Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Sabtu, 02 Maret 2013 13:50

CARA PRAKTIS MENGUASAI TABEL PERKALIAN DALAM PELAJARAN MATEMATIKA

Ditulis oleh  redaksi binpa
Taksir item ini
(4 pilihan)

 

 

 

OLEH : D A J O N O.A.Ma.Pd

Guru SD YPPK ONGGARI , MERAUKE

 

DAJONO. A.Ma.PdMatematika adalah suatu mata pelajaran yang membuat banyak anak stres. Dan suatu hal yang menakutkan . Sehingga anak-anak menjadi benci terhadap pelajaran matematika . Setiap kali ketemu pelajaran matematika atau mendengar kata-kata berhitung , atau lihat jadwal bahwa besuk pelajaran matematika, langsung anak-anak itu pusing cari alasan untuk menghindar dari pelajaran itu. Mereka cari alasan supaya tidak berhadapan dengan angka-angka matematika yang selalu menghantui pikirannya. Karena setiap kali mengrjakan soal matematika sering gagal dan selalu dapat hukuman dari gurunya atau di rumah masih dapat marah dari orang tua karena nilainya jelek. Hal seperti ini bisa berlarut larut sampai anak-anak di sekolah lanjutan yant lebih tinggi. Apa lagi kalau sudah sampai pada pelajaran matematika tentang Perkalian.
Bagaimana caranya agar anak-anak mudah menguasai table perkalian , dan senang belajar matematika ? Caranya mudah , yang perlu kita lakukan adalah kita buka pikiran anak-anak agar merasa senang, rileks, dan merasa mampu . Kita buka pikiran anak dengan cara ; meminta kepada anak untuk menyebutkan, minimal tiga , manfaat menguasai table perkalian dalam hidupnya. Kalau anak-anak bingung, kita bisa mengarahkan dengan memberi penjelasan yang intinya adalah anak-anak sangat membutuhkan dan perlu kecakapan matematika dalam bentuk perkalian. Jadi dalam kegiatan kita sehari-hari di sekolah maupun di rumah matematika sangat dibutuhkan.


Mari kita menuju ke pembelajaran untuk menguasai table perkalian yang praktis.
? Dengan Model Pembelajaran : PAIKEM
? Metode Pembelajaran : Ceramah dan Demonstrasi
? Alat Peraga : Kelereng, bijibijian, batu kecil, atau lidi yang tersedia disekitar sekolah dan tabel Perkalian.
Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Pertama kita ajarkan perkalian 0, 1, dan 10. Setelah itu ajarkan perkalian 9.
2. Setelah anak menguasai perkalian 0, 1, 10, dan 9, baru dilanjutkan dengan perkalian 5. (lima)
3. Selanjutnya ajarkan tabel perkalian 2, 3, dan 4.
4. Terakhir ajarkan tabel perkalian 6, 7, dan 8.
Kita mengajarkan dengan alur seperti ini tujuannya adalah agar di pikiran anak tertanam keyakinan bahwa matematika itu sangat mudah. Setelah anak yakin bahwa matematika itu mudah, kita akan sangat mudah mengajarkan apa saja kepada anak.
Dengan pemahaman di atas, marilah kita mulai belajar cara menguasai tabel perkalian yang mudah dan menyenangkan.
I. Perkalian : Bentuk lain dari Penjumlahan Berulang.
Secara prinsip , perkalian sebenarnya adalah bentuk lain dari penjumlahan berulang. Maksudnya untuk lebih menyederhanakan , jika kita hendak menjumlahkan :
3 + 3 + 3 + 3 + 3 = 15 ? Kita akan mengubahnya dalam bentuk perkalian 5 X 3 = 15.
Contoh lain misalnya : 6 + 6 + 6 + 6 = 24 . Bentuk perkaliannya adalah 6 X 4 = 24
Dengan kata lain : 3 + 3 + 3 + 3 + 3 = 15

