Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Senin, 03 Jun 2013 07:11

TNI Prioritaskan Putra Asli Papua

Taksir item ini
(0 pilihan)

Dalam Penerimaan Taruna Akmil dan Penerimaan Bintara PK TNI AD

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Drs.Christian Zebua,MM saat melakukan pemeriksaan calon prajurit TNIJAYAPURA - Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Drs. Christian Zebua MM, mengatakan, pihaknya memiliki tanggung jawab yang tidak ringan untuk memilih dan menetapkan calon taruna akmil putra asli daerah Papua dan bintara PK  TNI AD yang  terbaik.
Namun dalam penerimaan tersebut, pihaknya tetap memprioritaskan putra asli Papua sebagaimana arahan dan petunjuk norma yang telah ditentukan oleh pimpinan TNI AD. Dan juga merupakan kebijakan dirinya selaku pimpinan Kodam XVII/Cenderawasih.
Sebagaimana dalam siding Paniti Penentuan Terakhir (Pantukhir) penerimaan taruna akademi militer dan Secaba PK TNI AD Tahun 2013, di Aula Tonny A. Rompis Markas Kodam XVII/Cenderawasih Jayapura, Jumat (31/6) yang langsung dipimpin Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Drs.Christian Zebua MM.

Sidang tersebut diikuti 23 peserta Taruna Akmil Putra Asli Papua dan 399 peserta Secaba PK TNI AD TA. 2013 yang terdiri dari 211 Putra Asli Papua dan sebanyak 188 orang non Papua. Kesemuanya peserta telah mengikuti tahapan seleksi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, dan psikologi.
“Sidang pantukhir ini, merupakan bagian akhir dari rangkaian seleksi penerimaan calon, baik Taruna Akmil Putra Asli Daerah Papua maupun Bintara PK  TNI AD TA. 2013 dalam merekrut prajurit yang berkualitas,” tegas Pangdam dalam arahannya saat pembukaan Sidang Pantukhir di Aula Toni Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Jumat (31/5).
Pangdam mengharapkan kepada Tim Pantukhir, agar benar-benar mampu bertindak secara profesional dan obyektif dalam memberikan penilaiannya. Tidak ada istilah pilih kasih dalam pemilihan calon, semua calon yang memenuhi syarat dan norma yang telah ditentukan, dialah yang berhak menjadi prajurit.
Hal ini penting untuk di pahami guna mendapatkan calon-calon Perwira dan Bintara yang benar-benar berkualitas. Selain itu, untuk menepis adanya tudingan miring yang menganggap bahwa untuk masuk atau menjadi seorang anggota TNI harus membayar sejumlah uang.
“Oleh karena itu, pedomani peraturan yang berlaku dalam pemilihan calon Taruna Akmil dan Bintara PK TNI AD TA 2013 ini dengan baik,” tegasnya.
Turut hadir dalam Panitia sidang pantukhir tersebut, Tim peninjau baik dari pusat (Kolonel Inf Dudung Abdul Rachman SE, Kabalaklitpers Pusentelad Kolonel Inf Jamarus, Kadep Mipatek Akmil Kolonel CPL Hardi, Tim Akademik Akmil dan dari para Ketua rik/uji tingkat Panda, Danrindam XVII/Cenderawasih, para Asisten Kasdam XVII/Cenderawasih dan Kabalak yang terkait Kodam XVII/Cenderawasih. (nls/aj/lo2)

Baca 203 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task