Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Jum'at, 05 April 2013 08:25

34 Calon Model Ikuti Audisi ITM 2013 Peragawan – Peragawati

Taksir item ini
(7 pilihan)

Peserta Indonesia Top Model 2013 Peragawan - Peragawati berfoto bersama Kadinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jayapura dan Dewan Juri serta Pemenang ITM 2013 Peragawan - Peragawati Tingkat Nasional usai acara pembukaan kemarin. Malam Final ITM 2013 Audisi Papua akan Sabtu (6/4) di Mal Jayapura. Setelah dinanti – nanti, akhirnya event Indonesia Top Model (ITM) 2013 Peragawan – Peragawati Kamis, (4/4) dibuka secara resmi oleh Kadinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jayapura, Ever Meraudje di Hotel Aston Jayapura. Pembukaan ini  ditandai dengan penyematan selempang dan nomor peserta, didahului penyerahan dari Ketua Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI) Pusat kepada Kadinas.
Event pengembangan karir dan bakat di dunia modelling berskala nasional yang nantinya akan mencari 2 pasang Finalis dari Papua untuk mengikuti Malam Grand Final di Hotel Grand Sahid Jakarta bulan September mendatang itu di ikuti oleh 34 peserta berusia 16 tahun – 23 tahun perwakilan beberapa kabupaten, Sarmi, Merauke, Jayawijaya, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dan akan digelar selama 3 hari.


