Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Selasa, 26 Februari 2013 06:03

Lagi Helycopter TNI Ditembaki

Ditulis oleh  Redaksi Binpa
Taksir item ini
(0 pilihan)

Saat Mengangkut Logistik di Sinak

Komandan Lanud (Danlanud) Jayapura,  Kolonel Pnb. Diyah YudhanardiSENTANI - Pada Senin siang (25/02) sekitar pukul 13.05 WIT, pesawat helicopter milik TNI berjenis MI 17 dengan nomor penerbangan 39 yang mengangkut logistik ditembaki di Distrik Mulia, Kabupaten Puncak.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meskipun telah tertembak, namun heli masih bisa mendarat di Baseops Lanud, Sentani.
Heli angkut buatan Rusia ini dipiloti kapten pilot, Kpt Pnb B.L Siagian dan copilotnya Lettu Pnb Angga.  
Komandan Lanud Jayapura, Kolonel Pnb. Diyah Yudhanardi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian penembakan tersebut.
“Ya memang benar, tetapi yang jelas krunya aman. Tidak ada korban,” tegasnya kepada Bintang Papua melalui telepon celularnya, Senin sore (25/02).
Dikatakannya, heli ini berrute Sentani-Sinak-Mulia (Refuel)-Sentani. Memang benar sempat terjadi kontak, tetapi pesawat tidak rusak dan masih bisa diterbangkan hingga ke Sentani.
“Saya sudah mendapat laporan, tetapi belum melihat kondisi pesawat langsung,” imbuhnya.

Menurut Danlanud, pilot heli juga tidak mengerti kapan ditembak dan ketika berada dimana, yang jelas semuanya aman.
“Dari Sentani kami membawa dukungan logistik dan dari Mulia, kami ada bawa masyarakat untuk ikut ke Sentani,” tukasnya.
Dari data yang dikumpulkan Bintang Papua di lapangan, kronologis kejadiannya bermula pada pukul 09.14 WIT, hely MI 17V5/H-5139 rute Sentani-Sinak-Mulia-Sentani membawa 12 personel.
Lalu pada pukul 13.05 WIT, heli terkena tembakan di Bandara Sinak pada saat take off menuju Mulia. Sekitar dua tembakan, diduga dari arah utara tempat rumah penduduk.  Satu tembakan mengenai bagian bawah ekor heli dan tembus sampai ke bagian atas. Setelah itu, heli landing di Mulia untuk mengecek kondisi pesawat dan membawa 6 orang warga masyarakat.
Lantas pada pukul 14.11 WIT, heli dikendarai copilot Lettu Pnb Angga mendarat di Lanud Sentani dengan membawa serta 18 masyarakat yang terdiri dari 12 masyarakat dari Sinak, 6 masyarakat dari Mulia dan 7 orang crew heli. (dee/aj/lo2)

Baca 292 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task