Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Rabu, 13 Maret 2013 07:38

PENTINGNYA SARAPAN PAGI

Ditulis oleh  redaksi binpa
Taksir item ini
(0 pilihan)

 

Oleh: Ibu Theresia Maskim, A.Ma.Pd

 

ibu Theresia Maskim, A.Ma.PdAnak yang tidak sarapan pagi akan mengalami kekosongan lambung sehingga kadar gula akan menurun. Padahal gula darah merupakan sumber energy utama bagi otak. Dampak negatifnya adalah ketidakseimbangan system saraf pusat yang diikuti dengan rasa pusing, badan gemetar atau lelah. Dalam keadaan demikian anak akan sulit menerima pelajaran dengan baik. Gairah belajar dan kecepatan reaksi juga akan menurun.
Anak- anak yang tidak biasa sarapan pagi, memiliki konsentrasi belajar yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan anak yang biasa sarapan pagi. Lebih- lebih bila anak yang tidak sarapan pagi tersebut juga penderita anemia (kurang darah).
Sesungguhnya sarapan pagi diharapkan mampu menyumbangkan seperempat dari porsi makanan sehari. Sarapan yang dianggap sehat sebenarnya sederhana saja. Susunan sarapan terdiri dari

(a) beberapa jenis protein seperti susu, yoghurt, keju, telur, daging, tahu dan tempe.
(b) mengandung cukup karbohidrat seperti nasi, roti, singkong, ubi jalar, sagu.
(c) Mengandung serat, vitamin, mineral dan rendah lemak seperti buah dan sayuran.
Mengingat begitu pentingnya sarapan pagi maka perlu dianjurkan agar:
1. Anak-anak sebaiknya dibiasakan bangun pagi sehingga tersedia waktu untuk sarapan.
2. Orang tua hendaknya ikut memberikan contoh untuk makan pagi.
3. Pada saat sarapan pagi sebaiknya anak ditemani orang tua.
4. Kalau tidak sarapan sebaiknya makanan di bawa ke sekolah. ***

 

 

Baca 1248 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task