Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Papua Selatan

TIMIKA – AparatSatuan Narkoba Polres Mimika, Sabtu (2/5), menggagalkan aksi penyelundupan sebanyak 12,9 gram narkoba jenis sabu dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Bandara Ewer di Kabupaten Asmat.

Kasat Narkoba Polres Mimika AKP Mursaling di Timika, Senin, mengatakan barang haram yang dibungkus dalam sembilan paket kecil itu hendak diselundupkan ke Kabupaten Asmat oleh salah seorang penumpang bernama IB (28).

Untuk mengelabui petugas, IB menyembunyikan barang tersebut dalam bungkusan kain warna hitam, lalu dilekatkan dengan isolasi pada alat vitalnya. Sedianya IB akan berangkat dari Bandara Timika menuju Bandara Ewer, Asmat, menggunakan penerbangan pesawat Trigana Air.

”Kasus ini terungkap setelah kami melakukan penyelidikan selama lebih dari satu pekan. Yang bersangkutan kini ditahan di Polres Mimika untuk pemeriksaan dan pengembangan kasus ini,” jelas Mursaling.

Senin, 11 Mei 2015 03:06

Aksi Pencurian di Kota Merauke Meresahkan

Ditulis oleh

Dalam Sehari, Maling Gasak Barang Senilai Ratusan Juta Rupiah dari Tempat Berbeda

MERAUKE – Aksi maling di kota Merauke semakin menjadi-jadi dan meresahkan warga setempat. 

Seperti yang dilaporkan pada Sabtu (2/5), maling menggasak barang dari dua tempat berbeda, yakni dari Bandara Mopah Merauke dan salah satu rumah warga di Spadem Kota Merauke. Kerugian dari dua tempat ini ditaksir sekitar Rp160 juta lebih.

Demikian disampaikan Kapolres Merauke, AKBP. Sri Satyatama S.Ik., melalui Kasubag Humas, Iptu Richard Nainggolan, Senin (4/5/15).

Kata Nainggolan, aksi pencurian di dua tempat yang berbeda ini dilakukan pada malam hari oleh pelaku. Di Bandara Mopah, maling menggasak dan merusak fasilitas bandara, yakni lampu runway, travo dan fasilitas lainnya, total kerugian kurang lebih Rp157 juta.

Senin, 11 Mei 2015 03:01

Penyaluran PSKS di Mimika Mulai 6 Mei

Ditulis oleh

TIMIKA– KantorPos Indonesia Cabang Timika, akan menyalurkan dana Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) kepada 18.491 Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kabupaten Mimika mulai 6 Mei 2015.

Kepala Cabang PT Posindo Timika Alexander Korwa kepada Antara di Timika, Senin mengatakan dana yang dikucurkan untuk pembayaran PSKS di Mimika sebesar Rp11.094.600.000.

Setiap RTS akan menerima dana PSKS sebesar Rp600 ribu sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk jatah tiga bulan pertama selama 2015.

”Untuk dalam Kota Timika kami akan mulai tanggal 6 Mei sampai 15 Mei. Sedangkan untuk wilayah pegunungan dan pesisir pantai, kami akan sesuaikan dengan permintaan dari setiap kepala distrik (camat) setelah penyaluran di Kota Timika tuntas. Pusat memberikan kami target untuk menyalurkan PSKS dalam waktu satu bulan,” jelas Alexander.

MERAUKE – Naas menimpa Dodi Rizal Ari Sanjaya (34), warga Jalan Gak, Kota Merauke ini terkena musibah, yakni rumahnya yang berada di Kampung Wasur Distrik Merauke, dilalap ‘jago merah’ pada Jumat (1/5/15) kemarin.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian harta benda yang terdapat dalam rumah tersebut, antara lain sepeda motor, televisi, kulkas, perabot rumah tangga, ternak dan barang-barang lainnya.

Kapolres Merauke, AKBP. Sri Satyatama, S.Ik., melalui Kasubag Humas, Iptu Richard Nainggolan membenarkan adanya peristiwa itu, Senin (4/5/15). 

Kata Nainggolan, akibat kebakaran itu, korban menakar kerugiannya senilai Rp90 juta rupiah.

Kata Nainggolan, hingga saat ini polisi masih mengusut peristiwa kebakaran itu, belum diketahui pasti apa penyebabnya. 

Senin, 11 Mei 2015 02:56

Polisi Nyatakan Hanya Laksanakan Tupoksi

Ditulis oleh

Terkait Penangkapan Pentolan PRD, Pentolan KNPB dan Belasan Orang Simpatisannya.

MERAUKE – Pihak aparat kepolisian menengaskan bahwa pihaknya semata-mata melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsinya dalam menegakkan hukum dan menjaga Kamtibmas.

Hal itu diungkapkan Kasat Binmas Polres Merauke, AKP. Salmon Hutahean, terkait penangkapan Ketua Parlemen Rakyat Daerah (PRD), Panggrasia Yeem, Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Gento Emerikus Dop dan 12 orang simpatisannya, Jumat (1/5/15) sekitar pukul 1 dini hari di Sekretariat KNPB di jalan Bupul, Kota Merauke, 

 “Kami bukan ahli sejarah, kami hanya pelaksana UU. Seharusnya ada ijin dulu sebelum melaksanakan kegiatan. Disampaikan ke Polres, tidak serta merta melaksanakan kegiatan,” ujarnya seraya menambahkan, pihaknya bermaksud melakukan pencegahan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam penyampaian aspirasi KNPB/PRD itu. 

