Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Papua Selatan

MERAUKE – Guna mensukseskan Musyawarah Pastoral Budaya Marind Anim se-Dekenat Wendu Kabupaten Merauke pada 28-29 Agustus kemarin, Pemkab Merauke menyantun dana dan logistik. Bantuan pemerintah itu berupa uang tunai Rp150 juta, 5 ton beras dan 3 ekor babi. 

Bantuan itu dimanfaatkan untuk menjamu peserta Muspas dan masyarakat pada acara yang digelar di halaman Gereja Paroki Bunda Hati Kudus Wendu.  

Sebelumnya, pemerintah juga telah memberikan sumbangan dana kepada panitia Muspas Budaya Marin Anim se-Dekenat Wendu untuk berbagai persiapan dan pelaksanaan kegiatan.

“Apa yang didiskusi dan disepakati laporkan ke Pemerintah. Supaya diupayakan masuk ke APBD perubahan,” tutur Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, M.T., baru-baru ini. 

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:28

Proyek Pembangunan Kantor Bupati Tersendat Sejak 2012

Ditulis oleh

Bupati Merauke : Akibat Perubahan Administrasi dan Cuaca Buruk

Kantor Bupati Merauke MERAUKE – Proyek pembangunan kantor Bupati Merauke sejak tahun 2012 mengalami berbagai kendala. Pembangunannya tersendat-sendat karena faktor perubahan aturan administrasi dan keuangan serta kendala cuaca.

Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT., mengatakan pembangunan kantor bupati ditargetkan selesai pada 2012 lalu, tetapi karena berbagai kendala seperti perubahan administrasi dan keuangan, maka pembangunannya sedikit terhambat.

“Tahun 2012 itu saat itu perencanaan, kita upayakan satu tahun pembangunan, tetapi karena perubahan administrasi dan perubahan regulasi keuangan sehingga kantor bupati mengalami keterlambatan pembangunan secara fisik, karena kita harus menyesuaikan administrasi keuangan dengan peraturan pemerintah yang baru,” terang Mbaraka, Jumat kemarin.

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:24

PT PAB Akan Beri Kompensasi untuk Warga Wayau

Ditulis oleh

Pemkab Merauke Diminta Turut Mendampingi 

Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MTMERAUKE – Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT., mengatakan pihak PT Papua Agro Bakti akan memberikan tali asih (kompensasi) kepada warga pemilik ulayat di Kampung Wayau Distrik Anim HA. Perusahaan pengelola tebu itu meminta agar Bupati mendampingi acara pemberian tali asih itu pada 10 September 2014.

“Ijinnya sudah keluar tahun 2007/2008 dan sekarang administrasinya sudah selesai. Sosialisasi sudah dilakukan 4-5 tahun lalu kepada masyarakat pemilik ulayat. Sehingga perusahaan memutuskan untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat dan mereka minta untuk didampingi,” terang Mbaraka ketika mengunjungi kebun pembibitan Dinas Kehutanan Merauke, Jumat (29/8) kemarin.

Menurutnya, dalam kurun waktu proses administrasi 4-5 tahun itu, perusahaan telah melakukan sosialisasi dan masyarakat pemilik ulayat sudah dapat menerima dengan baik. Sehingga PT PAB memutuskan untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat ulayat di Anim Ha.

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:20

Bupati Merauke Ingatkan Tanggung Jawab dan Hak Investor

Ditulis oleh

MERAUKE – Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT., mengingatkan para investor (perusahaan) di Kabupaten Merauke untuk komitmen terhadap tanggungjawab dan haknya. Dalam operasionalnya, perusahaan dituntut untuk memperhatikan UU Investasi, Ketenagakerjaan dan tanggungjawab sosialnya kepada masyarakat.

Sebaliknya, kata Mbaraka, hak perusahaan dalam operasionalnya untuk mendapat kenyamanan, aman dan lancar adalah tanggungjawab masyarakat selaku pemilik ulayat. Oleh karena itu, kedua belah pihak harus komitmen dengan tanggungjawab dan haknya.

“Itu terkait UU Investasi, terutama tentang bagi hasil 80:20 persen, 80 perusahaan dan 20 persen masyarakat pemilik ulayat. Dalam ruang investasi itu, 20 persennya milik masyarakat dan itu sepenuhnya harus dibiayai oleh investor. Juga soal tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat pemilik hak ulayat,” kata Mbaraka, Jumat kemarin.

Sabtu, 30 Agustus 2014 07:20

Tiba di Bandara Mopah, Tomy Langsung Digiring ke Lapas

Ditulis oleh

Tahanan Kabur Berhasil Diringkus

MERAUKE – Setelah berhasil diringkus di Kampung Kiworo Distrik Kimaam Kabupaten Merauke beberapa waktu lalu, akhirnya Simon Petrus Tomy Leo Bahok alias Tomy yang merupakan buronan (DPO) Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Merauke tiba di Merauke, kemarin. 

Tomy diterbangkan dari Kimaam dengan pesawat dan dikawal ketat oleh petugas kepolisian. Setibanya di Bandara Mopah, Tomy langsung digelandang ke Lapas II B Merauke untuk kembali menjalankan hukumannya. 

