Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tahun ini, Akan Mencoba Masuk Pasar Asia Tenggara

Bangunan Megah berlantai 7 kantor utama Bank Papua yang berada di Jantung Kota Jayapura .Insert : Direktur Utama Bank Papua Djohan Kafiar yang memberikan Banyak perubahan cukup Signifikan selama menjabat sebagai orang nomor satu di Bank Pembangunan Daerah Papua ( BPD ).Jayapura – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua kini memasuki usia ke 48 tahun (berdiri sejak tahun 1966). Seiring dengan perjalanan waktu  tersebut, eksistensi serta pamor Bank Papua semakin mempesona. Terbukti  dari kegigihannya bertahan dijalur sebagai Bank Daerah, maka  di usia yang ke 48 tahun, Bank Papua kini memilik aset  total mencapai Rp20 Triliun. Tak heran jika Bank Papua ini tidak hanya sebagai Bank Daerah terbesar di tanah Papua, namun juga tingkat Nasional bahkan mampu mengalahkan Bank Daerah di wilayah lain.
Tidak mudah memang untuk menyandang predikat Bank Daerah yang saat ini keberadaannya diperhitungkan, bukan hanya di lokal Papua namun juga seantero nusantara. Bahkan di 2014 ini akan mencoba keberuntungan untuk masuk ke pasar Asia Tenggara .
 Kendati berbagai onak dan duri datang silih berganti coba menghembus dan merapuhkan susunan sendi - sendi yang telah terbangun 48 tahun silam, tepatnya tahun 1966, baik yang bersifat operasional perbankan maupun hal - hal lain, sebagai akibat dari penerapan kebijakan Pemerintah dan Pengaruh Kondisi perekonomian Nasional,namun semua itu mampu terlewati dengan baik. “Sejak Bank Papua Berdiri di Tanah Papua pada 1966 sampai saat ini Bank Papua terus menunjukkan pertumbuhan kinerja yang luar biasa, sebagai Bank terbesar di tanah Papua  Bank Papua berkomitmen untuk menjadi Bank Komersial yang kuat, unggul dan terpercaya,”ungkap Direktur Umum & Operasional Sharly A.

Diterbitkan di Halaman Utama

JAYAPURA— Bank Papua betul-betul memanjakan seluruh personil skuad Mutiara Hitam julukan  bagi  Persipura Jayapura. Selain memberikan dukungan dana Rp6 miliar, Bank milik Pemprov Papua ini bakal menerbitkan Kartu ATM Persipura.
“Kerjasama Bank Papua dan  Persipura Jayapura sudah berlangsung  lama kemudian sebagai salah-satu apresiasi kami kepada Persipura, kami menerbitkan Kartu ATM Persipura,” ujar  Direktur Utama Bank Papua John Kafiar usai penandatangangan Memorandum of  Understanding  (MoU) Bank Papua dan Persipura  di Kantor  Bank Papua Cabang Abepura, Senin (27/1).
Dikatakan John Kafiar, pihaknya dalam waktu dekat ini  bakal melaunching Kartun ATM Bank Papua. 
Menurut  John Kafiar,  Persipura kini telah melangkah  ke luar Papua  sehingga  pihaknya menerbitkan Kartu  ATM Persipura  yang dilengkapi  Debit Card berlebel Visa,    untuk mengantisipasi  ketika   Titus  Bonay  Cs berlaga di  AFC Cup  di Kuala Lumpur, Singapura, Bangkok, Cina atau dimanapun mereka  bisa menggunakan Kartu ATM Persipura.

Diterbitkan di Soccer

PT BPD Papua (Bank Papua) mencatatkan tambahan hampir tiga ribu rekening baru dari karyawan PT Freeport Indonesia. 

Perseroan menargetkan akan menjadi bank devisa yang melayani transaksi keuangan baik dalam rupiah maupun mata uang asing. Pembukaan rekening dari Freeport ini juga didukung tuntutan renegosiasi oleh Pemda Papua.

Direktur Utama Bank Papua, Johan Kafiar mengatakan, sampai saat ini PT Freeport telah membuka hampir tiga ribu rekening baru. Ke depan diharapkan masih akan terus bertambah karena sebelumnya perusahaan membagi dalam beberapa bank.

