Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Rabu, 03 Juli 2013 07:18

Materi LKPJ Minggu Harus Masuk ke Dewan

Ditulis oleh

Iwan Siswanto, SH.KEEROM - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Keerom,Iwan Siswanto, SH mengingatkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom (Eksekutif) agar di awal Bulan Juli minggu pertama tahun 2013 materi LKPJ harus diserahkan ke Dewan, mengingat waktu sudah terlalu molor pada Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Keerom Tahun Anggaran 2012 dilaksanakan . “Tanpa menunda-nunda lagi, sehingga jadwal dewan yang lain tidak berubah-ubah dan pembukaan Sidang LKPJ dilaksanakan pada minggu ini,” ungkapnya saat dihubungi melalui  Telephone-nya, Selasa (2/7).
Pasalnya, sejumlah agenda dewan yang telah dijadwalkan semuanya berubah dan selama ini Dewan terus-menerus mengikuti jadwal dari Pemerintah Daerah, dewan hanya menyesuaikan dari pemrintah daerah.”Kami minta jadwal dewan tidak berubah lagi dan semuanya bisa berjalan lancar, jangan pembahasan LKPJ dianggap tidak penting,”ujarnya.
Oleh sebab itu,Pemerintah Daerah agar memperhatian ini secara baik dan serius agar roda pemerintah daerah berjalan lancar, masyarakat bisa menilai baik, buruknya kinerja pemerintah maupun kerja Dewan dinilai oleh masyarakat Keerom.” Hingga saat ini saja Materi LKPJ Bupati Keerom Tahun Anggaran 2012 belum diserahkan ke DPR, mengingat agenda dewan masih ada dan secepatnya harus dilaksanakan,” ungkap Iwan lagi.

JAYAPURA - Lanjutan sidang gugatan masyarakat pemilik hak ulayat atas lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kampung Santosa Distrik Unurumguay Kabupaten Jayapura, terhadap PT. PLN, kini proses persidangannya telah berjalan di Pengadilan Negeri Jayapura yang berlangsung kurang lebih satu tahun tiga bulan tersebut dengan agenda mendengarkan putusan. Sayangnya putusan Majelis Hakim kemarin (Senin,1/7) tidak menyentuh pokok perkara yang diajukan Suku Sarmai selaku Penggugat.
Penasehat Hukum Suku Sarmai, Harry Maturbongs, menggapai itu, bahwa alasan Majelis Hakim mengeluarkan putusan tersebut karena ada pihak lain (perusahaan) di luar PT.PLN yang juga mengusahakan tanah sengketa tersebut tidak diikutsertakan dalam pokok perkara.
Untuk itu, Majelis Hakim menyarangkan kepada kliennya untuk apakah mengajukan gugatan ulang dengan menyertakan perusahaan tersebut didalam berkas sengketa ataukah melakukan upaya banding.

Rabu, 03 Juli 2013 07:16

Dewan Telah Monitoring BK3 Tahun 2012

Ditulis oleh

KEEROM –Sesuai rencana Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Keerom di Tahun Anggaran (TA) 2013 ini melaksanakan kegiatan dilapangan,salah satunya melihat secara langsung program kegiatan Pemerintah Daerah tentang Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) Tahun 2012.
Hingga memasuki Bulan Maret 2013 lalu, kegiatan Monitoring BK3 Tahun 2012 DPRD Keerom telah melaksanakan dari masing-masing wilayah pemilihan.
Hal ini sebagaimana diungkapkan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Keerom,Iwan Siswanto,SH saat ditemui Bintang Papua diruang kerjanya,pekan lalu.
Menurutnya,kegiatan Monitoring yang dilakukan oleh dewan untuk melihat secara langsung pelaksanaan program BK3 Tahun 2012 apa telah sesuai dengan kebijakan oleh pemerintah daerah serta benar-benar untuk kepentingan masyarakat.

JAYAPURA - Ketua Umum Lembaga Gabungan Pengusaha Asli Papua (Legapas) Kabupaten Keerom, DR (HC) Herman Yoku, SIP, mengatakan, sampai detik ini dirinya belum mendapatkan konfirmasi terhadap suratnya yang dilayangkan kepada para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemda Kabupaten Keerom dan Bupati Keerom terkait dengan semakin tidak jelasnya realisasi APBD Kabupaten Keerom Tahun 2013 ini didalam pengadaan barang dan jasa pemerintah di lingkungan Pemda Keerom.
“Sampai pada pertengahan Juni 2013 ini, APBD Keerom sudah semakin tidak jelas dalam realisasi kegiatannya,” ungkapnya kepada Bintang Papua, di Kantor Gubernur Provinsi Papua, Senin, (1/7).
Menurutnya, jika ini terjadi terus menerus, maka nampak dari wajah Kabupaten Keerom akan dibawah kemana, dan dipastikan apa yang menjadi harapan masyarakat  Keerom tidak terpenuhi, terutama didalam pembangunan infrastruktur dalam membuka akses aktifitas masyarakat, dan pembangunan lainnya, seperti perikanan, perkebunan, pertanian dan lainnya.

