Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081298338027, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Jum'at, 01 Maret 2013 07:40

PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR DI SEKOLAH

Ditulis oleh  ibu Martha Kapasiang, A.Ma.Pd
Taksir item ini
(1 Pilih)

Oleh:
ibu Martha Kapasiang, A.Ma.Pd

Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang dapat mempersatukan berbagai suku yang ada di seluruh wilayah Republik Indonesia, dan sering dipakai sebagai bahasa komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Namun hal yang mudah ini sangat sulit bagi siswa di sekolah untuk menggunakan bahasa yang baik dan benar, terutama dalam penulisan.
Berdasarkan kurikulum yang berlaku sekarang ini, penggunaan huruf kapital mulai diperkenalkan kepada siswa sejak kelas II SD. Namun kenyataan yang dihadapi, sampai kelas VI SD pun siswa belum bisa menulis dengan penggunaan huruf kapital yang benar. Dalam hal ini siapakah yang harus dipersalahkan? Bahkan sampai di sekolah lanjutan atas pun masih terdapat banyak yang salah dalam penempatan dan penggunaan huruf kapital . Dan yang paling parah, berdasarkan pengalaman masih ditemukan ada calon guru yang salah dalam penulisan dan penempatan huruf kapital. Misalnya penulisan huruf (P dan K) antara huruf kecil dan huruf kapital hampir tidak ada perbedaan. Kalau guru saja sudah salah dalam penulisan bagaimana dengan siswa? Yang jelas konsep yang salah akan terus ditanamkan kepada siswa.

Oleh karena itu pendidikan yang diberikan kepada para calon guru hendaknya ditanamkan dengan baik sehingga mereka dapat menanamkan ilmu kepada generasi penerus bangsa ini dengan baik pula. Hal lain yang cukup menjadi suatu persoalan bahwa tuntutan kurangnya tenaga guru sehingga tenaga-tenaga yang bukan dasar pendidikan guru harus mengajar. Bahkan banyak juga dari para sarjana yang bukan berpendidikan sebagai guru tapi karena sulitnya lapangan pekerjaan, sehingga mereka mengambil akta mengajar yang hanya membutuhkan waktu satu atau dua bulan saja dan siap mengajar. Selain itu pendidikan pada taman kanak-kanak sudah diajarkan huruf kapital sehingga sampai di jenjang SD anak lebih ingat dengan konsep awal yang didapatkan pada taman kanak-kanak. Maka sebaiknya huruf kapital tidak diajarkan di TKK dan nanti di SD kelas II dikenalkan secarabertahap.
 Mungkin menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam mengangkat pegawai negeri sipil khususnya guru, harus benar-benar punya riwayat pendidikan guru atau dasar pendidikan guru. Terutama guru SD, sehingga dasar yang ditanamkan kepada murid SD ditanamkan dengan baik. Sebab kalau dasar ditanamkan dengan baik pasti seterusnya akan baik tetapi kalau dasar ditanamkan salah maka sulit untuk diperbaiki.

Baca 2544 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task