Kapolres Merauke AKBP Sri Satyatama, S.IK melalui Kasubag Humas Iptu Richard Nainggolan menerangkan pengawalan buronan tersebut hingga ke Lapas guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sabtu, 30 Agustus 2014 06:59

Bupati Merauke Ingatkan Tanggung Jawab dan Hak Investor

Ditulis oleh

MERAUKE – Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT., mengingatkan para investor (perusahaan) di Kabupaten Merauke untuk komitmen terhadap tanggungjawab dan haknya. Dalam operasionalnya, perusahaan dituntut untuk memperhatikan UU Investasi, Ketenagakerjaan dan tanggungjawab sosialnya kepada masyarakat.

Sebaliknya, kata Mbaraka, hak perusahaan dalam operasionalnya untuk mendapat kenyamanan, aman dan lancar adalah tanggungjawab masyarakat selaku pemilik ulayat. Oleh karena itu, kedua belah pihak harus komitmen dengan tanggungjawab dan haknya.

“Itu terkait UU Investasi, terutama tentang bagi hasil 80:20 persen, 80 perusahaan dan 20 persen masyarakat pemilik ulayat. Dalam ruang investasi itu, 20 persennya milik masyarakat dan itu sepenuhnya harus dibiayai oleh investor. Juga soal tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat pemilik hak ulayat,” kata Mbaraka, Jumat kemarin.

Sabtu, 30 Agustus 2014 06:57

Warga Timika Takjub Lihat Atraksi Pesawat Sukhoi

Ditulis oleh

TIMIKA - Warga Timika, Papua, terkagum-kagum sekaligus takjub menyaksikan atraksi dua pesawat tempur Sukhoi dengan suara meraung-raung saat bermanuver di atas langit Kota Timika, Kamis kemarin.

“Ini ada apa, koq ada pesawat tempur terbang di Timika. Selama ini saya belum pernah menyaksikan atraksi pesawat tempur seperti ini di Timika,” kata Marsianus, salah seorang warga yang bermukim di kawasan Koperapoka, Timika.

Pabandya Harkomlek Kosekhanudnas IV Biak, Letkol Lek Lilik Irianto kepada Antara di Timika, Kamis mengatakan atraksi dua pesawat tempur Sukhoi itu merupakan bagian dari simulasi latihan Komando Pertahanan Udara Nasional Sektor IV yang berpusat di Biak.

Dalam latihan itu, disimulasikan bahwa ada sebuah pesawat musuh (pesawat Hercules) tertangkap Satuan Radar 243 Timika memasuki wilayah udara Indonesia di sekitar Timika untuk menyerang area Objek Vital Nasional, PT Freeport Indonesia.

Sabtu, 30 Agustus 2014 06:57

Lantamal XI Operasi Miras dan Penambang Pasir Liar

Ditulis oleh

MERAUKE – Maraknya aksi kriminal belakangan ini, khususnya di kota Merauke, yang mana selalu dalam pengaruh minuman keras. Hal itu membuat Komandan Lantamal XI brigjen TNI (Mar) Buyung Lalana merasa miris dan turun tangan guna meminimalisir tindak kriminalitas di wilayah Lampu Satu, Kelurahan Samkai.

Wilayah ini merupakan daerah binaan Lantamal XI sehingga menjadi menjadi sasaran operasi penertiban minuman keras lokal dan para penambang pasir pantai yang sering melakukan penggalian pasir di daerah itu, kemarin. 

Melalui Asops Danlantamal XI Letkol 1, Bayu Trikuncoro, Komandan Lantamal XI memerintahkan untuk melakukan penyisiran tempat-tempat yang diduga sebagai tempat produksi minuman keras jenis sopi. Operasi itu melibatkan tokoh masyarakat, ketua RT/RW, dan warga setempat. 

“Hasil yang didapatkan dari operasi pengrebekan berupa tempat penyulingan miras yang berukuran 3x2 meter. Didalamnya ditemukan 2 buah jerigen berukuran 25 liter sopi siap edar, 4 buah ember miras serta kompor masih dalam keadaan menyala,” terang Danlantamal. 

Daud Kamarea, S.H. MERAUKE – Ratusan kios dan los di Pasar Wamanggu Kota Merauke yang belum dimanfaatkan pedagang (pengguna) akan diundi kembali. Pengundian dilakukan guna mengisi kekosongan tersebut dan aktivitas pasar dapat berjalan normal.
Kepala UPTD Pasar Wamanggu Merauke, Robertus Anggawen menuturkan sejak diresmikannya pasar itu, ratusan kios dan los belum ditempati pemiliknya (masih kosong), padahal Pemkab Merauke telah melakukan pengundian sebelumnya.
“Hingga saat ini kurang lebih sebanyak 100 kios dan los yang masih kosong dan sama sekali belum pernah ditempati oleh pemiliknya. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap aktivitas pasar dan kelihatan mubazir kalau tidak dimanfaatkan,” terang Robertus, kemarin.

MERAUKE – Pemerintah akan membangun puluhan dermaga di tiga kabupaten, yakni Merauke, Mappi dan Boven Digoel. Proyek pembangunan itu dilakukan secara bertahap yang mulai di kerjakan tahun 2015.
Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Merauke, Onisias Manobi menjelaskan ada 28 dermaga perintis yang akan dibangun di tiga kabupaten.
Pembangunan puluhan dermaga itu akan dilakukan secara bertahap. Tipe dermaga yang akan dibangun itu merupakan tipe dermaga perintis yang sebagai besar berada di jalur sungai.