Selasa, 02 Juli 2013 14:54

Komoditi Pertanian Terus Dikembangkan

Ditulis oleh

Ir Marten RumbiakKEEROM - Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Keerom Ir Marten Rumbiak, mengatakan program kerja yang saat ini telah diprogramkan untuk tahun 2013 adalah peningkatan tanaman pangan seperti peningkatan sarana dan prasarana pertanian, dan peningkatan produksi petani  bagi masyarakat.
“Jadi yang akan kita kembangkan yaitu padi, jagung, kedelai dan juga ada sayuran sedangkan untuk penerapan teknologi itu ada komoditi seperti padi yang akan dikelola dengan luas lahan sekitar 400 hektar, dan kedelai juga 400 hektar,” ungkapnya saat ditemui wartawan di Kantor Bupati Keerom, Senin  (1/7).
Menurutnya untuk komoditi padi dan kedelai pihaknya berencana akan dikembangkan pada wilayah Distrik Skamto karena banyak dari masyarakat yang eks transmigrasi lebih mengerti apa yang nantinya dikembangkan secara berkelompok.

Selasa, 02 Juli 2013 14:52

Polri Mendapat Apreasi Dari Berbagai Kalangan

Ditulis oleh

KEEROM - Dalam berbagai pengelaman selama berjalan 67 Tahun Bhayangkara telah memantangkan karakter pengabdian untuk menjadikan Polri lebih cerdas dan tegar dalam mengemban tugas memelihara keamanan dalam negeri.
“Beberapa prestasi dan pencapaian kinerja Polri yang telah mendapat apreasi dari pemerintah, masyarakat bahkan dunia internasional dengan beberapa kasus yang menonjol dan meresahkan telah berhasil diselesaikan seperti, terorisme, narkoba, illegal logging, illegal maning, perdagangan dan penyelundupan manusia,” ujar Kepala Kapolri Drs Timur Pradopo dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Kabupaten Keerom, Yusuf Wally, SE, MM pada Upacara Peringatan ke-67 Hari Bhayangkara Tahun 2013 di Mapolres Keerom, Senin (1/7).

Senin, 01 Juli 2013 11:27

Di Keerom, 1 Juli Siaga 1

Ditulis oleh

AKBP Pasero, SH, MH KEEROM - Untuk mengamankan Peringatan 1 Juli 2013 di wilayah Kabupaten Keerom,Polres Keerom turunkan dua pertiga kekuatan anggota,dimana siaga 1 telah dilakukan sejak (27/6) untuk mengantisipasi 1 Juli.
Untuk kegiatan yang dilakukan seperti sweeping gabungan TNI/Polri, patroli gabungan TNI/Polri dan Pemerintah Daerah dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang dibagi dari tiga kompi antara lain TNI, Polri dan Satpol PP.
Demikian disampaikan Kapolres Keerom, AKBP Pasero, SH, MH saat ditemui Bintang Papua di Arso 4, Sabtu (19/6) kemarin.
Untuk titik rawan yang dijaga ketat pada wilayah Distrik Skamto, Gudang Garam, Alang-Alang Lima dan Alang-Alang Dua. “Sedangkan untuk wilayah Arso, Sawiyatami dan  Wambes. Untuk wilayah timur wilayah perbatasan,Skofro dan  Kibay. Wilayah Waris juga tetap diwaspadai pada wilayah Ampas dan beberap titik- titik rawan lainnya diantisipasi,” katanya.

Senin, 01 Juli 2013 11:31

1 Juli Tidak Ada Gerakan

Ditulis oleh

Didimus WerareKEEROM -Juru bicara OPM Lambertus Pekikir,Didimus Werare, mengatakan, dalam memperingati 1 Juli sebagai Hari Organisasi Papua Merdeka (OPM), maka keamanan di wilayah Keerom OPM menjamin tidakada gerakan-gerakan untuk membuat hal-hal yang tidak nyaman terhadap seluruh masyarakat di Keerom. Dimana pihak OPM telah memberikan semua kewenangan kepada pengurus OPM maupun pimpinan OPM Internasional yang berada Swedia yaitu; Yakop Ray dengan teman-temannya yang ada.
 ”Yang ada dipertahanan-pertahanan telah ada perintah dari Koordinator OPM Lambertus Pekikir, setiap wilayah dimasing- masing pertahanan bisa melakukan upacara bendera pada 1 Juli untuk diperingati maupun melakukan syukuran dengan cara berdoa kepada Tuhan. Semua perjalanan yang dilakukan oleh OPM telah diserahkan kedunia internasional dan dunia internasional yang akan melihat kelanjutan perjuangan Papua Barat,”ungkap Didimus saat ditemui Bintang Papua di Keerom, Sabtu (29/6).

Senin, 01 Juli 2013 11:30

32 Calon Anggota KPU Tes Tertulis

Ditulis oleh

Peserta Calon Anggota KPU Keerom sedang mengerjakan soal tes, Sabtu (29/6) kemarin.KEEROM–Sabtu kemarin, 29 Juli, di Kabupaten Keerom, telah dilaksanakan tahapan seleksi calon anggota KPU Keerom.Tahapan tes tersebut berbentuk tes tertulis dan diselenggarakan oleh tim  seleksi KPU, setelah hasil administasi diumumkan mengalami keterlambatan kurang lebih satu Minggu.
Keterlambatan itu disebabkan karena tes tertulis yang sedianya telah dilaksanakan tetapi masih menunggu dari KPU Pusat terkait materi soal yang harus disiapkan.
Oleh karena itu, tidak ada suatu yang disengaja yang dilakukan oleh tim seleksi, tetapi juga menunggu resmi dari KPU Pusat maupun KPU Provinsi terkait pelaksanaan tes tertulis, sehingga Sabtu (29/6) kemarin barulah tes tertulis dijalankan, setelah materi soal baru tiba pada hari Sabtu itu juga.