Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Selasa, 09 Juli 2013 07:27

PNS Diminta Disiplin Melaksanakan Tugas

Ditulis oleh

Wakil Bupati Keerom MUH Markum, SH. KEEROM - Wakil Bupati Keerom, MUH Markum,SH mengatakan, terkait dengan disiplin pegawai negeri sipil dilingkungan Pemkab Keerom tidak terlepas dari pimpinan Satuan Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing.
Tentunya pimpinan SKPD yang secara langsung menegakkan disiplin PNS agar stafnya taat pada aturan yang berlaku. Apalagi pemerintahan telah begitu banyak memberikan kebijakan yang berpihak pada PNS,seperti libur dan cuti bersama disaat hari raya.
  “Jadi setiap PNS dilingkup Kabupaten Keerom PNS harus kembali pada komitmen dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana sumpah dan janjinya itu yang telah diberikan oleh negara,”ungkapnya saat ditemui wartawan diruang kerjanya, Senin (8/7).
Menurutnya,jika pimpinan SKPD tidak tegas dan PNS malas dalam melaksanakan tugas dalam bekerja, tentunya pelayanan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan pada masyarakat pastinya tidak berjalan secara maksimal. 

Selasa, 09 Juli 2013 07:27

Wilayah Kampung Asli di Fokus Perumahan

Ditulis oleh

KEEROM - Kepala Distrik Arso, Karel Muyasin,S.Sos mengatakan untuk kampung-kampung asli yang ada di wilayah Distrik Arso terhadap Program Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) di Tahun 2012 ini,mulai tahap pertama hingga tahap ketiga, hanya mengerjakan pada pembangunan Perumahan Rakyat. Karena perumahan rakyat yang  menjadi persoalan pertama pada masyarakat.
Dari  kampung-kampung asli se-Distrik Arso hanya membangun perumahan rakyat seperti Kampung Ubiyau, Sawiyahtami dan Sawah Nawah.
“Khusus pada wilayah kampung-kampung asli di Distrik Arso, dana bantuan keuangan kepada kampung (BK3) hanya membangun pada perumahan rakyat karena sesuai kebutuhan masyarakat yang mendesak,” ujarnya saat ditemui Bintang Papua diruang kerjanya, Senin (8/7).

JAYAPURA— Seorang pelajar berinisial Mawar (15), warga  PIR 4 Arso, Kabupaten Keerom, dilaporkan nyaris diperkosa dua pria  masing-masing  berinisial IG dan CS usai  menghadiri  pesta  di  Jalan Wambes,  Kabupaten Keerom, Minggu (7/7) sekitar pukul 03.00 WIT.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol I Gede Sumerta Jaya, SIK ketika  dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (8/7) membenarkan  pihaknya telah menerima laporan kasus  percobaan  pemerkosaan. Dimana koban nyaris diperkosa dua tersangka  usai  menghadiri  pesta  di  Jalan Wambes,  Kabupaten Keerom, Minggu (7/7) sekitar pukul 03.00 WIT.
“Beberapa  saat setelah  kejadian korban langsung melaporkan kejadian tersebut  ke Polsek  Arso dan tak lama kemudian tersangka Cs  berhasil ditangkap dan langsung diamankan di Polsek Arso,” katanya.

Senin, 08 Juli 2013 06:51

BK3 Salah Satu Program Energi Listrik

Ditulis oleh

Yusuf Wally, SE, MM.KEEROM - Bupati Keerom, Yusuf Wally,SE, MM mengatakan, Bantuan Keuangan Kepada Kampung (BK3) yang telah dikucurkan ke kampung-kampung s ebesar Rp1 Miliar per kampungnya agar bisa memprogramkan pada energi listrik dengan menggunakan Bio Etahnol dengan menggunakan bahan singkong yang telah dilakukan oleh beberapa warga terbaik Keerom lulusan Yohanis Surya Institute.
“Bio Etahnol di proses menjadi etahnol,kemudian etahnol masuk kedalam generator,generator yang telah dibeli dimodifikasi alatnya lalu dimasukkan, maka lampu bisa menyala. Ini ide dari Yohanis Surya,” ungkapnya saat ditemui Bintang Papua di Kantor Bupati Keerom, (5/7).

Senin, 08 Juli 2013 06:49

20 Besar Calon Anggota KPU Keerom Diumumkan

Ditulis oleh

Ketua Timsel Calon Anggota KPU Kab. Keerom, Silvester Lobya, S.Sos bersama anggota Timsel lainnya dengan latar belakang para Calon Anggota KPU Kab.Keerom yang sedang mengikuti tes Psikologis.JAYAPURA - Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU Kabupaten Keerom, Silvester Lobya, S.Sos, mengatakan, tahapan yang sudah menjadi rencana kerja Timsel sebagaimana yang ditetapkan bahwa sesuai dengan jadwal yang ada, Timsel telah melaksanakan tahapan administrasi, tahapan tes tertulis, tahapan tes kesehatan, dan tahapan psikologis yang meliputi tahapan psikotes tertulis, psikotes diskusi, dan psikotes wawancara.
Dijelaskannya, tahapan tes tertulis, tes kesehatan dan tes psikologis akan dijadikan satu tahapan yang diumukan satu kali, yakni tidak berdiri sendiri hasil tesnya melainkan digabungkan menjadi satu penilaian.
“Semua tahapan sudah kami laksanakan yang mana berakhir pada Jumat, (5/7) dan Sabtu, (7/7) lalu,” ungkapnya kepada Bintang Papua usai tes Psikologi di SMA YPPK Taruna Tegasa Arso Kota, Sabtu, (7/7).

