Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Senin, 27 Mei 2013 00:28

Masa Tugas Berakhir, Anggota KPU Papua Pamit

Taksir item ini
(0 pilihan)

Benny Sweny :  Suksesnya  Pilgub karena Kerja Keras Kita Semua

Ketua KPU Papua, Benny Sweny, S.Sos saat melantik Anggota KPU Mimika, KPU Intan Jaya, dan KPU Dogiyai, yang merupakan akhir dari semua tugas dan tanggung jawab KPU Provinsi Papua Periode 2008-2013JAYAPURA - Jumat, (24/5) merupakan masa akhir dari tugas Ketua dan Anggota KPU Provinsi Papua Periode 2008-2013. Diakhir masa jabatan mereka, Ketua KPU Provinsi Papua bersama 4 anggota KPU Papua lainnya melakukan pelantikan terhadap Anggota KPU Mimika, KPU Intan Jaya, dan KPU Dogiyai,  sekaligus merupakan akhir dari semua tugas dan kewenangan mereka.
Ketua KPU Papua, Benny Sweny, S.Sos, mengatakan, selama 5 tahun masa tugas anggota KPU Provinsi Papua telah melaksanakan semua kewajiban yang diperintahkan institusi dan Negara, dan semuanya itu berjalan sukses dan lancar.
  Dalam pelaskanaan tugas selama 5 tahun lalu, banyak rintangan dan hambatan yang dilalui, tak sedikit pihak-pihak yang sengaja menggagalkan atau mengacaukan kegiatan yang dilaksanakan KPU Papua dengan berbagai cara yang digunakan, tapi semuanya itu dapat dilalui berkat tuntunan dan perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.