Diterbitkan di Papua Selatan
Rabu, 08 Januari 2014 09:32

2014, Bank Papua Komit Makin Terpercaya

JAYAPURA - Bank Papua di Tahun 2014 berkomitmen akan semakin maju dan berkembang, baik secara omzet maupun aset dan lainnya. Hal ini bertujuan diantaranya untuk menjadikan Bank Papua menjadi Bank Regional Champion (BRC) menjadi hal yang nyata.
Untuk itu segala terobosan telah dimaksimalkan guna mencapai hal tersebut  diantaranya adalah di tahun 2014 ada penambahan modal disetiap pemegang saham baik pemerintah Provinsi Papua dan Papua barat maupun seluruh kabupaten dan kota sesuai dengan keputusan Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) yaitu sebesar  kurang lebih Rp350 miliar,” ungkap Johan pada kegiatan peresmian kantor OJK di Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua dan Papua Barat, Senin (6/1).
“Jadi di Tahun 2014 ada penambahan modal sekitar kurang lebih Rp350 miliar di setiap pemegang saham, baik pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat maupun seluruh kabupaten dan kota sesuai dengan RUPS,” jelasnya.

Diterbitkan di Port Numbay
Rabu, 08 Januari 2014 09:32

2014, Bank Papua Komit Makin Terpercaya

JAYAPURA - Bank Papua di Tahun 2014 berkomitmen akan semakin maju dan berkembang, baik secara omzet maupun aset dan lainnya. Hal ini bertujuan diantaranya untuk menjadikan Bank Papua menjadi Bank Regional Champion (BRC) menjadi hal yang nyata.
Untuk itu segala terobosan telah dimaksimalkan guna mencapai hal tersebut  diantaranya adalah di tahun 2014 ada penambahan modal disetiap pemegang saham baik pemerintah Provinsi Papua dan Papua barat maupun seluruh kabupaten dan kota sesuai dengan keputusan Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) yaitu sebesar  kurang lebih Rp350 miliar,” ungkap Johan pada kegiatan peresmian kantor OJK di Kantor Perwakilan BI Provinsi Papua dan Papua Barat, Senin (6/1).
“Jadi di Tahun 2014 ada penambahan modal sekitar kurang lebih Rp350 miliar di setiap pemegang saham, baik pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat maupun seluruh kabupaten dan kota sesuai dengan RUPS,” jelasnya.

Diterbitkan di Port Numbay

Pimpinan Majelis Ta’lim Bank Papua, Sanusi ketika foto bersama anak yatim dan duafa yang hendak sunatan massal.JAYAPURA – Dengan melibatkan sekitar 10 tenaga medis dari rumah sakit Youwari Sentani Majelis Ta’lim Bank Papua sebagai sponsorship dan Baitul Mall Hidayatullah (BMH) Cabang Jayapura sebagai penyelenggara, menggelar Sunatan Massal, yang diikuti sekitar 120 anak yatim serta duafa di wilayah Masjid Darrusalam Tanah Hitam.

Diterbitkan di Ekonomi & Bisnis
Jum'at, 13 Desember 2013 08:06

Bank Papua Komit Prioritaskan Persipura

JAYPURA—Direktur Utama Bank Papua Johan Kafiar, menegaskan Bank Papua dalam pemberian dukungan kepada beberapa klub sepakbola yang ada di Papua tetap memprioritaskan Persipura Jayapura, karena melihat dari sisi prestasi.
“Karena bukan Persipura saja, 8 klub yang kita soponsosri yang ada di Papua semua, termasuk Persiwa, Perseman, kemudian Perseru yang baru masuk ISL juga Persipura, kalau digabung-gabung (nilai sponsorship) semua cukup besar juga,” ucap Johan ketika ditanya Bintang Papua mengapa Bank Papua tidak memberikan dukungan lebih (dari Rp. 6 Miliar) untuk Persipura, pada Rabu (11/12).
Tetapi nilai dukungan yang diberikan Bank Papua diklaim Johan yang terbesar diberikan untuk Persipura, karena secara usia Mutiara Hitam yang paling tua dan dari segi prestasi Boaz Solossa Cs baru saja berhasil menjadi juara ISL untuk yang ke-4 kalinya.
Ia juga mengkonfirmasi, bahwa untuk musim 2013-2014 Bank Papua akan memberikan sokongan anggaran untuk Persipura sebesar Rp. 6 Miliar, atau naik Rp. 2 Miliar dari musim sebelumnya.