Dan mengawali Audisi di tahun 2013 ini, Provinsi Papua dipercayakan sebagai daerah yang petama menggelar Audisi dimaksud.
“Untuk tahun 2013 ini, di Papua sebagai pembukaan, nanti bergulir ke daerah lainnya di wilayah timur Indonesia, Lombok, Ambon, Manado, Makassar, hingga Aceh, dan puncak acaranya, Malam Grand Final di Hotel Grand Sahid Jaya di Jakarta bulan September 2013”, kata Iwan Setiawan selaku Ketua Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI) Pusat di Hotel Aston Jayapura, Kamis (4/4).
    “Ini event tingkat provinsi, namun kemarin saya mendapatkan perintah dari Kadinas provinsi untuk membuka karena beliau berhalangan, saya sangat mendukung acara seperti ini dan ke depannya bisa lebih di bangun komunikasi yang intensif sehingga bisa menjadi sarana positif bagi pemerintah untuk promosikan pariwisata Papua”, kata Meraudje.
Pembukaana event ditandai dengan penyematan selempang peserta dan nomor peserta oleh Kadinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jayapura yang dalam pemberian materi menjelaskan beberapa potensi pariwisata di Kota Jayapura serta strategi maupun hal – hal yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mendongkraka pariwisata.
“Tahun 2016 kita harap Kota Jayapura bisa menjadi daerah destinasi wisata baru, hal yang sedang gencar kita lakukan adalah kampanye Kota Bersih, karena kebersihan itu output yang di sasar adalah mendongkrak pariwisata dengan menjunjung kearifan lokal”, katanya saat memberi pembekalan.
Ketua YAPMI Pusat menjelaskan bahwa event ITM Peragawan – Peragawati sebenarnya merupakan event yang sudah berjalan sejak tahun 1980 yang di prakarsai oleh Jhonny A. Ganda selaku Pemimpin Redaksi Majalah MODE Indonesia, awalnya Rahadian Yamin Memorial Cup untuk mengenang model ternama di era 70-an, alm. Rahadian Yamin, yang selanjutnya event ini dikenal dengan nama Top Model Indonesia, dimana Jhony Ganda mendirikan Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI) sebagai wadahnya.
Dan selanjutnya di era 1990-an, setelah sempat vakum beberapa waktu, Jhony Ganda memberikaan mandat kepada salah satu finalis ITM era tahun 90-an, koreografer model yang juga pengarah gaya foto di Majalah MODE Indonesia, Iwan Setiawan untuk membangkitkan kembali event ini, dan muncul dengan formula baru, Indonesi Top Model Peragawan – Peragawati dan masih tetap di bawah naungan YAPMI.
“Untuk di Papua sejak tahun kemarin kami mencari Koordinator Cabang, dan baru tahun ini dapat Pak Amri yang juga Pemred Majalah MOP di Papua ini, sehingga baru kita gelar di Papua tahun ini”, kata Iwan Setiawan lagi.
Menurutnya event semacam ini bukan sekedar berlenggak – lenggok di atas catwalk, namun bila di kemas lebih menarik bisa menjadi salah satu sarana untuk promosi pembangunan daerah, potensi pariwisata, dan potensi lainnya guna menarik turis dan wisatawan domestik maupun luar negeri.
Melalui event seperti ini pula maka masyarakat dari luar Papua melihat sisi lain dari Papua, tidak seperti yang terekspos selama ini, karena banyak potensi lain dari Papua yang tidak terangkat dengan luas, baik itu pembangunannya, keunikan, keramahan, dan keindahannya.
“saya benar – benar takjub melihat Jayapura, tadi turun dari pesawat kami di arak keliling kota melihat – lihat, mulai dari Gunung Merah Sentani sampai ke kantor Gubernur, ternyata Kota ini maju, pembangunan dimana – mana, masyarakatnya juga ramah, benar – benar berbeda dari yang saya bayangkan selama ini”, kata Surya Akbar Hambali (Abay), pemenang ITM 2012 Peragawan – Peragawati Tingkat Nasional yang masih berusia 17 tahun.
Selain menghadirkan Bintang Tamu Abay dan Tri Mia Pemenang Putra – Putri ITM 2012 Tingkat Nasional, pembukaan kemarin juga menghadirkan dewan juri dari Jakarta, yakni Yudhistira (Desainer), dan Farida Sasya (model senior). Dimana Bintang Tamu dan Dewan Juri sesampainya di Bandara mendapat pengalungan noken oleh tim penjemput dilanjutkan dengan melakukan konvoi mulai dari Bandara – Kantor Bupati Gunung Merah – Waena – Abepura – Kotaraja – Entrop – Taman Imbi – Dok V Atas – Dok V Bawah – kantor Gubernur – Ruko Pasifik Permai dan finish di tempat kegiatan di Aston Hotel.
“kegiatannya mulai dari hari ini pembekalan umum tentang pariwisata, bahaya narkotika, dan kampanye HIV/AIDS, sedangkan besok (hari ini-Red) akan dilaksanakan Aksi Peduli Lingkungan berupa tanam pohon di seputaran Danau Sentani dan Bhakti Sosial di Panti Tresna Wredha Tat Twam Asi Pos VII Sentani dan pemotretan di obyek wisata pantai di Kota Jayapura”, kata Walhamri Wahid, selaku Ketua YAPMI Papua dan juga Pemimpin Redaksi Majalah MOP.
Dan malam finalnya akan diselenggarakan di Mal Jayapura yang akan di hibur oleh penampilan tradisional dance, kontemporer dance, fashion show gaun pengantin dan busana casual serta game dan door prize.
Sedianya Finalis hasil Audisi Papua akan di berangkatkan mewakili Papua di Tingkat Nasional bulan September mendatang.
“di Jakarta selain Malam Grand Final, dimana peserta kita karantina, juga akan di gelar Pameran Kerajinan dan Budaya Nasional selama 3 hari, jadi peserta yang mengikuti acara ini mulai berangkat sampai ke Jakarta tidak di pungut biaya apapun, semuanya di tanggung Panitia”, jelas Iwan Setiawan menjawab pertanyaan salah seorang peserta yang mengadukan adanya praktek bermodus casting dan mengorbitkan bakat lokal ke Jakarta tapi ujung – ujungnya meminta sejumlah uang dari peserta.
Pelaksanaan ITM 2013 Peragawan – Peragawati Audisi Provinsi Papua terlaksana berkat dukungan dari Majalah MOP, Pemda Kab.Asmat, Jayapura Mall, Semuwa Dirgantara, Semuwa Tour & Travel, PT. Freeport Indonesia, Bank Papua, Partai Nasdem, Batik Tulis Putri Dobonsolo, KPA Kota Jayapura, SPA Production, Semuwa Advertising, Semuwa Laundry, dan Surya Mandiri Digital Printing.
Sedangkan beberapa media besar di Papua mendukung sebagai media partner diantaranya TVRI Papua, TOP TV, RRI Jayapura, Rock Radio FM,  Harian Bintang Papua, Harian Papua Pos, dan rencananya untuk Grand Final di Tingkat Nasional di bulan September disiarkan secara live oleh TVRI Pusat. (ist/don/l03)

Baca 1676 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task