dengan membangun sarana dan prasarana pasar baru kepada yang memadai untuk transaksi jual beli para pedagang dan konsumen. 

Tetapi sayang, seiring waktu berjalan para pedagang tidak menempati lapak-lapak yang tersedia di dalam pasar baru, sehingga transaksi jual beli belum terpusat di dalam pasar baru, melainkan di luar gedung. Karena lapak-lapak masih kosong, akhirnya konsumen berbelanja di luar gedung, dimana pedagang menjajakan jualannya. 

“Los-los pasar baru dan lapak-lapak yang tersedia pada kosong, sementara pedagang, lebih memilih untuk menjajakan jualannya di luar pasar baru, dengan bermodalkan alas seadanya. Bahkan kanopi jalan, yang seharusnya untuk kawasan parkir roda dua, masih diisi pedagang musiman untuk menjajakan barang jualannya,”ujar salah satu warga Kota Serui, Rudi kepada Bintang Papua.

Melihat  kondisi itu, tentu pekerjaan rumah bagi instansi teknis yaitu dinas perindustrian, tidak cukup hanya menyediakan sarana dan prasana, tetapi harus mendorong para pedagang, untuk menempati seluruh lapak-lapak yang telah tersedia. 

Selasa, 23 September 2014 00:59

Kakao, Komoditi Unggulan Perkebunan di Yapen

Ditulis oleh

Kadis Perkebunan, M. Pariaribo. 	SERUI - Kepala Dinas Perkebunan kabupaten kepulauan Yapen, M. Pariaribo menegaskan bahwa komoditi unggulan hasil perkebunan Kabupaten Kepulauan Yapen adalah tanaman Kakao atau coklat. Pasalnya, kualitas tanaman kakao dari daerah itu sangat baik. Namun sayang, saat ini terjadi penurunan produksi dan kualitas akibat dari serangan hama wereng. 

“Untuk itu dalam upaya meningkatkan kembali kualitas dan produksi tanaman kakao di daerah itu, saat ini telah diambil tindakan langsung ke lapangan, yaitu melakukan peremajaan bagi pohon kakao, dan menyemprot insektisida racun hama,”terangnya kepada Bintang Papua saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/9). 

Seiring dengan adanya tindakan tersebut, ungkap Pariaribo, tanaman kakao yang hampir menyebar di tiap distrik khususnya Distrik Angkaisera dan Distrik Yapen Timur, saat ini produksinya semakin meningkat.

Selasa, 23 September 2014 00:58

Sekda Yapen Canangkan Program P3

Ditulis oleh

Distribusikan Kelambu Anti Nyamuk Masal Terintegrasi

SERUI - Pencanangan pelaksanaan pekan pengobatan (P3) dan pendistribusian kelambu anti nyamuk masal terintegrasi, Senin (22/9) kemarin, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Yapen, Drs. Alexander Nussy, MM., di halaman kantor Bupati di jalan Irian, usai berlangsungnya apel gabungan pagi hari.

Peluncuran kelambu anti nyamuk tahun 2014 di Yapen itu, ditandai dengan penguntingan pita selubung pencanangan kelambu, dan penyerahan kelambu secara simbolis, oleh Sekda kepada pegawai. Selanjutnya, untuk distribusi kelambu anti nyamuk, tegas Sekda, akan ditindaklanjuti Dinas Kesehatan untuk disalurkan kepada semua distrik di daerah itu. 

“Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dan menjadi ancaman di daerah tropis dan sub tropis yang mempengaruhi angka kematian bayi, anak umur di bawah lima tahun dan ibu melahirkan serta menurunkan produktivitas kerja,” tegas Sekda Yapen, Alexander Nussy ketika membacakan sambutan Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos.

Senin, 22 September 2014 05:16

Jumlah Mahasiswa Kelas IPB di Yapen Melonjak

Ditulis oleh

Peningkatan Mahasiswa Baru Angkatan ke-II Capai 100 Persen

SERUI – Demi meningkatnya kualitas sumber daya manusia di kabupaten kepulauan Yapen, pemerintah daerah bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) membuka jurusan teknologi industri benih, perikanan dan informatika. Kerjasama ini sudah berjalan dua tahun, dimana pada angkatan pertama diserap sebanyak 100 orang.

“Untuk angkatan ke-II, penerimaan mahasiswa baru tahun 2014, ada peningkatan yang sangat signifikan dan mencapai persentase seratus persen dari jumlah sebelumnya. Artinya saat ini sekitar 300 orang mahasiswa yang terserap, dan ini menandakan kelas ini sangat diminati pelajar,”ungkap Ricardo Kumbubui, salah satu panitia Ospek penerimaan mahasiswa baru IPB, kelas Yapen, kepada Bintang Papua pekan kemarin. 

Khusus panitia Ospek angkatan ke-II, kata Kumbubui, seluruh angkatan pertama hampir semua ikut terlibat guna menjalankan masa orientasi selama tiga hari bagi mahasiswa/mahasiswi yang baru. Lebih jauh Kumbubui mengemukakan bahwa pelaksanaan Ospek mulai dari pengenalan Kampus

Senin, 22 September 2014 05:16

KKP Sosialisasi Implementasi IHR

Ditulis oleh

SERUI – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Biak, mengadakan sosialisasi implementasi International Health Regulation (IHR) di Kabupaten Kepulauan Yapen, bertempat di gedung Silas Papare, pekan kemarin. Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama Kementrian kesehatan Indonesia melalui Direjen Pengendalian Penyakit dan kesehatan lingkungan. 

Bupati Yapen, Tonny Tesar, S.Sos., dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut,  sangat menyambut baik adanya sosialisasi itu dan berterima kasih kepada Kepala Kantor KKP Kelas III Biak, atas kepedulian terhadap permasalahan kesehatan terutama penyebaran penyakit menular.

“Upaya yang harus dilakukan untuk mencegah serangan berbagai penyakit adalah melalui tindakan antisipasi sedini mungkin berupa penerapan pola hidup sehat. Mengingat ancaman dan serangan penyakit ditengah keberlangsungan hidup kita bukanlah hal yang dapat diprediksikan kapan datangnya,”ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Setda Yapen, Drs. Marthen Rerey.

Lanjut Bupati, kesiapsiagaan terhadap serangan wabah penyakit yang sejauh ini sudah terdeteksi dan telah mengganggu kesehatan barangkali merupakan hal yang asing. Namun ini berbeda dengan munculnya wabah penyakit menular yang penyebarannya dari luar daerah dan secara tiba-tiba menghampiri kehidupan jasmani.

 “Sudah tentu hal itu adalah sebuah kejadian yang luar biasa dan meresahkan dunia termasuk kita semua sebagai keprihatinan internasional terhadap kesehatan publik atau public health emergency of international concern (PHEIC),”urainya.

Halaman 12 dari 126