Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Papua Selatan
Senin, 13 Oktober 2014 23:53

Demo Puluhan Aktivis KNPB Dibubar Paksa

Ditulis oleh

Tuntut Pembebasan Jurnalis Asing 

AKTIVIS KNPB MERAUKE GELAR AKSI DAN DIBUBARPAKSA OLEH KEAMANAN MERAUKE – Puluhan Aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Kabupaten Merauke menggelar aksi Longmarch dari Tugu Pepera jalan Mandala menuju Kantor Imigrasi jalan TMP Merauke, Senin (13/10).

Dalam aksinya itu, para aktivis KNPB menuntut Referendum dan pembebasan dua jurnalis asing, Thomas Dandois dan Valentin Bourat yang kini masih ditahan Imigrasi Papua terkait dengan kegiatan peliputan di Kabupaten Lanny Jaya beberapa waktu lalu.

“Kami mendesak pemerintah Indonesia untuk bebaskan dua jurnalis asal Perancis. Mereka di bebaskan tanpa syarat,” teriak para pendemo.

Aksi para aktivis KNPB Merauke itu terpaksa dibubar paksa oleh pihak keamanan. Mereka langsung diamankan ke Mapolres Merauke. Sebelumnya, ketika hendak digelandang ke Mapolres Merauke, para aktivis ini sempat bersitegang dengan aparat gabungan TNI/Polri yang melakukan pengamanan di Tugu Pepera. 

Kapolres Merauke AKBP. Sri Satyatama, S.IK, menjelaskan puluhan aktivis itu diamankan karena tidak memiliki ijin kegiatan. “Mereka lakukan kegiatan tanpa ijin kepolisian makanya kita amankan sementara,” kata Kapolres, kemarin.

Senin, 13 Oktober 2014 23:34

Uskup : Moral dan Perilaku Harus Terus Dibina

Ditulis oleh

Patung hati Kudus Yesus  di Bandara Mopah Merauke

MERAUKE – Baru-baru ini di Merauke beredar rumor yang cukup menghebohkan warga, bahwa di sekitar Patung Hati Kudus Yesus di areal Bandara Mopah Merauke telah terjadi tindakan asusila oleh pasangan yang tengah pacaran.

Menanggapi hal itu, Uskup Agung Merauke Mgr. Nicholaus Adi Saputra, M.SC, turut berprihatin. Kata Uskup, eksistensi Patung Hati Kudus Yesus simbol iman Kristiani, khususnya Katolik. Patung itu didirikan sebagai apresiasi kepada Tuhan yang telah mengutus para Misionaris Hati Kudus Yesus ke Papua Selatan.

Patung tersebut juga sebagai simbol peringatan akan jasa-sasa para misionaris yang telah berjuang dalam peradaban budaya baru dan martabat kemanusiaan di Selatan Papua. 

“Dengan adanya tindakan-tindakan  tidak terpuji yang terjadi di sekitar Patung Hati Kudus Yesus ini menandakan mereka belum mengerti. Itu bukan hanya sekedar benda mati tetapi di balik benda mati itu ada sebuah penghargaan yang luar biasa oleh masyarakat Merauke secara khusus umat Kristiani kepada pendahulu yang telah membawa budaya kemanusiaan di tempat ini,” kata Uskup, Senin (13/10).

Senin, 13 Oktober 2014 23:45

Masyarakat Merauke Diminta Tidak terprovokasi Isu

Ditulis oleh

MERAUKE – Masyarakat di Kabupaten Merauke diminta untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu atau rumor yang sedang berkembang saat ini. Demikian pinta Kapolres Merauke AKBP. Sri Satyatama, S.IK, menanggapi beberapa isu di Kabupaten Merauke, antara lain berkembang isu melalui SMS adanya tindak kekerasan yang terencana.

Isu melalui pesan singkat ini (SMS) beredar di masyarakat, dikabarkan adanya para pelaku tindak kekerasan mengunakan kendaraan. Para pelaku berkeliaran di tempat-tempat sepi pada malam hari. Isu itu dikaitkan dengan dua kasus pembunuhan yang terjadi di depan Kolase Pendidikan Guru (KPG) dan di sekitar Rumah Pemotongan Hewan (RPH) jalan Cikombong pekan lalu. 