Senin, 08 Juli 2013 06:42

Serapan APBD Tahun 2012 Masih Rendah

Ditulis oleh

Iwan Siswanto: Karena Adanya Sempit yang Dimainkan Sejumlah Oknum

Iwan Siswanto,SH.KEEROM - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Keerom,Iwan Siswanto,SH mengatakan, terkait rendahnya serapan APBD Tahun Anggaran 2012 ini pada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Keerom.
Untuk itu, diminta semua SKPD segera menyingkirkan kepentingan-kepentingan sempit dan mulai menandatangani kontrak dan pengeluarkan Surat Perintah Kerja (SPK), agar serapan dana Tahun anggaran  belanja dapat ditingkatkan dan masyarakat mulai dapat merasakan manfaatnya.
“Serapan Dana APBD Tahun Anggaran 2012 di masing-masing SKPD masih rendah dan diminta segara mengerjakan pekerjaan dilapangan, jangan ditunda-tunda,” ujarnya saat ditemui Bintang Papua diruang kerjanya, pekan lalu.

Sabtu, 06 Juli 2013 06:42

Proyek Dinas PU di Keerom Tidak Jelas

Ditulis oleh

Bupati Keerom, Yusuf Wally, SE, MM beserta rombongan Komisi C DPRP saat melakukan meninjau sangai jembatan Skamto yang putus, Jumat (5/7). KEEROM - Ketua Komisi C  Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Yan Ayomi menilai bahwa, normalisasi sungai Skamto, di Kampung Skamto, Distrik Skamto Kabupaten Keerom yang dilakukan  Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Papua yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2012 lalu dari Dana APBD Perubahan sebesar Rp 14,8 Milyar, untuk wilayah Arso 13 Rp 9,8 milyar, untuk wilayah Arso 12 Rp 14,9 milyar dinilai tidak sesuai dan pekerjaan itu tidak jelas.
“Normalisasi yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Papua pada Sungai Skamto tidak ada tanda-tanda normalisasi dan pekerjaanya tidak jelas, jembatan Skamto ini telah putus dan sedikit lagi roboh,” ungkapnya kepada wartawan saat ditemui di Jembatan Skamto, Kampung Skamto, Distrik Skamto Kabupaten Keerom saat melakukan kunjungan kerja dari Komisi C DPRP bersama Pemerintah Kabupaten Keerom, Jumat (5/7).

Sabtu, 06 Juli 2013 06:35

Tanaman Shorgun Hasilkan Energi Listrik

Ditulis oleh

Yusuf Wally, SE, MMKEEROM - Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom mengembangkan tanaman Shorgun, di mana Tanaman Shorgun bisa dikembangkan atau dipresentasikan menjadi bahan bakar, sehingga bisa menghasilkan tenaga listrik.
Pasalnya, sebelum menjadi energi listrik mengeluarkan alat yang di kenal dengan nama Konventer yang bisa merubah cairan etanol menjadi listrik.”Kami telah membeli alat sebagai aset Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom agar bisa dikembangkan oleh seluruh masyarakat Keerom,” ungkap Bupati Keerom, Yusuf Wally, SE, MM saat ditemui Bintang Papua, Jumat (5/7). 
Menurutnya, alat konverter temuan dari beberapa pakar sehingga bisa diaplikasikan berbagai jenis ukiran generator,inilah cara untuk mengatasi kebutuhan bahar bakar di kampung-kampung, sehingga Pemerintah Daerah membeli alat tersebut dan juga bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Keerom.

Sabtu, 06 Juli 2013 06:34

Materi LKPJ Diserahkan ke Dewan

Ditulis oleh

KEEROM -  Sesuai instruksi Bupati Keerom pekan lalu, yang mendesak semua SKPD bahwa untuk segera menyerahkan LKPJ, maka materi LKPJ Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom telah siap dan dan Minggu ini pihaknya menyerahkan materi LKPJ ke DPRD.
“Jadi, Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom menyerahkan Materi Laporan Keterangan Pertanggung-jawaban (LKPJ) Bupati Keerom Tahun Anggaran (TA) 2012 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Keerom,” ungkap Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom, Drs. Syaharuddin Ramli saat ditemui Bintang Papua di Kantor Bupati Keerom Jumat (5/7).
Setelah materi LKPJ Bupati Keerom diserahkan ke Dewan, maka DPR akan mempelajari pada materi tersebut serta dilakukan pembahasan pada masing- masing Komisi Dewan. “Dewanlah yang menentukan kapan pelaksanaan Pembukaan Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Keerom,” ujarnya.