Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Papua Selatan

drg. Alosius Giay, M.Kes.MERAUKE – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Alosius Giay, M.Kes., melakukan kunjungan perdananya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Merauke, Sabtu (5/7). Dalam kesempatan kunjungan itu,  mengatakan drg. Alosius Giay, M.Kes., kedatangannya merupakan salah satu upaya untuk mendorong RSUD Merauke dari rumah sakit tipe C menjadi tipe B.
Menurutnya, hal itu sejalan dengan rekomendasi Gubernur Provinsi Papua bahwa dalam tahun ini, Pemda Papua akan launching beberapa rumah sakit regional tipe B di Provinsi Papua, salah satu targetnya adalah RSUD Merauke.
“Jadi tahun ini kita akan launching 6 rumah sakit tipe C menjadi tipe B di Papua, salah satunya RSUD Merauke.  Oleh karena itu, harus dilihat kondisi langsung, kondisi hal-hal apa yang menjadi masalah dan hal-hal apa yang sudah mendekati memenuhi standar,” kata drg. Alosius Giay, M.Kes., kepada wartawan di Merauke.

MERAUKE – Kondisi dalam aktifitas belajar dan mengajar di Sekolah Dasar (SD) Inpres Poo di Kampung Poo, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke tampaknya sangat memprihatinkan. Karena sejak awal tahun 2013 hanya diajar oleh seorang guru dengan siswa sebanyak 83 orang dari kelas 1-6. Para siswa pun tidak dapat mengenyam pendidikan yang ideal.
“Di Kampung Poo ini pendidikan kurang berjalan. Sudah satu tahun lebih tidak berjalan baik. Hanya satu guru yang mengajar, jadi sekolah ya begitu, kadang buka, kadang tidak,” beber pendamping Program Gerbangku kawasan Kampung Poo, Maria Keijei kepada media ini, kemarin.
Tidak maksimalnya proses belajar mengajar di SD Inpres Poo ini sejak Januari 2013 lalu, kata Maria. Belum diketahui secara jelas keberadaan para guru yang mendapat tugas di sekolah tersebut.

Selasa, 08 Juli 2014 09:18

Target Retribusi SIG Capai Rp2,3 Miliar

Ditulis oleh

MERAUKE – Pemerintah Kabupaten Merauke menargetkan penerimaan retribusi Surat Izin Gangguan (SIG) tahun 2014 sebesar Rp2.344.816.530. Penerimaan retribusi SIG yang berpotensi sejak Januari-Juni 2014 sudah mencapai Rp1,7 miliar lebih atau 75,8 persen.
“Dari total terget penerimaan sebesar Rp2,3 miliar lebih dalam setahun itu, yang sudah terealisasi sebesar Rp1.777.810.870 atau sebesar 75,81 persen. Selisihnya hanya sekitar Rp567.005.660 hingga akhir bulan Desember 2014 nanti,” terang Kabag Administrasi Perekonomian Setda Kabupaten Merauke, Drs. Yohanes Ohoiwutun, M.Si., kemarin.
Realisasi retribusi SIG Rp1,7 miliar lebih pada pertengahan tahun ini, kata Ohoiwutun, diperoleh dari retribusi pokok dan juga diperoleh dari realisasi denda.
“Total realisasi dari denda izin gangguan dari bulan Januari lalu hingga bulan Juni 2014 ini sebesar Rp86.510.870, baik dari Distrik Merauke, Tanah Miring, Semangga, Jagebob dan distrik-distrik lainnya yang memang cukup berpotensi besar,” tuturnya.

MERAUKE – Masyarakat Kabupaten Merauke diminta untuk memberikan perlindungan (proteksi) dirinya dari bahaya minuman keras (miras). Demikian disampaikan Kapolres Merauke melalui Kabag Ops, Komisaris Polisi Muhsin Ningkuela, SH., kepada media ini kemarin.
Proteksi menurut Muhsin, masyarakat hendaknya tidak toleransi dengan berbagai kegiatan pembuatan dan penjualan miras jenis sopi di lingkungan tempat tinggalnya. Apabila ada orang yang membuat atau menjual sopi, warga perlu melaporkan ke kepolisian.
“Masyarakat asli Papua harus memproteksi diri, begitu ada informasi dilaporkan ke kita. Sehingga mereka tidak sempat buat. Kalau tidak infromasikan ya sama saja, biar kita operasi tiap hari tetap ada minuman. Kan kasihan masyarakat yang jadi korban yang tahan di LP kan karena rata-rata minuman ini,” pinta Muhsin.
Seraya menegaskan lagi, masyarakat jangan pernah memberikan toleransi kepada orang-orang yang membuat sopi.
“Mereka mencari keuntungan tetapi menyusahkan orang lain. Oleh karena itu, masyarakat jangan pernah sungkan. Kasihan generasi kita hancur karena sopi ini,” tandasnya.

Selasa, 08 Juli 2014 09:16

Pemilih Tak Terdaftar Bisa Gunakan KTP

Ditulis oleh

MERAUKE – Ketua KPUD Kabupaten Merauke, Antonius Kaize mengimbau seluruh masyarakat Merauke untuk meningkatkan partisipasinya dalam penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil RI dengan mendatangi TPS dan memberikan hak pilihnya pada 9 Juli 2014.
Bagi masyarakat yang berhak memilih, namun belum terdaftar dalam dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), daftar pemilih khusus (DPK) maupun daftar pemilih khusus tambahan (DPKT) diharapkan membawa serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke TPS untuk melakukan pencoblosan.
“Sudah jelas untuk pemilih yang namanya belum tercantum dalam DPT, DPK maupun  DPKT, solusi adalah KTP untuk datang ikut mencoblos. Petugas KPPS kami sudah instruksikan untuk melayani semua warga yang akan menyalurkan hak suaranya,” tegas Anton, kemarin.
Menurutnya, kebijakan itu diterapkan secara serentak di Indonesia dalam Pilpres kali ini, guna mengurangi angka golongan putih (golput).

