Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Rabu, 06 Maret 2013 05:43

Ditemukan Bahan Peledak dari OPM

Taksir item ini
(0 pilihan)

Ancam Ganggu Keamanan di Kota Jayapura

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Drs. Christian Zebua, MMJAYAPURA—Pihak  TNI  menemukan bubuk-bubuk   bahan  peledak ketika melakukan  penangkapan  4  anggota TPN/OPM   bersenjata masing-masing  ST (35), ID  (54), NS (42) dan  DN  (29). di Kampung  Yanma, Distrik Pantai  Timur, Kabupaten Sarmi, Senin (4/3) pukul  08.30 WIT.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Drs. Christian Zebua, MM mengatakan, pasca penangkapan  4 anggota  OPM pihaknya menemukan   bubuk-bubuk   bahan  peledak,  kartu  tanda anggota OPM, dokumen-dokumen  yang bisa dikategorikan berasal   dari satu kelompok  yang melakukan tindakan –tindakan kejahatan. “Kami tak  tahu  mereka  dari  kelompok mana, tapi  yang  jelas kami  menemukan hal –hal  yang dilarang, seperti  bahan peledak dan sebagianya,” tandasnya ketika dikonfirmasi disela-sela pembukaan   Cenderawasih  Expo di Makodam  XVII/Cenderawasih, Jayapura, Selasa (5/3).
Namun demikian, lanjut dia,  pihaknya  menghimbau masyarakat mewaspadai kegiatan-kegiatan pihak tertentu  yang mengganggu  keamanan dan ketertiban masyarakat  melalui melakukan kerjasama dengan Polri/TNI.


“Kita  mau aman  daerah  ini kita serahkan pada  tindakan-tindakan hukum. Tentara pun tak  akan  melakukan tindakan-tindakan di luar  ketentuan,”  tuturnya.
Selain menemukan barang bukti  mereka adalah OPM apakah ada kegiatan mereka  yang memang  sudah dilakukan, kata Pangdam,  pihaknya  telah menyerahkan  pelaku dan barang bukti  kepada  Polres Sarmi  untuk  diperiksa lebih lanjut.
Ditemukannya dokumen  dari  4  Anggota OPM  yang  ditangkap di  Distrik Pantai  Timur, Kabupaten Sarmi, Senin (4/3) pukul  08.30 WIT , ternyata  berisi rencana mengganggu keamanan di Kota Jayapura.   “Guna  mengantisipasi ancaman  khususnya  di  Kota Jayapura, menyusul ditemukannya  dokumen rencana gangguan keamanan dari tangan 4 anggota OPM itu,  Jajaran Polres  Jayapura Kota mengintensifkan patroli di kawasan hutan Kota. Hal itu menyusul masih banyaknya warga yang menempati gunung-gunung sebagai tempat tinggal,” ujar  Kapolres Jayapura Kota  AKBP Alfred Papare, SIK ketika dikonfirmasi  di sela-sela aksi   unjukrasa  Jurnalis  Papua   mengutuk kekerasan terhadap Jurnalis  Paser  TV Balikpapan,  Nurmila Sari Wahyuni  (23) di  Taman  Imbi, Jayapura, Selasa (5/3).
Dia mengatakan,  pihaknya   senantiasa  melakukan langkah-langkah hukum, seperti rasia dan pendekatan kepada tokoh masyarakat yang berpengaruh, karena  ancaman seperti itu sering terjadi, termasuk kepada pejabat pemerintah.
Sebelumnya, kata dia, pihaknya  telah  berhasil  melaksanakan patroli di Gunung Nafri, disusul Belakang Kantor Walikota, melibatkan 2 SST. Direncananya pihanya  akan melaksanakan patroli di Gunung Abepura, Tanah Hitam, hingga  pelantikan dan Gubernur dan Wagub Papua terpilih.
Sebagaimana diwartakan, 4 anggota OPM  bersenjata  ditangkap  oleh  Anggota  Pos Takar  Nengke  Satuan  Tugas Pengamanan Daerah  Rawan  Batalyon Infanteri 755/Yalet di Kampung  Yanma, Distrik Pantai  Timur, Kabupaten Sarmi, Senin (4/3) pukul  08.30 WIT.  Penangkapan  4 anggota OPM ini, menyusul informasi  dari masyarakat  yang  merasa  resah dengan aktivitas kelompok ini.  Masing-masing  ST (35), ID  (54), NS (42) dan  DN  (29) Selanjutnya keempatnya  digeladang  ke Koramil  1712/Pantai Timur  serta  sejumlah  barang  bukti diamankan, guna dilakukan  pemeriksaan  lebih lanjut.
Alhasil,  4 angota  OPM mengendarai  2 unit sepeda motor dari arah Sarmi menuju ke Jayapura. Kemudian 3 anggota   Pos Takar  Nengke melakukan  pengejaran  terhadap ke-empat  orang yang dicurigai dan langsung  menangkap. Dari  penangkapan  tersebut diperoleh  barang bukti berupa  1 lembar dokumen   yang  berisi  hasil  pertemuanTPN/OPM  26 Pebruari  2013, 1 lembar kartu anggota TPN/OPM
An. Nicko Sosomar dengan  pangkat Majoor NBP 7100303, jabatan  staf markas pusat  TPN/OPM, cap  tertanda Panglima  TPN /OPM  Richard H. Joweni,   1 buah sangkur lipat jenis USA M9, 1  buah Brifet  lambang bendera Bintang Kejora, 1  lembar foto Nicko Sosomar dengan memegang senjata  M16 AI dan 1 buah  ransel, uang tunai sebesar Rp 20.100.000 dan  3 unit Hand Phone serta dua botol obat asam urat. (mdc/don/l03)

Baca 2069 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task