Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Papua Selatan

MERAUKE – Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2013/2014 Kabupaten Merauke, Donatus Pangamuye, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan total peserta UN tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 10.739 orang.

Menurut Donatus, keseluruhan peserta UN itu terdiri dari 4.269 peserta tingkat SD, 3.174 tingkat SMP, 733 tingkat SMA dan 829  peserta tingkat SMK. Sementara peserta dari pendidikan kesetaraan paket A sebanyak 109 peserta, paket B sebanyak 230 peserta dan paket C sebanyak 829 peserta.

“Total keseluruhan peserta UN tahun ini terdata mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK dan paket A, B, C,” terangnya, kemarin.

MERAUKE – Pihak Bandar Udara Mopah Merauke kembali mengeluarkan teguran keras kepada oknum-oknum warga Meruake agar tidak ‘menambang’ (menggali tanah atau pasir) di sekitar areal Bandara Mopah.

Demikian ditegaskan Kabandara Mopah Merauke, Aritonang Rajokki kepada media ini, kemarin. Aritonang mensinyalir bahwa ada oknum-oknum masyarakat yang melakukan penggalian tanah/pasir dan Ia mengklaim pihak-pihak itu sudah mencuri tanah milik negara (bandara).

“Terkait misalnya dia mencuri tanah berarti sudah mencuri tanah negara, ya penegak hukum silahkan proses dengan pengaduan bukti-bukti yang kami punya dan saksi-saksi yang ada. Tanah bandara sudah resmi menjadi aset negara, berarti mencuri barang negara, bukan tanah saya pribadi, bukan tanah perorangan, tapi tanah negara,” tegasnya.

MERAUKE – Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Merauke, Ir. Effendi Kanan mengungkapkan bahwa permintaan hasil hutan berupa kayu bakal melebihi target di tahun 2014, pasalnya saat ini dinas mengamati pembangunan infrastruktur di Kabupaten Merauke kian meningkat.

Menurut Effendi, maraknya pembangunan infrastruktur akan berpengaruh pada hasil kayu rakyat. Dinas menargetkan pemanfaataan kayu rakyat sebanyak 2000 meter kubik pada tahun ini, namun jumlah itu bisa lebih mengingat semakin banyaknya pembangunan infrastruktur.

“Kalau lihat pengalaman tahun lalu, pemanfaatan hasil kayu rakyat tidak sampai 2000 meter kubik. Hal ini kan juga karena kebutuhan pembangunan, kalau pembangunannya naik, ya kebutuhan juga naik. Itu hukum pasarnya kan,” terang Effendi kepada Bintang Papua, kemarin.

Rabu, 19 Maret 2014 09:10

HUT Sekolah, Ratusan Siswa Mogok Belajar

Ditulis oleh

MERAUKE – Ratusan siswa/siswi SMPN Buti Merauke melakukan aksi mogok kegiatan belajar mengajar (KBM) tepat pada hari peringatan ulang tahun sekolah ke-12 tahun, Selasa (18/3/14).

Informasi yang dihimpun wartawan, aksi siswa/siswi ini bertepatan dengan HUT ke 12 tahun. Disinyalir pihak sekolah ingin tetap melaksanakan KBM, meskipun sekolah tepat memasuki usianya yang ke-12 tahun. Kebijakan ini menuai protes dari siswa/siswi sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SMPN Buti, Sugimin ketika dikonfirmasi wartawan menampik bahwa pelajarnya melakukan demonstrasi. Sugimin mengakui bahwa Selasa kemarin memang HUT SMPN Buti. Namun karena ketiadaan anggaran pihak tidak bermaksud merayakannya dalam bentuk pesta.

“Belum ada anggaran, belum cair, ya alasannya kita masih proses. Terus operatornya juga lagi cuti. Kalau kita mau bikin ulang tahun ini, kita mau pakai uang mana, seperti itu masalahnya,” tuturnya, kemarin.

Rabu, 19 Maret 2014 09:08

Bupati Romanus Belum Ajukan Cuti Kampanye

Ditulis oleh

MERAUKE –  Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, M.T., yang juga sebagai Ketua DPD Partai Golkar Merauke, mengatakan hingga saat ini dirinya belum mengajukan cuti kampanye, terkait pesta demokrasi Pileg 2014.

Menurut Romanus, Ia baru saja dilantik beberapa waktu lalu sebagai Ketua DPD Golkar Merauke. 

“Saya sampai hari ini belum mengajukan cuti kampanye, seperti itu, karena saya baru saja dilantik beberapa hari yang lalu, belum bulan. Lalu tentang diri saya apakah akan ikut dalam kampanye terbuka, sampai hari ini saya belum mendapat izin dari pemerintah pusat atau gubernur, seperti itu,” tuturnya kepada Bintang Papua, Selasa kemarin.

Meskipun demikian, Ketua Umum DPD Golkar Merauke yang baru ini, mengaku bahwa dirinya telah melakukan rapat internal partai guna menempuh strategi pemenangan Golkar dalam Pileg 2014.

Rabu, 19 Maret 2014 09:06

Bupati Merauke Romanus : Ada Pejabat OAP  

Ditulis oleh

39 Pejabat Eselon II Akan Dilantik

MERAUKE – Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, M.T., akan melantik 39 pejabat eselon II dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Merauke, pada hari ini, Rabu (19/3) di Swiss-belHotel sekitar pukul 10.00 WIT.