  Kuasa Tuhan yang luar biasa, karena persoalan pengambilan alihan kewenangan pelaksanaan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Papua oleh DPRP akhirnya dikembalikan ke KPU Papua untuk melaksanakannya melalui putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
  Kemudian, gugatan terhadap KPU Papua di PTUN Jayapura hingga sampai di gugatan Pilgub di MK, itupun di menangkan oleh KPU Papua, yang akhirnya Lukas Enembe,SIP,MH, dan Klemen Tinal,SE,MM dilantik menjadi Gubernur Provinsi Papua/Wakil Gubernur Provinsi Papua yang kini menjabat saat ini selama 5 tahun kedepannya.
Bukan itu saja, atas ketidakpuasan Barnabas Suebu Cs, mengadukan dirinya ke DKPP, tapi kenyataannya dirinya menang di DKPP. Ini membuktikan bahwa KPU Papua melaksanakan semua tugas dan kewenangannya berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Negeri ini.
  “Kemenangan kami di DKPP sebagai kesempurnaan bagi kami dalam penyelenggaraan setiap tahapan Pemilu di Papua. Dan ini saya secara pribadi sangat bersyukur atas kasih karunia Tuhan yang luar biasa bagi kami anggota KPU Papua,” tukasnya.
  Lanjutnya, dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai anggota KPU, itu harus didukung dengan kapasitas penyelenggara yang berkompetensi, kapabilitas, rendah hati, jujur, ketenangan diri dan tetap berpatokan pada aturan yang berlaku.
   Pada kesempatan itu, dirinya mewakili semua anggota KPU Papua menyampaikan permohonan maaf bila selama masa tugas ada tindakan dan tutur kata yang menyinggung orang lain. Dan terima kasih atas semua dukungan selama ini.
  “Saya pikir kalau kita melaksanakan tugas dengan tulus bagi rakyat Papua, pasti Tuhan juga menyertainya,” pungkasnya.
  Ditambahkan, dengan berakhirnya masa jabatan anggota KPU Provinsi Papua, maka tugas dan tanggung jawab KPU Provinsi Papua akan dilaksanakan oleh KPU RI dengan pengelolaan teknis hariannya oleh Sekretariat KPU Provinsi Papua sampai terisinya keanggotaan dari hasil seleksi yang sedang berjalan.
  Dijelaskannya, sejak dilantik pada 24 Mei 2008 di Jakarta 5 anggota KPU Provinsi Papua masing-masing Benny Sweny, Hasjim Sangadji, Selfiana Sanggenafa, Irianto Jacobus, dan Zadrak Nawipa, yang dalam perjalanannya pada tanggal 16 Januari 2009 2 (dua) anggota masing-masing Irianto Jacobus dan Zadrak Nawipa diganti dengan M. Ferry Kareth dan Tjipto Wibowo.
  Tiga tugas utama KPU Provinsi Papua dalam masa jabatan 2008 – 2013 yakni melaksanakan dan mengendalikan: (1) Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kab/Kota Tahun 2009; (2) Pemilu Presiden/Wakil Presiden Juli 2009; (3) Pemilu Gubernur/Wakil Gubernur Papua 2012/2013, kesemuanya dapat dilaksanakan dengan lancar, aman, dan damai. Disamping itu, tugas supervisi dan pendampingan terhadap pemilu Bupati/Wakil Bupati pada 8 kabupaten pemekaran (dari 21 kab/kota menjadi 29 kab/kota)  juga berjalan dengan baik, dimana kabupaten terakhir yakni Kabupaten Deiyai yang baru diputuskan MK pada dua minggu lalu, akan segera memperoleh Bupati/Wakil Bupati definitif.
Walaupun banyak tantangan, permasalahan, ancaman dalam pelaksanaan event-event demokrasi tersebut, berkat campur tangan Tuhan, kami anggota KPU Provinsi Papua dapat melewati satu persatu sampai ending pada 24 Mei 2013. Semua pelaksanaan tugas-tugas KPU Provinsi Papua dapat  berjalan dengan lancar, aman dan damai karena dukungan dari semua pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi/Kab/Kota, TNI dan POLRI beserta jajarannya, Tokoh-Tokoh Agama, Tokoh-Tokoh Masyarakat, Partai Politik, para calon, dan semua komponen masyarakat di Tanah Papua. Pada kesempatan ini, kami ingin menyampaikan terima kasih atas semua dukungan dan kerjasama yang telah diberikan semua pihak hingga pelaksanaan Pemilu legislatif, Pemilu Presiden/wakil presiden, maupun Pemilu gubernur/wakil gubernur Papua dapat berlansung sukses. 
  Sebagai manusia biasa yang penuh kelemahan dan keterbatasan, tentu masih banyak kekurangan, kekeliruan, dan ataupun kesalahan pada KPU Provinsi Papua periode 2008-2013, yang mungkin membuat anggota masyarakat, partai politik, calon legislatif, calon kepala daerah, dan  pihak-pihak lainnya yang tidak puas. Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini dengan penuh ketulusan hati, kami kami mohon dimaafkan.  
  Terkait keikutsertaan dirinya (Benny Sweny,red) dalam seleksi calon anggota KPU Provinsi Papua periode 2013-2018 yangmana dinyatakan tidak lulus dalam seleksi administrasi,Benny Sweny telah mendapatkan penjelasan langsung dari Ibu Hana Hikoyabi sebagai salah satu anggota Tim Seleksi tentang proses seleksi yang tengah berlangsung. Benny Sweny yang penuh humoris ini menyampaikan pada Ibu Hana bahwa dirinya memahami dan menerima hasil keputusan Timsel.  
  “Saya percaya bahwa  ini merupakan rencana dan kehendak Tuhan bagi saya untuk berkarya cukup 5 tahun saja di KPU Provinsi Papua, dan Tuhan menyediakan area dan responsibilitas yang lain. Selanjutnya diharapkan dengan terpilihnya anggota KPU Provinsi Papua baru hasil seleksi nanti, dapat bekerja lebih baik lagi,” jelasnya.
  Sekadar diketahui, anggota KPU Mimika, Deyai, Intan Jaya yang dilantik adalah Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota KPU yang mengundurkan diri, meninggal dunia, dan akibat dari putusan DKPP.(nls/don/l03)

Baca 354 kali

1 komentar

  • Pranala Komentar Keadilan Senin, 27 Mei 2013 23:19 diposting oleh Keadilan

    jangan Bicara Banyak Ben....semua ada waktu. dan Proses ini sesuai dengan keinginan dan Dukungan masyarakat bukan KPU. buktinya kalau KPU Ngotot kenapa DPR yang Ambil alih. tetapi semua itu sudah Lalu, jadi jangan cari-cari kebenaran lagi bilang menang disini dan disitu. Mundur saja dan jangan Bicara, ini negara butuh Orang Yang JUJUR Dan ADIL dalam Menyatakan Sikap. God Bless Bintang Papua.

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task