Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

MERAUKE – Pemerintah dan warga Kelurahan Samkai, Distrik Merauke minta pemerintah atau pihak kepolisian dapat menempatkan aparat keamanan di wilayah Kelurahan Samkai. Pemerintah Daerah dapat berkoordinasi dengan pihak kepolisian, guna dibangun pos keamanan di wilayah Kelurahan Samkai. 

Demikian disampaikan Lurah Samkai, Romanus Kande Kahol kepada wartawan, Rabu (31/7) kemarin.

Menurut dia, permintaan itu terkait situasi keamanan yang mengganggu ketertiban, ketentraman dan kenyamanan hidup masyarakat. Kejadian penganiayaan anggota TNI oleh oknum masyarakat pada Minggu, 21 Juli 2013 merupakan contoh situasi kurang kondusif di wilayah Samkai.

“Terkait situasi keamanan di wilayah kelurahan Samkai, dengan adanya kejadian Minggu 21 Juli 2013, anggota TNI dianiaya oleh sekelompok orang mabuk, di RT 18. Itu merupakan bahan koreksi bagi pemerintah sendiri terhadap pelayanan-pelayanan kepada masyarakat. Dalam hal ini kamtibmas,” kata Romanus, kemarin.

Bertolak dari pengalaman itu, pihaknya bersama warga sangat mengharapkan agar ditempatkan aparat keamanan di wilayah Samkai. Perlu dibangun satu pos keamanan permanen, guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) umumnya.

Diterbitkan di Papua Selatan