Selasa, 08 Juli 2014 02:33

CT: Ada Kabar Gembira dari Freeport

Ditulis oleh

Para menteri ekonomi dalam kesempatan menggelar rapat koordinasi. JAKARTA - Para menteri ekonomi hari ini melakukan rapat koordinasi di sektor mineral dan batu bara (minerba). Ada satu kabar dari PT Freeport Indonesia yang membuat pemerintah gembira.

“Di sektor minerba, ada kabar gembira dari PT Freeport Indonesia,” ujar Menko Perekonomian Chairul Tanjung (CT) usai rapat koordinasi di kantornya, Jakarta, Senin (7/6/2014).

CT mengungkapkan, Freeport Indonesia telah menyetujui klausul renegosiasi kontrak terkait dengan Undang-undang No 4/2009 dan Peraturan Pemerintah No 9/2012. “Kami mendengar kabar dari Tim Renegosiasi yang dipimpin Wakil Menteri ESDM, Kepala BKPM, dan Dirjen Minerba, bahwa Freeport telah menyetujui renegosiasi kontrak terkait aturan yang berlaku,” ucapnya.

Selasa, 08 Juli 2014 01:58

Lurah Samkai Dinilai Lecehkan Komisioner

Ditulis oleh

Gara-Gara Tidak Diberitahu, Sang Lurah Nyaris Batalkan Sosialisasi Tahapan Pencoblosan

MERAUKE – Lantaran tidak diberitahu, Lurah Samkai, Romanus Kande Kahol nyaris membatalkan acara sosialisasi Tahapan Pencoblosan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Merauke di RT 19 Kelurahan Samkai, Senin (7/7) sekitar pukul 17.00 Wit.

Sosialisasi yang melibatkan 4 komisioner KPUD Merauke, yakni Severinus Fenanlampir, Maria Kurupat, Gregorius Teguh Rayaho dan Aryadi ini sempat dihambat oleh Lurah Samkai.

Anggota Divisi Logistik dan Keuangan KPUD Merauke, Severinus Fenanlampir menuturkan, ketika akan dimulai sosilasasi, Lurah Samkai datang dan marah karena kegiatan itu tidak diberitahukan kepadanya.

Selasa, 08 Juli 2014 01:50

Para Notaris Walk Out Dari Rapat dan Tempuh Jalur Hukum

Ditulis oleh

Menilai Kepala Kantor Pertanahan Merauke “Tabrak” Undang-Undang

MERAUKE – Empat Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten Merauke melakukan aksi walk out (keluar) dari rapat pelayanan pendaftaran tanah bersama Kepala Kantor Badan Pertanahan, Isak Waromi dan pihak perbankan di Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Merauke, Senin (7/7).

Para notaris ini protes dengan keputusan Kepala Kantor Badan Pertanahan Merauke soal pelayanan pendaftaran tanah, yang menurut mereka Kepala Kantor Pertanahan Merauke tidak konsisten dengan pernyataannya sejak bertugas di Merauke.

“24 April lalu, beliau mengundang kami para PPAT. Di sana beliau sampaikan kami sebagai mitra harus melayani masyarakat lebih utama. Soal roya pun, beliau katakan bahwa tidak akan mau bertemu dengan masyarakat, dia bertemu dengan PPAT,” jelas seorang PPAT Merauke, Aloysius Dumatubun, S.H., kepada wartawan, kemarin.

Selasa, 08 Juli 2014 00:10

Polri-TNI Siap Laksanakan Pilpres

Ditulis oleh

MERAUKE – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama telah siap mengamankan pelaksanaan pemungutan suara Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. 

Demikian ditegaskan Kapolres Merauke, AKBP Sri Satyatama, S.Ik., selaku Inspektur Upacara pada apel kesiapan pengamanan pemungutan suara Pilpres 2014, Senin (7/7) di lapangan Pemda Merauke. 

Kegiatan itu dihadiri Komandan Korem 174/ATW, Danlantamal XI dan Unsur Muspida dan undangan lainnya.  

Kapolres mengatakan, apel kesiapan pengamanan itu merupakan rangkaian dari operasi kepolisian “Mantap Brata Matoa 2014”, yang hakekatnya bertujuan sebagai sarana pengecekan atas unsur pelaksana pengamanan.

Jum'at, 04 Juli 2014 02:03

Penyelenggara Pemilu Diingatkan Berhati-Hati

Ditulis oleh

MERAUKE – Ketua Panwaslu Merauke, Bendiktus Tukidjo menekankan kepada penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten, distrik maupun kampung untuk lebih berwaspada dalam pelaksanaan Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. Penyelenggara pemilu diminta untuk menjaga netralitas dalam Pilpres.

Pesan Ketua Panwaslu Merauke ini terkait kekuatiran pengawas pemilu, bahwasanya  dinilai apabila ada pelanggaran maka sudah pasti akan diusut sampai ke tingkat pusat, karena Pilpres merupakan momen pertarungan politikus pusat.

“Kami tetap berpesan kepada pengawas di tingkat distrik dan di lapangan tetap harus waspada, karena dengan dua pasang kandidat ini menurut hemat kami pertarungan akan sengit,” tegas Tukidjo melalui wartawan, Kamis (3/7).

Halaman 7 dari 151