Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Sabtu, 19 Januari 2013 08:57

PESAN BERANTAI PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA

Ditulis oleh  Rizal Kasbun Sagala, S.Pd.,M.Pd.
Taksir item ini
(0 pilihan)

Oleh: Rizal Kasbun Sagala, S.Pd.,M.Pd.
Guru SD N 2 Hamadi Jayapura

Sebagai seorang guru, terkadang kita  merasa bingung bagaimana cara  mengajarkan suatu materi yang dapat menstimulus perasaan anak sehingga memberikan feedback positif. Sebagian dari kita mungkin mendapat hal serupa tatkala harus mengajarkan suatu materi yang terkesan menjemukan, kita mendapat respon cuek,  apatis dari siswa bahkan terlihat antipati.
Dalam beberapa pelajaran khususnya pelajaran outdoor atau pelajaran yang hubungannya dengan hobby yaitu : Pendidikan Jasmani, Seni Budaya dan Keterampilan, ICT dll. Mungkin perasaan itu tidaklah dominan. Tapi bagaimana dengan yang lainnya, apakah demikian? Jawabannya mungkin beragam. Tapi lebih tepatnya adalah “BISA”. Tergantung bagaimana cara kita menyampaikannya.
 Kita tahu bahwa anak usia SD kurang menyukai kegiatan yang bersifat formal, tetapi mereka suka dengan kegiatan yang memungkinkan mereka dapat mengeksplorasi lingkungannya. Maka dari itu, pendidikan bagi anak usia SD harus lebih diarahkan pada kegiatan belajar sambil bermain.

Pada pelajaran Bahasa Indonesia tentang “Bagaimana cara mengajar Bahasa Indonesia sambil bermain?” ada beberapa macam permainan yang dapat kita gunakan dalam mengajarkan Pelajaran Bahasa Indonesia akan tetapi kita gunakan permainan pesan berantai.
Permainan ini mungkin sudah kita tahu, yaitu dengan memberikan perintah kepada beberapa siswa untuk berbanjar. Kemudian guru membisikan suatu  kalimat  kepada salah satu siswa di barisan belakang. Kemudian siswa tersebut wajib menyampaikan pada siswa di depannya. Pemain terakhir harus mengatakan isi dari pesan tersebut, sambil guru memeriksa dimana letak kesalahan jika pesan tersebut salah.
 Permainan ini bisa juga dilombakan secara berkelompok. Permainan ini melatih keterampilan menyimak/mendengarkan.
 Ketika permainan ini dimainkan maka tampak anak sangat antosias untuk mengikutinya, mereka tak ingin melewatkan begitu saja. Bahkan akan ada bentuk usaha untuk bekerja sama dengan teman satu kelompoknya.

Baca 5157 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task