Kepada wartawan, menurut Bupati Romanus, 39 pejabat ini terdiri dari 11 pejabat badan, 18 pejabat dinas dan 1 pejabat kantor, plus pejabat di Sekretariat DPRD Merauke, asisten dan staf ahli bupati. Dari 38 pejabat itu, katanya, ada beberapa pejabat orang asli Papua (OAP).

“Wajah lama semua. Hanya rolling saja yang terjadi, ada beberapa saja yang wajah baru, satu dua saja. Tetapi masih pegawai Merauke semua, yang coba kita break untuk jabatan eselon II, itu yang kita lakukan,” terang Bupati Romanus, Selasa kemarin.

Dikatakan, pelantikan pejabat eselon II dilakukan dengan berbagai pertimbangan. Antara lain, regulasi kepegawaian, keseimbangan dan kebijakan untuk berpihak kepada pejabat putra putri asli Papua.

“Dalam pelantikan ini, baperjaka yang dipimpin oleh Sekda sudah melakukan tugasnya sebelum hari ini (kemarin.red). Data itu kemudian dilaporkan kepada Bupati didampingi Pak Sekda dan tim baperjaka yang ada untuk kemudian menseleksi,” ujarnya.

Dilanjutkan Bupati, pertimbangan regulasi kepegawaian terkait persyaratan pangkat terhadap jabatan eselon II. Lalu pertimbangan keseimbangan terkait masa waktu bekerja dan kebijakan untuk melantik pejabat asli Papua terkait keberpihakan pemerintah terhadap orang asli.

Rabu, 19 Maret 2014 09:06

Rp. 35 Miliar Rupiah ke Gapoktan

Ditulis oleh

MERAUKE – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distampan) Kabupaten Merauke mendapat alokasi dana dari APBN senilai kurang lebih Rp35 miliar pada tahun ini. Dana itu akan dikucurkan langsung kepada masyarakat melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se Merauke. 

“Dana APBN 2014 yang kami terima total seluruhnya sekitar Rp35 M, tapi itu mayoritas dana bansos, tidak kontraktual dan akan ditransfer ke masyarakat melalui rekening Gapoktan,” jelas Kepala Distampan Kabupaten Merauke, Ir. Bambang Dwi Atmoko, M.Si kepada media ini, Selasa kemarin.

Menurut Bambang, dana bansos itu akan digunakan oleh masyarakat untuk berbagai kebutuhan prioritas dalam menunjang produksi masyarakat di bidang pertanian. Diantaranya, untuk biaya pengelolaan tanah, pengadaan pupuk dan sebagainya.

“Dana akan dikelola secara langsung oleh masyarakat, tanpa campur tangan dinas,” jelasnya. 

Rabu, 19 Maret 2014 09:02

Percepatan Pembangunan Kampung Belum Maksimal

Ditulis oleh

MERAUKE – Implementasi program percepatan pembangunan di 160 kampung oleh Pemkab Merauke melalui Program Gerbangku tahun lalu belum maksimal. Demikian diakui Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (BPMPK) Kabupaten Merauke, Drs. Nicolaus Freddy Talubun, M.Pd., kepada media ini.

Pasalnya, menurut Fredy, dana yang dikucurkan Pemerintah Daerah setempat senilai Rp500 juta bagi 121 kampung dan Rp300 juta bagi 39 kampung belum teraplikasi dengan baik. 

“Itu dari hasil evaluasi yang secara terus menerus oleh Badan Pemberdaayan Kampung Merauke. Masih ada 32 kampung tidak mencairkan dana tahap ke II tahun 2013 sehingga Pemkab harus mengembalikan anggaran sekitar Rp5,5 miliar lebih. Hal itu dikarenakan laporan pertanggungjawaban tahap pertama tidak segera dirampungkan dan kemudian terlambat mengusulkan program selanjutnya,” terang Fredy, kemarin.

MERAUKE – Anggota Kepolisian Resor Merauke kembali mengamankan sedikitnya 38 botol minuman keras jenis sopi (ukuran 600 ml.red) ketika melakukan patroli, Senin (17/3) malam.

Puluhan botol miras yang disembunyikan di belakang Stadion Mini Maro itu berhasil diendus oleh anggota polisi dan langsung mengamankannya. Botol-botol isi sopi itu tersimpan didalam dua karung dan tak diketahui siapa pemiliknya. Warga disekitar tempat penemuan itu juga tidak mengetahui siapa pemilik miras illegal itu.

MERAUKE – Sedikitnya 48 orang warga binaan Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Merauke mendapat sertifikat keahlian elektronik dan bangunan, Selasa (18/3). Sertifikasi diberikan usai ke 48 warga binaan ini mengikuti pelatihan di UPTD Balai Latihan Kerja Merauke selama sebulan. 

Para warga binaan lapas itu mengikuti pelatihan di bidang pengelasan, pertukangan dan instalasi listrik.

Kepala UPTD  BLK Merauke, Bardin Bro mengatakan mengatakan bahwa pelatihan itu dilakukan guna memberikan pengetahuan kepada para peserta untuk memperoleh  pengetahuan.

“Memang menjadi tanggung jawab kita semua, pembinaan para pemuda putus sekolah layak untuk mendapatkan pelatihan,untuk menjunjang kehidupan, terutama peserta yang dari warga binaan lapas,” kata Bardin, kemarin.