Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Selasa, 28 Mei 2013 06:53

Keselamatan Pekerja Diutamakan

Ditulis oleh

Terlihat para karyawan sedang melakukan pelatihan saat melakukan Pemadaman kebakaran api.KEEROM- Kepala Bidang Hubinsyakaer dan Pengawasan Ketenagakerjaan Kabupaten Keerom, Erwin Patiuang mengatakan,simulan kebakaran terhadap ditempat kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Keerom melakukan pelatihan terhadap para karyawan tiba-tiba terjadi kebakaran ditempat kerja dan juga bagimana cara pencegahan dan penanggulaan kebarakan ditempat kerja.
“Kita tidak berbicara masalah kebakaran yang besar tetapi kebakaran yang sifatnya kecil seperti percikan api yang mengena di kendaraan dalam pelatihan ini kebayakan diundang dari perbengkelan yang berhubungan dengan bensin dan bagimana cara pencegahannya, keselamatan para pekerja diutamakan,”ungkapnya saat ditemui Bintang Papua diruang kerjanya, Senin (27/5) kemarin.
Selain itu juga, pihaknya mengenalkan Alat Pemadan Api Ringan (APAR),jika dilihat hal ini sangat sepele tetapi tugas dari Tenaga Kerja inilah bagaimana tugas mengawasi keselamatan kerja terhadap karyawan difungsikan sehingga berfungsilah kegiatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Selasa, 28 Mei 2013 06:44

Bupati Lantik 191 Pejabat Pemkab Jayapura

Ditulis oleh

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw SE, M.Si ketika melantik para pejabat Eselon III dan IV di Aula Bupati Jayapura, Senin (27/5) kemarin.SENTANI – Sebanyak 191 pejabat dilingkup Pemkab Jayapura dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si di Aula Kantor Bupati Jayapura lantai III, Senin (27/5) kemarin.
Mereka yang dilantik adalah, 29 pejabat eselon III  salah satu antaranya, Subhan SE, MM menjabat sebagai Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Jayapura, Drs Suratmo menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan dan Mutasi Pegawai daerah Kabupaten Jayapura.
Subiyanto menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan dan Komunikasi, Alloysius Berlianto Patiara menjabat sebagai staf pada Dinas Perhubungan dan Komunikasi, Yuliana SE menajabat sebagai Sekretaris Badan Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Jayapura.
Samsuddin S.Sos menjabat sebagai kepada Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Rica M. Sapulete, BA menjabat Sekretaris Inspektorat Kabupaten Jayapura, Agust Deda SH menjabat Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Jayapura.

Selasa, 28 Mei 2013 06:44

Pemkab Keerom Telah Bagikan Dana Mahasiswa

Ditulis oleh

KEEROM- Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten KeeromDrsBambang Suhartawan, M.MT mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom malalui Dinas Pendidikan dan Pengajaran Keerom telah menyalurkan dana beasiswa bagi anak asli papua di Kabupaten Keerom,dana yang telah disalurkan bersumber dari dana Otonomi Khusus Pemda Keerom sebesar Rp1,2 Milyar.
“Dana beasiswa bagi putra-putri Papua  telah kami bagikan sebesar Rp1,2 Milyar yang bersumber dari dana Otsus,”ungkanya saat ditemui Bintang Papua dikediamannya, Senin (27/5) kemarin.
Selain itu pembagian dana beasiswa di Keerom dibagikan dari empat bagian,mulai Keerom I hingga Keerom IV. Dimana Keerom satu Orang Asli Papua, tetapi juga asli Keerom yang perlu difasilitasi yang paling utamaKeerom II orang Asli Papua, tetapi tinggal di Keerom tetapi juga bukan asli Keerom dan perlu mendapatkan dana tersebut. Keerom III adalah campuran antara Papua dengan pendatang dan ada prestasi akedemik. Sedangakan Keerom IV yang merupakan pendatang diakomodir dari Dana Alokasi Umum (DAU).

Hana WasanggaiSENTANI – Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) SMA/SMK tahun 2013 di wilayah Kabupaten Jayapura mendapai 95 persen mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Jayapura.Kendati demikian, dewan berharap agar pihak sekolah maupun para siswa tidak lantas berpuas diri dengan hasil tersebut, sebab masih ada tantangan yang akan dihadapi ditingkat pendidikan yang lebih tinggi dari sekolah yang ditempat semula.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Jayapura, Hana Wasanggai mengungkapkan, dengan pencapaian tingkat kelulusan sebesar 95 persen ini, merupakan gambaran peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Jayapura dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Inilah aksi para siswa karena kegirangan sambil melakukan coret-coret usai mendengar hasil Pengumuman Ujian Nasional di Kabupaten Keerom, Jumat (24/5).KEEROM - Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Keerom,DrsBambang Suhartawan,M.MT mengatakan,dari hasil pengumuman Ujian Nasional (UN) di wilayah Keerom mulai dari Sekolah Menegah Umum (SMU), SMKYPPK, SMK Yapis dan MA Al Mutahidin mencapai 100 persen dan juga nilai yang diraih oleh siswa-siswi sangat baik maupun rata-rata diatas standar.
Untuk di Kabupaten Keerom yang telah mengikuti Ujian Nasional diikuti sebanyak Lima SMA,Satu Mandrasa dan Dua SMK.dengan demikian pihaknya mengucapkan para sekolah-sekolah maupun guru-guru maupun Orang tua terimah kasih atas usaha-usaha yang mana siswa-siswi telah meraih kelulusan 100 persen.
“Hasil pengumuman Ujian Nasional sekolah di Keerom mencapai 100 persen,”ungkapnya saat ditemui di Kediamannya,Arso 2 Kampung Yuwanain,Distrik Arso Kabupaten Keerom,Jumat (24/5) kemarin.
Adapun para siswa dari SMU sebayak 5 Sekolah yang telah lulus diantaranya dari SMA Negeri 1 Arso sebanyak 211 peserta,SMA Negeri 2 Skamto 82 peserta,SMA 3 Waris 31 peserta,Taruna Tegasa 35 peserta,Yapis 87 peserta dan Mandrasah 10 peserta. Sedangkan Dua SMK Negeri 1 Arso sebanyak 57 orang dan SMK Negeri 2 Senggi 26 Orang.