x 0       1      2       3      4       5     6       7     8       9      10
0 0 X 0 1 x 0 2 x 0 3 x 0 4 x 0 5 x 0 6 x 0 7 x 0 8 x 0 9 x 0 10 x 0
1 0 X 1 1 x 1 2 x 1 3 x 1 4 x 1 5 x 1 6 x 1 7 x 1 8 x 1 9 x 1 10 x 1
2 0 X 2 1 x 2 2 x 2 3 x 2 4 x 2 5 x 2 6 x 2 7 x 2 8 x 2 9 x 2 10 x 2
3 0 X 3 1 x 3 2 x 3 3 x 3 4 x 3 5 x 3 6 x 3 7 x 3 8 x 3 9 x 3 10 x 3
4 0 X 4 1 x 4 2 x 4 3 x 4 4 x 4 5 x 4 6 x 4 7 x 4 8 x 4 9 x 4 10 x 4
5 0 X 5 1 x 5 2 x 5 3 x 5 4 x 5 5 x 5 6 x 5 7 x 5 8 x 5 9 x 5 10 x 5
6 0 x 6 1 x 6 2 x 6 3 x 6 4 x 6 5 x 6 6 x 6 7 x 6 8 x 6 9 x 6 10 x 6
7 0 x 7 1 x 7 2 x 7 3 x 7 4 x 7 5 x 7 6 x 7 7 x 7 8 x 7 9x7 10x 7
8 0 x 8 1 x 8 2 x 8 3 x 8 4 x 8 5 x 8 6 x 8 7 x 8 8 x 8 9 x 8 10 x 8
9 0 x 9 1 x 9 2 x 9 3 x 9 4 x 9 5 x 9 6 x 9 7 x 9 8 x 9 9 x 9 10 x 9
10 0 x 10 1 x 10 2 x 10 3 x 10 4 x 10 5 x 10 6 x 10 7 x 10 8 x 10 9 x 10 10 x 10

Agar lebih menyenangkan dapat digunakan alat peraga yang murah misalnya kelereng, batu –batu kecil atau cangkang siput yang kecil-kecil. Benda –benda tersebut dapat digunakan untuk meragakan penjumlahan berulang dalam mempelajari perkalian .
Kita perlu konsisten mengajar anak bahwa 5 x 3 itu adalah 3 + 3 + 3 + 3 + 3, yaitu angka 3-nya sebanyak 5 kali. Bukan 5 + 5 + 5 , atau angka 5-nya 3 kali.
II. Sifat Komutatif Perkalian
Istilah “komutatif” dalam bahasa sehari-hari adalah “bolak balik “ Maksudnya adalah
5 x 3 sama dengan 3 x 5, dan 6 x 4 sama dengan 4 x 6. Dengan kata lain suatu bentuk perkalian , kalau di bolak balik hasilnya pasti sama. Sifat ini nantinya akan sangat membantu dalam mengurangi beban menghafal fakta perkalian .
Secara ringkas tabel perkalian yang harus dihafal seperti di bawah ini :
Sekarang marilah kita buktikan bahwa dari seluruh fakta perkalian yang ada pada tabel di atas sebenarnya anak tidak perlu menghafal semuanya.
Langkah : 1. Perkalian 0 ( nol )
Bilangan berapapun bila dikalikan dengan 0 (nol) , hasilnya pasti 0 (nol ).
Contoh : 3 x 0 = 0, 5 x 0 = 0, 0 x 4 = 0 , 0 x 9 = 0
Kemudian Perkalian 1
Bilangan berapapun bila dikalikan dengan 1 maka hasilnya pasti sama dengan bilangan itu sendiri.
Contoh : 7 x 1 = 7
8 x 1 = 8
1 x 3 = 3
Selanjutnya Perkalian 10
Perkalian bilangan 10 juga mudah. Bilangan berapapun bila dikalikan dengan 10 maka untuk mendapatkan hasilnya cukup menmbah angka 0 (nol) di belakang bilangan itu.
Contoh : 5 x 10 = 50, 4 x 10 = 40, 6 x 10 = 60 dan seterusnya.
Tiga tahap pada langkah pertama ini anak anak sudah dapat menguasai perkalian 0, perkalian 1 dan perkalian 10
Mari kita lanjutkan tahap ke empat dari langkah pertama ini, untuk belajar perkalian 9
Dengan menggunakan kalkulator jari 1 dapat digunakan untuk menghitung perkalian
1 x 9 sampai 9 x 9. Dengan menggunakan kalkulator jari 1 anak-anak dapat menguasai perkalian 9 dengan mudah.

 

 

 

 

 

Baca 5118 kali

1 komentar

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task