Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Papua Selatan
Kamis, 09 Juli 2015 01:05

Orang Marind Diajak Berbesar Hati

Ditulis oleh

MERAUKE – Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke dan juga tokoh masyarakat Marind asal Kampung Wanam Distrik Ilwayap, Antonius Omogio Kahol mengajak semua masyarakat Marind untuk berbesar hati.

Menjelang Pilkada Desember 2015, Antonius Omogio Kahol mengajak masyarakat Marind untuk selalu menjaga kedamaian di Tanah Anim Ha. Kahol berpendapat, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar.

Tetapi, perbedaan itu jangan sampai memecahbelahkan persatuan dan kesatuan masyarakat Marind, yang dikenal melalui semboyan ‘Izakod Bekai Izakod Kai’ (Satu Hati Satu Tujuan). 

“Sebagai Orang Marind kita perlu bisa berbesar hati. Orang Marind punya kemampuan intelektual bagus. Tapi kemampuan itu jangan sampai memcahkan kita. Lawan politik itu biasa, pandangan beda-beda itu ada. Tapi perbedaan pandangan itu dimanfaatkan untuk bangun daerah ini,” ajaknya, Senin kemarin.

Menurut Kahol, perbedaan merupakan potensi untuk disatukan dalam suatu persepsi bersama membangun daerah. Seyogyanya, sambung Kahol, perbedaan dikelola dengan bijaksana. Bukan dijadikan sebuah pertentangan untuk memecahbelahkan persaudaraan masyarakat Marind.

Kamis, 09 Juli 2015 01:05

160 Kampung Siap Kelola Dana ADD

Ditulis oleh

MERAUKE – Terkait rencana Pemerintah Pusat merealisasikan dana Alokasi Dana Desa (ADD) bagi seluruh desa/kampung di Indonesia, disambut baik oleh pemerintah daerah. Salah satunya, Pemerintah Kabupaten Merauke.

Menurut Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, secara umum aparatur dan masyarakat di 160 kampung dan delapan kelurahan di Kabupaten Merauke siap mengelola dana Alokasi Dana Desa.

“Aparatur kampung dan masyarakatnya sudah kita siapkan. Karena apa? Kita sudah laksanakan Gerbangku. Yang notabene, persis dengan ADD. Hanya dalam ADD itu dia lebih lengkap dengan APBK,” terang Romanus kepada wartawan, kemarin.

Sebelum ADD turun, kata Romanus, aparatur di 160 kampung telah dibekali dengan pola pikir dan pemahaman yang cukup memadai. Aplikasi nyata di lapangan, adalah implementasi Program Gerbangku.

Rabu, 08 Juli 2015 01:34

Empat Kabupaten Berpotensi Ganggu Tahapan Pilkada

Ditulis oleh

Anggota KPU Papua, Tarwinto dan Izak R. Hokoyabi memberikan keterangan pers kepada wartawan di Merauke.MERAUKE – Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, Tarwinto mengungkapkan, dari 11 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak Desember 2015, ada empat kabupaten yang dinilai berpotensi mengganggu tahapan Pilkada.

Disebutkan Tarwinto, empat kabupaten itu yakni Kabupaten Yahukimo, Pegunungan Bintang, Waropen dan Merauke. Tiga kabupaten di pegunungan memiliki persoalan yang sama. Sementara di Selatan Papua, Kabupaten Merauke permasalahannya berbeda.

“Spesifik kasusnya masing-masing. Kalau di Yahukimo, persoalan dengan pemerintahan yang pencairan anggarannya tersendat. Waropen dan Pegunungan juga seperti itu terkait dengan persoalan yang agak tersendatlah di Pemda. Kalau di Merauke, terkait unjuk rasa yang diduga melibatkan pribadi anggota KPUnya. Tapi itu pribadi. Ada pihak yang berhak menangani. Kita hanya minta klarifikasi untuk diteruskan ke atas,” terang Tarwinto. 

