Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Selasa, 22 Januari 2013 07:30

PENGARUH PENDIDIKAN, PELATIHAN, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU

Ditulis oleh  KAMINO, S.Pd, MM
Taksir item ini
(0 pilihan)

Efect of Education, Training, and Motivation Against State Exceptional Teachers

Oleh : KAMINO, S.Pd, MM
Kepala SLB N. Bagian B Kota Jayapura

KAMINO, S.Pd, MMPada saat ini, perkembangan  Ilmu Pengetahuan dan Teknologi semakin menakjubkan. sesuai dengan tuntutan  zaman dan  tantangan era globalisasi untuk mewujudkan pemerintahan yang baik, diperlukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Untuk menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi tersebut diperlukan peningkatan mutu profesionalisme, sikap pengabdian dan kesetiaan pada perjuangan bangsa dan negara, semangat persatuan dan kesatuan dan pengembangan pengawasan pegawai negeri sipil melalui pendidikan dan pelatihan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari usaha pembinaan Pegawai Negeri Sipil secara menyeluruh termasuk di dalamnya adalah guru..

Sebagaimana diketahui bangsa Indonesia di dalam mewujudkan cita-citanya yaitu mencapai masyarakat yang  adil dan makmur berdasarkan pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, dengan melaksanakan pembangunan tersebut maka dengan memanfaatkan sumberdaya alam dan juga memperhatikan sumber daya manusia. Sasaran Pembangunan ini adalah dengan menitikberatkan pada semangat dan tekad kemandirian yang tertumpu pada kualitas manusia dan masyarakat Indonesia. Dalam konteks ini pembangunan  nasional diarahkan  untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia mengingat hal ini sebagai asset yang paling penting dalam sebuah organisasi apabila dikelola dengan tepat dan benar, tetapi sebaliknya akan menjadi beban manakala salah kelola.
Guna mewujudkan pembangunan tersebut selain dalam pembangunan fisik juga mempunyai hakekat sebagai pembangunan manusia seutuhnya yang antara lain faktor aparatur pemerintah dalam hal ini Pegawai Negeri Sipil (PNS) / Guru.. Dimana pembinaan kepegawaian diarahkan untuk terwujudnya kepegawaian yang mantap dengan pembangunan karier berdasarkan prestasi kerja, kemampuan profesional, keahlian dan keterampilan, serta memantapkan sikap mental aparat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, didukung dan ditingkatkan secara berencana melalui pendidikan, pelatihan, bimbingan dan disiplin kedinasan yang sehat didukung sistem inforrmasi kepegawaian yang mantap serta dilengkapi sistem pemberian penghargaan yang wajar.
H. Hadari. N dan H.M Martin H (1990 :1 47), berpendapat bahwa “Pendidikan dan latihan yang paling sederhana dapat dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada personel tertentu mengadakan peninjauan kerja di lingkungan organisasi kerja lain yang diketahui dengan  pasti produkvitas kerja cukup tinggi “. Peninjauan kerja tidak berarti hanya untuk mengamati orang lain bekerja, tetapi juga untuk mengajukan berbagai pertanyaan dan jika mungkin dilanjutkan dengan diskusi. Dari kegiatan yang sederhana itu sekurang-kurangnya dapat diharapkan terjadinya perubahan, perbaikan dan pengembangan sikap dari personel yang bersangkutan terhadap pekerjaannya yang bermuara pada tumbuhnya dorongan kehendak bekerja dengan lebih baik guna meningkatkan kinerjanya.
Sebagaimana diutarakan Payman J. Simanjuntak (2009 : 94) dikatakan bahwa : “ Motivasi kerja yang baik dalam meningkatkan kinerja dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti motivasi tiap-tiap individu, tingkat pendidikan yang sudah diterima dan juga kemampuan manajemen,  disamping itu juga J. Ravianto (1985 : 45) juga berpendapat bahwa : “ Pendidikan dan latihan, penghasilan dan jaminan sosial, kesempatan berkembang, manajemen dan kebijakan pemerintah juga merupakan faktor yang mempengaruhi “.
Dengan demikian kemampuan pegawai/guru sebagai suatu kesanggupan untuk menyelesaikan tugas organisasi yang dibebankan kepadanya tercermin dari tingkat pendidikan formal yang dimiliki, pelatihan yang diikuti sesuai dengan bidang tugas dan jabatannya serta Motivasi yang berasal dari pribadi masing-masing personal dalam menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

Baca 2195 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task