Diterbitkan di Soccer

Direktur BPD Johan Kafiar dan Assisten II Bidang Perekonomian Pemprov,Drs.Ellia I Loupatty M.M, cek kesehatan sebelum tanding Futsal di Lapangan Boulevard  (16/11).JAYAPURA – Sejalan dengan Visi dan Misi Gubernur Papua Lukas Enembe, S.I.P., M.H., yaitu menjadikan Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera, untuk itu Bank Papua sebagai Lembaga Keuangan Milik Masyarakat Papua yang melalui Visinya yaitu menjadi Bank Komersial yang kuat, Unggul dan Terpercaya melakukan Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Papua selaku Pemegang Kepentingan (stakeholder)
Johan Kafiar Direktur Bank Papua mengatakan, “Wujud dari sinergi Bank Papua dengan Pemerintah Provinsi Papua adalah dengan selalu menempatkan Posisinya sebagai mitra kerja dari Pemerintah Daerah dan Mendukung Setiap Kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Daerah untuk kepentingan Rakyat banyak,”ujar Johan disela-sela kegiatan Government Gathering dengan Pemerintah Daerah Papua sabtu (16/11) bertempat di Lapangan Boulevard Distrik Jayapura Selatan Entrop - Jayapura  

Diterbitkan di Halaman Utama

Dari Raker PT. Bank Pembangunan Daerah Papua

SENTANI – Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua, Johan Kafiar mengungkapkan, Bank Papua kedepan harus bersinergi dengan Program Pemerintah, baik itu Program Pemerintah Provinsi Papua maupun program Pemerintah Kabupaten/Kota.
Demikian disampaikan Johan Kafiar dalam sambutannya,  ketika membuka Rapat Kerja (Raker) PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua tahun 2013, Kamis (7/11/2013) kemarin pagi, di Hotel Travellers, Sentani-Kabupaten Jayapura.
Dikatakannya, rapat kerja PT. Bank Pembangunan Daerah Papua ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja di tahun 2013 dan menyusun program kerja untuk tahun 2014 mendatang, dengan tetap dituntut untuk dapat menjaga perputaran bisnis secara wajar dan stabil.
“Rapat kerja ini untuk mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan tentang program dan rancangan kedepan, walau kita sebagai insan Bank Papua mengenal prinsip ‘High Risk High Return’ namun, sedapatnya secara bijak segala program di tahun depan dapat disusun dengan baik, sehingga melalui raker ini untuk tetap fokus dan aktif memberikan kontribusi didalam rapat” ujarnya.
Johan menjelaskan, bahwa setelah melewati triwulan I, II, dan III tahun 2013, Bank Papua telah mendapat hasil yang cukup baik, sehingga memasuki Triwulan ke IV atau akhir dari operasional, Bank Papua diajak untuk kembali menyusun strategi bisnis kedepan. “Kita jangan hanya mengacu pada pencapaian kedepan, akan tetapi strategi Bank Papua harus bersinergi dengan Program Pemerintah Daerah, Baik itu Provinsi maupun Kabupaten Kota,” ujarnya.

Diterbitkan di Kenambay Umbay
Rabu, 30 Oktober 2013 07:25

Bank Papua Teken MoU Dengan Uncen

JAYAPURA - Bank Papua melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Cenderawasih  (Uncen) dalam hal kerjasama layanan perbankan bagi civitas akademika Uncen tersebut.
Selain itu juga guna mewujudkan komitmen dan pencapaian Bank Regional Champion (BRC) yang harus melakukan sinergi dengan stokeholders, yakni salah satunya adalah Uncen.
Acara penandatanganan MoU ini berlangsung di Aula Rektorat Uncen Lt. 3, Perumnas III, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Selasa (29/10) kemarin pagi sekitar pukul 09.00 WIT.
Dalam penandatanganan MoU antara Bank Papua dengan Uncen itu dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Papua Johan Kafiar, S.E., M.M., dengan rektor Uncen Prof. Dr. Karel Sesa, M.Si., yang disaksikan Komisaris Bank Papua Prof. Dr. Ir. Frans Wanggai dan Pembantu Rektor (Purek) 4 Prof. Dr. La Pona, M.Si.
Dirut Bank Papua Johan Kafiar mengatakan, kerjasama antara Bank Papua dengan Uncen ini sebenarnya sudah yang kesembilan kalinya dilakukan sejak tahun 2004 lalu.

Diterbitkan di Halaman Utama
Halaman 1 dari 3