Dijelaskan Tarwinto, berbagai persoalan yang ada di setiap kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak, menjadi atensi KPU RI. Untuk itu, KPU Pusat telah memerintahkan KPU Provinsi untuk melihat persoalan-persoalan di kabupaten/kota.

Lima Terdakwa Berwarga Negara China mengikuti sidang  putusan majelis hakim Pengadilan Perikanan di Pengadilan Negeri Merauke.MERAUKE – Lima warga Negara China, yakni Liu Rongyu, Lin Dezhi, Zhuang Dewen, Lian Junwing dan Guo Yunping, divonis masing-masing dua tahun penjara dan denda satu miliar rupiah dalam sidang tindak pidana perikanan yang digelar oleh Pengadilan Perikanan pada Pengadilan Negeri Merauke, Senin (6/7/15).

Kelima warga Negara China itu masing-masing dituntut 2 tahun penjara oleh Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Merauke. Karena terbukti melakukan tindak pidana mengoperasikan kapal penangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia dengan tidak memiliki Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIPI). Dan melakukan kegiatan pengelolaan perikanan tidak mematuhi ketentuan mengenai persyaratan atau standar prosedur operasional penangkapan ikan. Akibat tindakan itu, negara dirugikan hingga miliaran rupiah. 

Liu Rongyu, Lin Dezhi, Zhuang Dewen, Lian Junwing dan Guo Yunping merupakan fishing master (penangkap ikan) pada kapal Sino 16, KM. Sino 17, KM Sino 18, KM. Sino 28 dan KM. Sino 29 milik PT. Sino. 

Sidang dipimpin Hakim, Dicky Syarifudin, S.H, M.H., didampingi La Hole, S.H dan Ahmad  Dahlan S.Pi, M.Si. Hakim, Dicky Syarifudin, S.H, M.H., membacakan putusan dihadapan Jaksa Penutut Umum, Charles Aprianto, S.H dan Penasehat Hukum kelima terdakwa, Efrem Fangohoy, S.H, M.H.

Rabu, 08 Juli 2015 01:29

Panitia Rancang Persiapan Festival Ndambu

Ditulis oleh

Urbanus Kaize  MERAUKE – Asisten III Setda Kabupaten Merauke yang ditunjuk sebagai Ketua Panitia Festival Ndambu 2015, Urbanus Kaize menyampaikan pihaknya sedang merancang persiapan-persiapan dan kegiatan untuk menyukseskan Festival Ndambu di Distrik Kimaam.

Menurut Urbanus, rencananya, Festival Ndambu akan diselenggarakan pada Agustus 2015. Sehingga untuk mematangkan persiapan dan menyukseskan kegiatan, panita sudah melakukan beberapa tahapan persiapan.

“Kita sementara coba rancang. Dan semua kegiatan kita itu nanti kita laporkan ke Pak Bupati terkait persiapan Ndambu,” terang Urbanus kepada wartawan, Selasa (7/7/15).

Yang telah dirancang antara lain, estimasi anggaran masing-masing seksi kerja. Perincian anggaran dimaksudkan agar tidak terjadi pembengkakan atau kekurangan biaya di setiap kegiatan.

Rabu, 08 Juli 2015 01:25

Dana Kampanye Dibebankan Kepada Pemerintah Daerah

Ditulis oleh

MERAUKE – Guna mensukseskan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2015 di kabupaten/kota di seluruh Indonesia, Pemerintah Kabupaten/Kota dibebankan memberi dana hibah guna pelaksanaan Pilkada serentak itu. Hal ini sebagaimana diatur dalam Undang-Undang RI nomor 8 tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Namun tidak hanya itu, sebagaimana diamanatkan dalam UU RI nomor 8 tahun 2015, dana kampanye pun dibebankan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota. Demikian disampaikan Anggota Divisi Keuangan dan Logistik KPU Papua, Izak R. Hikoyabi, kepada wartawan. 

“Kami lihat dukungan Pemerintah Daerah Merauke terkait dana itu cukup. Tetapi tinggal tambahan untuk dana kampanye. Karena itu memang belum dianggarkan. Tetapi sudah diproses,” terang Izak.

