Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Kamis, 20 Jun 2013 06:36

Pemanfaatan Lahan Kosong Perlu Ditingkatkan

Ditulis oleh  Redaksi Binpa
Taksir item ini
(0 pilihan)

Ir. Joko Susilo, MMKEEROM - Kepala  Dinas  Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Keerom Ir. Joko Susilo,MM  mengungkapkan, bahwa untuk saat ini masih banyak lahan kosong yang belum bisa dikelola masyarakat di kampung.
 Hal ini dikarenakan masyarakat di kampung lebih memilih untuk melakukan pertanian atau berkebun dengan cara berpindah–pindah namun tidak melihat potensi tanah yang ada di sekitarnya.
“Jadi masyarakat kami di Kabupaten Keerom ini kehidupan pertaniannya sering berpindah-pindah lahan dari satu lahan ke lahan yang lain. Oleh sebab itu, peninggkatan hasil produksi dari lahan perkebunannya masih rendah, karena untuk membuka satu lahan baru saja masyarakat masih membutuhkan waktu yang agak lama,” ungkapnya saat ditemui Wartawan di Kantor Bupati Keerom, Rabu (19/6).
Menurutnya, masyarakat di kampung diharapkan mampu melihatdan mengelola lahan kosong yang berada di dekat rumahnya dan mencoba untuk menanam bibit yang cepat untuk dapat dituai.
 Sehingga hasil dari panen tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari sehingga dengan begitu masyarakat diharapkan bisa untuk mengangkat perekonomiannya.

“Pemanfaatan lahan kosong di Kabupaten Keerom ini masih sangat minim. Masyarakat sendiri belum menyadari apa yang bisa dikembangkan dari lahan tersebut yang bisa menghasilkan sesuatu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat kampung,” jelasnya.
Dan pihaknya berupaya dengan memberikan pelatihan serta membantu masyarakat untuk melakukan pengembangan terhadap lahan yang masih kosong.
Oleh sebab itu, pihaknya mengharapkan apa yang nanti diberikan oleh pemerintah lewat Dinas Perkebunan dan Kehutanan dapat membantu masyarakat dan juga khususnya masalah pemberantasaan hama kakao masyarakat bisa mengikuti apa yang telah disarankan oleh pihaknya.
“Karna dengan pembabatan tanaman kakao yang terkena hama bisa mengatasi penyakit hama kakao tersebut dan itu telah terbukti,” terangnya. (rhy/aj/lo2)

Baca 238 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task