Jalan Raya Kotaraja Telp. (0967) 581614, 081344259201, Pemasaran/langganan:   081387520442, Hunting: 08124870241, email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Selasa, 11 Februari 2014 07:03

Mantapkan Koordinasi Pembangunan, UP4B Gelar Raker

Taksir item ini
(0 pilihan)

Kepala UP4B Bambang Darmono didampingi Wakil Ketua UP4B,  E. Fonataba saat membuka Rakerda yang ditandai pemukulan tifa.SENTANI - Memasuki tahun kalender kerja baru Tahun 2014,  Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) dengan sejumlah Kementerian dan pemerintah daerah se-Kabupaten/Kota Papua dan Papua Barat.
Raker yang dilaksanakan mulai Senin (10/2) s/d  Kamis (13/2) Februari, di Travellers Hotel Sentani, Kabupaten Jayapura itu dibuka Kepala UP4B, Bambang Darmono, ditandai pemukulan tifa yang turut disaksikan Wakil Ketua UP4B, E. Fonataba, Sekretariat Wakil Presiden (Wapres) RI, Sekda Provinsi Papua dan Sekda Provinsi Papua Barat.
Kepala UP4B Bambang Darmono kepada wartawan, Senin (10/2) kemarin siang mengatakan, Raker ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi program UP4B  yang telah dilakukan di Tahun 2013, sekaligus persiapan pelaksanaan di Tahun 2014 ini.
“Guna memantapkan koordinasi, yang mana sangat diperlukan selama ini karena masih adanya masalah manajemen dalam implementasi pembangunan di Papua dan Papua Barat,”ujar Bambang.

Menurut Bambang, tidak ada isu strategis yang dibahas dalam rapat ini, kecuali hanya untuk mensinergikan antara kebijakan yang sudah dikeluarkan dalam praktek pelaksanaan pembangunan di semua sektor dengan hal-hal yang akan dilaksanakan Pemerintah Daerah yang sifatnya rasional.
“Sehingga tidak boleh ada kata yang tidak nyambung antara kebijakan dengan operasional di lapangan. Kita lihat banyak yang dari Pemerintah Daerah yang hadir dalam Raker ini baik dari Provinsi Papua maupun Papua Barat,” ujarnya.
Dijelaskan bahwa UP4B itu secara khusus sudah punya platform, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 65 tentang rencana aksi yang harus diwujudkan. “Sebab rencana aksi itu menjadi kebijakan pemerintah yang bisa diwujudkan di Provinsi Papua dan Papua Barat. Jadi, UP4B disitu gak akan lari kemana-mana,” ungkapnya.
“Saya sudah berulang kali menyampaikan ada lima fokus utama yang terus-menerus kita (UP4B) dorong atau konsentrasi kita ada disitu, diantaranya infrastruktur dasar, sektor pendidikan, sektor pelayanan kesehatan, pemberdayaan perekonomian rakyat. Semua itu kita terus mendorongnya, sebab target dalam rencana aksi UP4B harus bisa dinikmati di seluruh Tanah Papua,” jelasnya.
Diuraikan bahwa Raker memiliki empat tujuan. Pertama, meningkatkan kualitas komunikasi untuk kepentingan koordinasi vertikal dan horizontal antar instansi terkait.
Kedua, meningkatkan pemahaman bersama terhadap fokus prioritas UP4B, RKT K/L di tahun 2014.
Ketiga, melakukan sinkronisasi kegiatan, anggaran dan lokasi pelaksanaan kegiatan baik yang melalui APBN maupun APBD sebagai masukan untuk Pengendalian dan Evaluasi.
Keempat, menggali informasi tentang kendala pelaksanaan program di lapangan, sebagai masukan bagi upaya fasilitasi K/L dan UP4B.
Ia mengharapkan, Raker ini dapat memantapkan koordinasi pembangunan Papua dan Papua Barat dalam segala bidang. “Dengan mantapnya koordinasi pembangunan, maka kesejahteraan bisa ditingkatkan,” harapnya.(Mir/don/lo2)

Baca 297 kali

Berikan komentar

Pastikan Anda memasukkan informasi yang diwajibkan (*). Dilarang menggunakan kode HTML.


Anti-spam: complete the task