Menurut Izak,  penambahan dana kampanye oleh Pemerintah Daerah sebesar dua miliar rupiah. Tanggung jawab dana kampanye sebelumnya merupakan wilayah kandidat/partai politik. Tetapi dengan regulasi yang baru, dana kampanye menjadi tanggung jawab KPU.

MERAUKE – Setelah mengirim 63 Kepala Kampung ke Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Merauke akan mengirim lagi sedikitnya 30 Kepala Kampung untuk melakukan pelatihan manajemen pengelolaan administrasi dan keuangan di Malang, Jawa Timur.

Para kepala kampung akan digembleng selama satu minggu, untuk mempelajari, memahami dan menerapkan manajemen pengelolaan administrasi dan pengelolaan keuangan sesuai regulasi yang berlaku. 

Pengiriman para kepala kampung pada gelombang ketiga ini sedianya dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah tahun 2015. Demikian disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Kampung Setda Merauke, Leonardus Mahuze, Selasa (7/7/15).

“Yang dua gelombang itu sudah selesai. Gelombang ketiga ini setelah Hari Raya Idul Fitri, baru kita kirim lagi. Tidak lama lagi. Gelombang tiga itu yang terakhir. Selanjutnya kita akan ajukan lagi untuk yang sisanya,” kata Leonardus.

Rabu, 08 Juli 2015 00:58

Opini Keuangan Kabupaten Merauke Mulai Membaik

Ditulis oleh

MERAUKE – Bupati Merauke, Romanus Mbaraka, mengungkapkan bahwa opini terhadap pengelolaan administrasi dan keuangan Pemerintah Kabupaten Merauke sudah mulai membaik. 

Pengelolaan administrasi dan keuangan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Merauke sudah menuju ke arah yang baik. Lebih efisien, transparan dan akuntabel.

“Tadi dengan SKPD kita membahas beberapa hal. Yang kita fokus bahas itu adalah tentang evaluasi opini keuangan kita. Di mana kita mendapat point Wajar Dengan Pengecualian (WDP),” ujar Romanus, kemarin.

Menurut Romanus, pengelolaan administrasi dan keuangan Pemkab Merauke sebelumnya pada tingkat disclaimer oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Tetapi empat tahun terakhir, penilaian itu secara bertahap membaik.      

Selasa, 07 Juli 2015 00:51

TNI Bangun POS Pamtas RI-PNG di Busstop

Ditulis oleh

JAYAPURA - Pos Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) dibangun di kawasan Busstop, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digul.

Dandrem 174 Merauke Brigjen TNI Supartodi kepada Antara, Senin mengakui, pos tersebut baru dibangun dan kini satu regu anggota Pamtas dari Brigif 22 sudah ditempatkan di kawasan itu.

Di kawasan Busstop tidak ada pemukiman penduduk tapi lokasi itu menjadi pasar tempat warga RI dan PNG melakukan transaksi sehingga dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penyelundupan narkoba dan lainnya.

”Sejak 26 Juni lalu telah dibangun pos dan menempatkan anggota TNI yang tergabung dalam Pamtas untuk bertugas di kawasan itu,” kata Supartodi.

Selasa, 07 Juli 2015 00:48

Tim Penangganan Gizi Buruk ke Merauke

Ditulis oleh

Untuk Tangani Informasi Adanya Kasus 200 Lebih Balita Gizi Buruk

JAYAPURA -  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg. Aloysius Giyai, Senin (6/7) menjelaskan, Tim  Penangganan Gizi Buruk Dinas Kesehatan Provinsi Papua telah turun kelapangan menangani balita gisi buruk yang sedang dirawat di RSUD Merauke. 

“ Sejak ada informasi ada kasus 200 lebih balita gizi buruk yang dirawat di RSUD Merauke, kami segera mengumpulkan informasi dan langsung turun kelapangan melihat kondisi balita  yang sedang dirawat,”  ujar  Kepala  Dinas. 

Halaman 7 dari 251