Atas Dugaaan Penganiayaan Terhadap Anak Dibawah Umur

MERAUKE – Terkait dugaan penganiayan terhadap anak dibawah umur, Ary Riski Tuhapary (15), Sabtu (25/4/15) lalu, pihak LBH Papua-Merauke menegaskan ke 5 pelaku penganiayaan itu akan dituntut. Termasuk 3 anggota Polres Merauke yang diduga telah menganiaya Riski di ruang SPKT.

Demikian disampaikan kuasa hukum korban, Bekzi ketika ditemui media ini, Kamis (30/4/15). Kata Bekzi, dalam kasus ini, ada dua TKP dan pelaku penganiayaan yang berbeda. Dan keduanya tidak bisa disatukan dalam laporan polisi.

“Terjadi di jalan raya Mandala tepatnya di depan Bank Mandiri dan di ruang SPKT Polres Merauke. Kami LBH baru menangani Senin kemarin. Senin itu kami ke Polres, untuk buat laporan ulang, karena ada dua TKP dan pelaku yang berbeda,” ujarnya. 

Diuraikan, laporan pertama yakni dugaan penganiayaan pada jam 7 malam di depan Bank Mandiri oleh dua warga sipil dan 1 anggota Polri. Lalu laporan dugaan penganiayaan berikutnya pada jam 11 malam di ruang SPKT Polres Merauke oleh 2 anggota Polri.

“Mereka menganiaya anak itu supaya adanya pengakuan, tapi anak ini bersikeras tidak mengambil HP. Di SPKT, ada yang pukul dengan rotan, tempeleng dan tendang. Ada anggota Polri yang prihatin, sehingga SMS ke ayah anak ini,” tuturnya.

Senin, 11 Mei 2015 02:53

Peringatan HUT Integrasi Papua di Timika Aman

Ditulis oleh

TIMIKA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 integrasi Papua ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Timika, Jumat, berlangsung dalam suasana aman.

Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mudjiharso mengatakan secara keseluruhan situasi kamtibmas di Timika aman terkendali sejak Kamis (30/4) hingga Jumat malam.

”Situasi Timika aman terkendali. Semua kekuatan kita kerahkan untuk mengamankan wilayah Timika,” kata Yustanto.

Peringatan HUT ke-52 integrasi Papua kembali ke pangkuan NKRI di Timika pada Jumat siang diisi dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih bertempat di Lapangan Djayanti-Sempan, Timika.

Sekretaris Daerah Mimika Ausilius You yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan sambutan Gubernur Papua Lukas Enembe.

Gubernur Enembe mengajak warga Papua untuk menghilangkan perbedaan persepsi soal integrasi Papua kembali ke pangkuan NKRI.

TIMIKA - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mimika menggandeng Kantor Administrator Pelabuhan Puumako serta mitra kerja lainnya guna menertibkan administrasi kapal berukuran di bawah 8 Gross Ton yang selama ini parkir sembarang di kawasan itu.

”Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kakanpel dan mitra kerja lainnya. Mereka mendukung untuk kita bersama-sama menertibkan kapal-kapal di Pelabuhan Paumako,” kata Kepala Dishubkominfo Mimika John Rettob di Timika, Jumat.

John mengatakan kapal-kapal di bawah 8 GT nantinya akan diarahkan untuk berlabuh di Dermaga Pelabuhan Rakyat (Pelra) milik pemerintah.

”Ke depan kita akan pusatkan berlabuhnya kapal-kapal jenis LCT dan kapal-kapal kecil yang selama ini parkir di Sungai Wania dan lain-lain di Pelra Paumako,” ujarnya.

MERAUKE – Sedikitnya 34 anggota Polri di Polres Merauke melakukan pelanggaran disiplin berkendara. Hal ini diketahui setelah jajaran Propam Polres Meraukke melakukan operasi pelanggaran disiplin terhadap anggota Polres Merauke, Rabu (29/4/15) lalu. 

Dari operasi itu, ditemukan 34 anggota polisi yang melanggar disiplin berkendara, antara lain tidak memiliki SIM, tidak menggunakan kaca spion, SIM sudah mati dan tidak mengenakan plat nomor kendaraan.

“Ini sudah merupakan tugas dari Propam Polres Merauke. Anggota itu harus memberikan teladan kepada masyarakat. Kami akan terus lakukan penertiban kendaraan di jajaran Polres Merauke,” ujar Kasi Propam Polres Merauke, Ipda F. Taborat, Kamis (30/4/15).

Operasi itu bertujuan agar anggota Polres Merauke lebih disiplin dalam berkendara dan memberikan teladan yang baik kepada masyarakat. Kata Taborat, Kapolres Merauke, AKBP. Sri Satyatama, S.IK telah menekankan agar anggota Polres lebih disiplin.

Senin, 11 Mei 2015 02:48

Di Merauke, Tiga Remaja Tewas Ditabrak Truk

Ditulis oleh

JAYAPURA –  Tiga remaja dilaporkan tewas ditabrak mobil truk bernomor polisi DS 9271 GB, saat sedang mengendari sepeda motor Honda Blade, di jalan Trans Irian Cigombong Merauke, pada 1 Mei 2015 sore sekitar pukul 15.45 WIT.

Ketiga remaja tersebut masing-masing, Bernadus Omireuw (15 tahun), Selsius Omireuw  (12 tahun),  dan Alan Kaimu (11 tahun). Sedangkan satu korbanatas nama Kosmas Awi (12 tahun) kritis dan kini sedang mendapat perawatan medis. 

Juru bicara Polda Papua, Kombes Pol. Patrige ketika dikonfirmasi mengatakan, kecelakaan maut itu diduga akibat kelalaian sopir truk yang diduga mengemudi dalam keadaan mabuk minuman keras. 

Halaman 7 dari 234