MERAUKE – Guna meningkatkan kualitas dan kompetensi dokter dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Merauke menggelar pertemuan ilmiah tahunan III Clinical Case Update di Swiss-bel Hotel Merauke selama 2 hari, 11-12 Oktober 2014.

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah dokter dan para tenaga medis di Kabupaten Merauke dan beberapa kabupaten lain di Provinsi Papua dan Papua Barat. 

Ketua IDI Cabang Merauke, dr. Kartun mengatakan, selama ini para dokter dan tenaga medis khususnya di Kabupaten Merauke telah berupaya memberikan pelayanan kesehatan semaksimal mungkin. Bahkan turut mendukung program-program pemerintah Daerah hingga ke kampung-kampung. 

Namun tidak dipungkiri bahwa semakin kompleksnya masalah kesehatan, menuntut para dokter harus meningkatkan kompetensinya untuk lebih berkualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Senin, 13 Oktober 2014 23:33

Legislator Dukung DPRD Mimika Bentuk Dua Pansus

Ditulis oleh

TIMIKA - Ketua Komisi B DPRD Mimika, Wilhelmus Pigai, mendukung penuh keputusan DPRD setempat membentuk dua panitia khusus (pansus) tentang kerja KPU Mimika dalam penyelenggaraan Pilkada 2013-2014 dan pansus LHP BPK terhadap pelaksanaan APBD 2013.

Kepada Antara di Timika, Senin kemarin, Wilhelmus mengatakan pembentukan dua pansus itu atas usulan Fraksi Demokrasi Keadilan dan Fraksi Pembaharuan lantaran adanya banyak persoalan selama penyelenggaraan Pilkada 2013-2014 yang menelan anggaran lebih dari Rp60 miliar.

“Kami sangat mendukung pembentukan dua pansus itu dengan harapan teman-teman anggota pansus bekerja keras selama satu bulan terakhir sebelum berakhirnya masa tugas DPRD Mimika periode 2009-2014,” kata Wilhelmus. 

Sesuai hasil rapat paripurna istimewa DPRD Mimika pekan lalu, disepakati bahwa Pansus kerja KPU Mimika diketuai oleh Johan Ade Matulessi. Tugas Pansus kerja KPU Mimika yaitu mengumpulkan data-data dan bahan keterangan terkait pelaksanaan Pilkada 2013-2014 termasuk penggunaan anggaran yang mencapai lebih dari Rp60 miliar.

Dana penyelenggaraan Pilkada Mimika sebesar Rp60-an miliar itu terdiri atas dana penyelenggaraan Pilkada putaran pertama 10 Oktober 2013 sebesar Rp35,9 miliar dan dana Pilkada putaran kedua 31 Mei 2014 sebesar Rp29 miliar.

Senin, 13 Oktober 2014 23:33

Tahun 2015, Pemerintah Terapkan Standar IKL Sebesar 64,5

Ditulis oleh

MERAUKE – Pemerintah Republik Indonesia melalui kementerian lingkungan hidup akan memberlakukan standar Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebesar 64,5. Standar indeks kualitas lingkungan hidup tersebut akan digunakan sebagai acauan standar pengelolaan lingkungan hidup.   

“Tahun 2015 dipatok 64,5 nilai indeks kualitas lingkungan hidupnya, sementara tahun 2014 ini 63,13,” ungkap Deputi II Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia, M.R.Karliansyah di Merauke, baru-baru ini.

Dalam perencanaan pembangunan jangka menengah nasional tahun 2015, standar Indeks Kualitas Lingkungan Hidup baik perairan maupun udara sudah dipatok. “Jadi standar nilainya juga ditentukan oleh kualitas air dan kualitas udara, sehingga kita bisa mengetahui apakah lingkungan itu tercemar,” katanya.

Senin, 13 Oktober 2014 01:28

Limbah Domestik Tinggi di Papua dan Papua Barat

Ditulis oleh

Karliansyah : Pencemaran Air di Papua dan Papua Barat Memprihatinkan 

MERAUKE – Provinsi Papua dan Papua Barat memiliki indeks kualitas perairan terendah dibandingkan dengan beberapa provinsi lain di Indonesia. Sumber utama penyebab rendahnya indeks kualitas perairan karena tingginya limbah domestik di daerah perairan sungai.