Herman Yoku,S.IP.KEEROM - Adanya dua perusahaan yang berlomba-lomba masuk untuk meminta persetujuan dari para tokoh-tokoh adat di Kampung Skamto,Distrik Skamto Kabupaten Keerom pada proyek pembangunan jalan di Kampung Hulukubun,Distrik Skamto yang dilakukan dari Pemerintah Propinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Propinsi Papua.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Suku Skamto, Herman A.T. Yoku,S.IP mengatakan bahwa siapapun yang mengerjakan pembangunan, pihaknya tidak menjadi masalah untuk menghalang-halangi seluruh program  Pemerintah Propinsi Papua yang dikucurkan demi kepentingan pelayanan masyarakat dalam hal ini pembangunan infrastruktur jalan.
Menurutnya, bahwa yang sangat disayangkan kenapa Pemerintah Propinsi Papua pastinya telah mengetahui secara pasti siap kepala suku besar di Skamto dari jaman Pemerintah Orde Baru (Suharto). ”Kepala Suku di Skamto hanya satu dia adalah Helmus Yoku yang almarhum dan yang menggantikan saat ini adalah anaknya adalah Herman Yoku dan sejak Orde Baru. Jadi Kepala Suku di Skamto hanya satu dia adalah Heman Yoku tidak ada kepala suku lain-lain,” tegasnya saat ditemui Bintang Papua di Kantor Bupati Keerom, Jumat (24/5) pekan kemarin.
Oleh sebab itu, ia merasa sangat kesal oleh Pemerintah Propinsi Papua dan baru kaget mendengar persoalan ini dan seharusnya ia mengecek apa yang menjadi program yang dibuat untuk kepentingan pembangunan infastruktur Jalan,khusnya di Kabupaten Keerom.

Senin, 27 Mei 2013 04:53

Anak Wajib Dilindungi Dengan Baik

Ditulis oleh

Yohanis Tawa,S.AgKEEROM - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadin Capil) Kabupaten Keerom, Yohanes Tawa,S.Ag mengatakan bahwa dalam menerbitkan dokumen perkawinan dan undang-undang perkawinan, salah satunya adalah Dokumen Akta Pencatatan Sipil. Bahwa setiap warga Negara Indonesia harus memberikan perhatian seruis yang aman, terjamin dan dilindungi oleh negara bagi setiap Anak yang ada di muka bumi ini.
   “Oleh karena itu, itu anak yang ada di Negara Indonesia harus dilindungi secara baik dari keluarganya,sekolah,tempat umum maupun di pelayanan yang lain. Sebab itu dokumen kependudukan bagi anak sangat penting bagi setiap warga Negara Indonesia dan wajib untuk dimilikinya,” demikian diungkapkannya saat ditemui Bintang Papua di ruang kerjanya, pekan lalu.

Senin, 27 Mei 2013 04:51

Bendahara Barang Dilatih Sistem SIMDA

Ditulis oleh

KEEROM - Penyelenggaraan Teknis Aplikasi Sistem Informasi Manejemen Daerah Barang Milik Daerah (SIMDA- BMD) terhadap para bendahara dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom salah satunya untuk penyamaan persepsi, pemahaman materi terhadap peraturan perundangan yang berkaitan dengan pengelolaan barang daerah khususnya, Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang pengelolaan Barang Milik Daerah agar dapat tercapai dalam aplikasi Sistem Informasi Manejemen Daerah Barang Milik Daerah (SIMDA-BMD).
   Hal ini diungkapkan Asistem II Setda Kabupaten Keerom, Drs Adrianus Samonsambra saat membacakan Sambutan Bupati Keerom dalam Penutupan Pelatihan SIMDA-BMD bagi Bendahara dilingkungan Pemerintah Daerah Keerom,di Aula Bapeda,Jumat (24/5).
Selain itu juga, untuk meningkatkan sumber daya manusia aparatur yang handal dan profesional di bidang pengelolaan Barang daerah dan kegiatan SIMDA-BMD ini sangat penting,sterategis dalam upaya pencapaian tertib administrasi pengelolaan barang daerah secara lebih efisien dan efektif serta dapat memudahkan dalam pengemanan serta pengawasan barang milik pemerintah daerah.

Senin, 27 Mei 2013 04:50

Pohon Sebagai Kelangsungan Hidup Manusia

Ditulis oleh

KEEROM- Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Keerom,IrJoko Susilo, MM mengatakan, bahwa penanaman pohon sangat perlu dilakukan secara terus menerus karena salah satunya bisa menambah populasi wilayah yang semakin berkurang akibat sering terjadinya penebangan liar yang sering terjadi di wilayah Keerom akibat orang yang tidak bertaggung jawab.
Oleh karena itu, pohon sangat perlu dijaga bagi kelangsungan hidup manusia bagi orang banyak.
“Kita harus terus menerus melakukan penanaman pohon disetiap wilayah kita yang sudah berkurang salah satunya meninghindari bencana alam,” ungkapnya saat ditemui Bintang Papua diruang kerjanya,beberapa waktu lalu.