Deputi II Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), M.R. Karliansyah mengungkapkan berdasarkan observasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Provinsi Papua dan Papua Barat, ditemukan bahwa kedua provinsi ini memiliki indeks terendah komponen perairan. 

“Ternyata dari pengamatan tahun 2012, Papua dan Papua Barat kualitas airnya justru terendah dibanding komponen lain,” ungkap M.R. Karliansyah ketika mempersentasikan materi Penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Pengelolaan Lingkungan Hidup, baru-baru ini di Merauke. 

Dikatakan, setelah KLH RI melakukan pengamatan pada beberapa sungai di Provinsi Papua dan Papua Barat, beberapa diantaranya dijadikan sampel parameter penelitian kualitas perairan. Dari hasil pengamatan tersebut menunjukan bahwa penyebab rendahnya kualitas perairan disebabkan karena tingginya limbah domestik.

Senin, 13 Oktober 2014 01:32

KASAD : ‘Proxy War’ Ancaman Buat Indonesia

Ditulis oleh

Tatap Muka KASAD dengan unsur masyarakat di swisbel hotel Merauke, sabtu kemarinMERAUKE – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengungkapkan, saat ini negara Indonesia tengah menghadapi ancaman perang bentuk baru,  yakni Proxy War. 

Menurut KASAD, Proxy War merupakan sebuah konfrontasi antar dua kekuatan besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung dengan alasan mengurangi resiko konflik langsung. Dalam perang ini, tidak dikenali dengan jelas siapa kawan dan siapa lawan.

“Fakta dan nyata, kita pernah menjadi korban itu dengan lepasnya Timor-Timur. Itu adalah proxy war, perang yang dilakukan oleh orang yang kita tidak ketahui siapa, dia warga negara kita sendiri tapi dikendalikan negara-negara lain,” kata KASAD ketika berdialog dengan komponen masyarakat Merauke, Sabtu (11/10).

Dalam Proxy War, kata KASAD, kita tidak membuktikan negara mana selaku aktor utama perang itu, karena pemeran utama mengendalikan peran pengganti dari tempat yang tidak diketahui.

“Kita tidak bisa membuktikan negara mana? Karena perang itu dengan cara budaya, ideologi, politik, ekonomi dan sebagainya. Salah contoh konkritnya, lepasnya Timor-Timur. Latar belakangnya ada celah Timor di sana yang merupakan potensi minyak,” beber KASAD. 

Senin, 13 Oktober 2014 01:29

Pemkab Mappi Usulkan Pembangunan Kodim ke KASAD

Ditulis oleh

Wakil Bupati Mappi, Ir. Benyamin Ngali MERAUKE – Pemerintah Kabupaten Mappi-Papua mengusulkan pembangunan Kodim di daerah itu untuk menunjang keamanan. Usulan pembangunan Kodim di Mappi disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Mappi, Ir. Benyamin Ngali kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Merauke, Sabtu (11/10).

Kepada media ini, Wakil Bupati Mappi, Ir. Benyamin Ngali mengaku Pemkab Mappi usulkan pembangunan Kodim di Mappi. “Saya langsung usulkan ke Pak KASAD, untuk di Mappi itu dibuatkan Kodim, karena kami juga termasuk iri hati dong. Kenapa daerah lain sudah ada Kodim, kami belum,” ungkapnya, Sabtu kemarin. 

Senin, 13 Oktober 2014 01:27

Speedboat Meledak, 1 Meninggal dan 6 Luka-luka

Ditulis oleh

Di Boven Digul 

MERAUKE – Satu unit speedboat milik PT Korindo, speedboat Expres 09 Korindo meledak di perairan Kali Digul, tepatnya dipinggir lokpont CPO Asiki, Kabupaten Boven Digul, Selasa (7/10) lalu sekitar pukul 10.00 WIT.

Akibat insiden itu, 6 awak speed luka parah dan 1 orang lainnya dinyatakan hilang. Korban luka bakar dan patah tulang, yakni Wawan (driver), Hery (petugas Syahbandar), Heri S, Haris (helper), Predi (petugas Syahbandar), Tonga (perencanaan kehutanan). Dan satu orang korban hilang, Salman Rinda Marewa (26), karyawan PT Korindo.

Halaman 7 dari 182